Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Jepang menjadi negaraa yang tepat untuk tempat berlibur bagi pelancong dari negeri dua musim, termasuk masyarakat Indonesia. Sebab, Jepang punya empat musim yang akan memberikan pengalaman berbeda.
Wisatawan Indonesia bisa merasakan momen bermain salju atau melihat mekarnya bunga Sakura sambil menghirup udara dingin di Jepang. Para turis juga bisa menikmati beragam atraksi yang rutin digelar pada tiap musim yang berbeda..
Bagi Sahabat Dream yang ingin liburan ke Jepang, jangan lupa menikmati segala atraksi spesial yang hanya digelar pada saat-saat tertentu saja.
Apa saja, ya?
Bila Sahabat Dream ke Jepang saat akhir April hingga awal Mei, jangan lupa untuk mampir ke Taman Hirosaki yang terletak di Prefektur Aomori.
Di sana, kita bisa menikmati hamparan bunga Sakura terbaik Jepang yang sedang bermerkaran. Momen indah tersebut layak kita abadikan untuk dibagikan di media sosial.
Tepat berada di tengah Kota Hirosaki, taman ini bisa ditempuh menggunakan kereta api atau bus. Turun dari kereta di Stasiun Hirosaki, kita bisa melanjutkan perjalanan dengan naik bus selama 15 menit untuk sampai ke taman ini.

Siapkan waktu cukup lama di sini karena dijamin tak akan berhenti terpana dengan 2.600 pohon sakura cantik yang berusia lebih dari 300 tahun.
Taman ini punya lebih dari 50 jenis pohon Sakura di antaranya ada somei yoshino, shidare-zakura, yae-zakura, sampai sakura dua lapis.
Tak cuma siang saja, kita juga bisa merasakan keindahan sakura saat malam hari. Taman terasa begitu menyala dengan mekarnya sakura yang didominasi warna pink.
Jika biasanya memancing dilakukan siang hari, tapi di Sungai Nagara, Gifu, para nelayan memancing di malam hari ditemani burung.
Lebih dari 1.300 tahun, para nelayan yang bekerja di sungai ini menggunakan burung kormoran yang terlatih untuk menangkap ikan. Uniknya, aksi para nelayan pun ramai ditonton masyarakat lokal maupun turis dari tepi sungai.
Tiap perahu kayu panjang yang digunakan para nelayan dilengkapi api yang menggantung di kedua sudut.
Tapi jika ingin melihatnya dari atas perahu agar makin seru, kita bisa melakukannya ketika bulan Mei hingga Oktober. Perahu wisata ini akan berangkat dari Jembatan Nagara beberapa kali saat malam hari sekitar satu jam.
Sahabat Dream disarankan untuk mereservasi terlebih dahulu.
Jalan kaki menyusuri jalanan bebas tanpa hambatan layak kamu lakukan saat traveling di Jepang. Apalagi berjalan di Taman Meiji Jingu Gaien ini karena tempat ini jadi salah satu trotoar alami paling indah di seluruh Tokyo.
Saat November dan Desember, lokasi ini menjadi tempat favorit karena daun-daun yang gugur dari pohon rindang yang memberi keindahannya tersendiri.

Kita bisa mengabadikan panorama sambil memandang dedaunan berwarna kuning cerah menyerupai warna emas. Jangan lupa siapkan kamera untuk mengabadikan baik foto maupun video, ya, Sahabat Dream.
Untuk ke sini, kita bisa menggunakan kereta api dengan Hanzomon Line atau Oedo Line lalu turun di Stasiun Aoyama-Itchome.
Musim salju tampaknya selalu menjadi incaran para turis Indonesia sebagai destinasi liburan yang tak akan dilupakan sepanjang masa.
Saking tebalnya salju yang menghujani negara empat musim seperti Jepang ini, ratusan pohon di Pegunungan Zao berubah bentuk dan ramai disebut monster aneh.

Biasanya momen ini terjadi pada Desember sampai pertengahan Maret dan sering digunakan para pemain ski untuk meluncur di lereng atas gunung ini. Tapi di saat-saat itu, para pemain ski disarankan untuk menyewa pemandu pribadi agar tetap memberi keamanan dan kenyamanan.
Untuk sampai lokasi gunung yang terletak di Prefektur Yamagata ini, kamu bisa menggunakan bus selama 40 menit dari stasiun Yamagata.
Tapi jika kita berangkat dari Tokyo, dapat menggunakan Shinkanses Yamagata Tsubasa sampai Stasiun Yamagata dengan jarak tempuh 2,5 jam.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

