Beri Pelajaran Hidup, Ayah Ajak Putri Kecilnya Keliling Dunia

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 6 April 2016 13:48
Beri Pelajaran Hidup, Ayah Ajak Putri Kecilnya Keliling Dunia
Baru-baru ini, kisah Stefen Chow banyak menyita perhatian media dan traveler dunia setelah ia melakukan perjalanan keliling dunia hanya berdua dengan putri kecilnya yang baru berusia 2 tahun.

Dream - Satu lagi kisah perjalanan travel yang menginspirasi datang dari Beijing. Adalah Stefen Chow, ayah dari seorang putri kecil yang memiliki hasrat besar untuk bertualang.

Baru-baru ini, kisah Stefen Chow banyak menyita perhatian media dan traveler dunia setelah melakukan perjalanan keliling dunia hanya berdua dengan putri kecilnya yang baru berusia 2 tahun. Bagi kebanyakan orang, pergi dengan anak-anak menjadi momok menakutkan. Apalagi kalau bukan karena alasan merepotkan.

Namun, Stefen menganggap hal itu sebagai sebuah tantangan. Perjalanan tersebut justru diyakini dapat membuat ikatan kuat antara ia dan putrinya. Pengalaman yang didapatkan selama traveling juga mampu mengubah dunianya dan putri kesayangannya.

Dalam blog pribadinya, Stefen Chow menulis: Ketika saya pertama kali menjelaskan ide ini kepada teman-teman dan keluarga, pertanyaan pertama yang mereka lontarkan adalah " Bagaimana dia akan mendapatkan waktu tidur yang baik? " Anak perlu ibunya."  " Ini tak normal baginya. Dia bisa traveling ketika berusia jauh lebih tua!" ujar mereka pada Stefen.

" Saya kira ini adalah alasan yang sah. Tetapi kita hidup di zaman yang semakin canggih dan serba nyaman di mana segala sesuatu dirancang untuk keselamatan anak tanpa orangtua harus merasa khawatir. Yang terpenting bahwa kita perlu mengambil lompatan kecil untuk mendapatkan pengalaman hidup yang menarik. (Selama ada pengawasan orang dewasa!)

Stefen pun membawa putri kecilnya melakukan perjalanan yang tak terencana. Dia tidak memesan kamar penginapan terlebih dulu sebelum pergi. Dia tinggal jauh dari kota-kota besar dan mengajak putrinya melakukan hal-hal spontan.

Pengalaman perjalanan itu telah mengubah dirinya. Berada di negeri asing dengan bahasa asing membuat komunikasi Stefen dengan sang putri menjadi lebih baik. Hasratnya terus terdorong untuk menemukan hal-hal baru. Pengalaman yang didapatkan selama perjalanan membuka ide-ide baru baginya sebagai seorang ayah.

" Saya tidak mengalami sembilan setengah bulan mengandung anak di perut saya, meskipun saya selalu bertindak sebagai 'penggembira' di samping istri saya. Putri saya lebih 'menempel' dengan ibunya, dan ayahnya selalu merupakan pilihan kedua. Dengan melakukan perjalanan berdua di luar sana tanpa gangguan siapapun, saya akhirnya memiliki kesempatan untuk menjadi orangtua penuh."

" Saya dan putri saya memiliki hubungan yang sangat sehat sebelum ini, tapi perjalanan ini benar-benar membuat kami lebih menghargai satu sama lain. Sejak traveling bersama, saya merasa bahwa kami bisa membuat banyak kenangan dan pengalaman bersama dan itu membuat kami menjadi lebih dekat. Dan ibunya setuju, jadi itu hal yang baik."

(Sumber: lifedaily.com)

Beri Komentar