Tips Mengikat Rambut yang Benar untuk Hijabers

Reporter : Ratih Wulan
Selasa, 26 Juni 2018 17:20
Tips Mengikat Rambut yang Benar untuk Hijabers
Bagi hijabers, kesehatan rambut tergantung bagaimana cara mengikatnya.

Dream - Wanita berhijab tentunya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan mengikat rambut agar tidak merepotkan. Tapi, kamu harus berhati-hati. Sebab, kelamaan diikat bisa-bisa menyebabkan rambut menjadi mudah patah dan rontok.

Rambut merasa tersiksa ketika kamu mengikatnya terlalu erat. Belum lagi cuaca terik yang membuat kulit kepala berkeringat.

DIbutuhkan ketelatenan untuk merawat rambut berhijab. Terutama dimulai dari cara kamu mengikat rambut. Untuk itu, Sahabat Dream bisa mengikuti tips yang dilansir dari laman Fustany di bawah ini.

 Shutterstock© dream.co.id

1. Rambut Basah
Jangan pernah mengikat rambut dalam keadaan basah. Pasalnya, rambut berada pada kondisi paling rapuh ketika basah. Mengikatnya hanya akan membuatnya rontok perlahan-lahan. Selain itu, memakai hijab dalam keadaan rambut basah bisa membuat kepala berbau tidak sedap.

2. Disisir
Rambut perlu disisir setiap hari untuk menyingkirkan debu dan kotoran di kulit kepala. Menumpuknya debu dan kotoran bisa membuat kulit kepala tidak sehat sehingga mempengaruhi akar rambut. Pastikan untuk menyisir rambut dengan gerakan lembut sehingga tidak rontok.

 Shutterstock© dream.co.id

3. Terlalu Kencang
Ketika mengikat rambut, jangan lakukan terlalu banyak ikatan. Mengikat rambut terlalu kencang akan membuat akar rambut tertarik sehigga memicu rontok. Selain itu, rambut yang diikat terlalu kencang juga bisa membuat kepala jadi pusing.

4. Ikat Rambut
Hindari ikat rambut berbahan plastik. Bahan tersebut tidak lembut bagi rambutmu. Gunakan ikat rambut berbahan kain sehingga tidak membuat helai rambut patah.

 Shutterstock© dream.co.id

5. Hijab
Selain ikat rambut, yang perlu diperhatikan adalah hijab. Memakai hijab dengan model terlalu erat juga bisa mempengaruhi kekuatan rambut. Bentuk hijab ke dalam model simpel dan sedikit loggar. Hal ini penting dilakukan agar rambut dan kulit kepala masih bisa bernapas lega.

(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)

Beri Komentar