Gandeng Kemenparekraf, 4 Desa Wisata Bersaing Jadi 'Jagoan Pariwisata' Tiket.com

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 3 Agustus 2022 15:48
Gandeng Kemenparekraf, 4 Desa Wisata Bersaing Jadi 'Jagoan Pariwisata' Tiket.com
Tiket.com mendorong keberadaan Desa Wisata di Indonesia agar lebih dikenal oleh masyarakat dan menjadi destinasi favorit para wisatawan.

Dream - Online Travel Agent (OTA) Tiket.com semakin menyentuh masyarakat dengan gebrakan barunya dalam program ‘Jagoan Pariwisata’ untuk menaikkan kelas desa wisata di Indonesia. 

Merayakan hari jadinya yang ke-11, Jagoan Pariwisata akan menghadirkan lokakarya serta pelatihan bagi pelaku usaha di desa wisata yang tergabung dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta), yang akan berlangsung 25 Agustus hingga 29 September 2022.

Program ini didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta menggandeng perusahaan rintisan Inspigo untuk menyediakan tenaga pengajar dan pembimbing. 

“ Program ini akan membantu memberikan solusi nyata bagi isu yang dihadapi oleh para penggiat dan pelaku pariwisata sekaligus memberikan kiat jitu dalam mengoperasikan usaha pariwisata dengan lebih cerdas,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dalam konferensi pers secara daring bersama Tiket.com, Selasa, 2 Agustus 2022.

1 dari 3 halaman

Jagoan Pariwisata merupakan upaya Tiket.com dalam mendukung inisiatif pemerintah, khususnya Kemenparekraf untuk memberdayakan masyarakat yang adaptif dan berdaya saing, sehingga menghasilkan pelaku bisnis lokal yang unggul dalam bidang pariwisata.

jagoan pariwisata© Istimewa

“ Program ini juga merupakan upaya tiket.com dalam mendorong keberadaan Desa Wisata di Indonesia agar lebih dikenal oleh masyarakat dan menjadi destinasi favorit para wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” kata Co-Founder & Chief Marketing Officer, Gaery Undarsa, Tiket.com.

Jagoan Pariwisata akan melaksanakan program mentorship terpadu secara hybrid ke empat Desa Wisata di Indonesia, yaitu Desa Mulyaharja di Bogor, Desa Condet di Jakarta Timur, dan Desa Kaki Langit Mangunan dan Desa Dewi Sambi yang berada di Yogyakarta. 

2 dari 3 halaman

Para pelaku usaha di empat Desa Wisata akan berkompetisi, meramu strategi bisnis terbaik untuk dapat memenangkan penghargaan yang terdiri dari empat kategori yang dipertandingkan. Diantaranya Best Tourist Attraction, Best Homestay, Best Souvenir & Culinary serta Best Digital & Creative. 

jagoan pariwisata© Istimewa

“ Saya sudah tidak sabar untuk berbagi pengalaman, membina para mentor, serta menyimak langsung berbagai solusi strategis dalam mengatasi tantangan dari sesi awarding yang akan datang,” kata Co-Founder Inspigo, Yoris Sebastian.

Setelah melalui sesi mentoring dan lokakarya, di tahap akhir para peserta akan membuat proposal strategi bisnis dan mempresentasikan kepada jajaran juri, termasuk Yoris Sebastian, pada malam penganugerahan di bulan Oktober 2022 mendatang.

3 dari 3 halaman

Pelaku usaha dari salah satu Desa Wisata Mulyaharja yang beradi di Bogor, Kiffin Ramadhan, juga sangat mendukung program Jagoan Pariwisata yang menurutnya dapat menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas SDM di desa-desa wisata di Indonesia. 

“ Kami percaya dengan program ini kami bisa belajar lebih banyak menggali potensi diri dan keunikan desa wisata kami sehingga bisa menarik minat pelaku wisata kesini untuk berkunjung,” kata Manager Operasional Agroeduwisata Organik Mulyaharja Kiffin Ramadhan.

jagoan pariwisata© Istimewa

Kiffin mengungkapkan bagaimana desanya memiliki potensi yang besar, dia menjelaskan di Desa Wisata Mulyaharja ada hamparan padi organik yang luas, pemandangan indah dari Gunung Salak, bahkan pemandangan Kota Bogor yang bisa terlihat jelas.

“ Saat ini, kami memerlukan lebih banyak sumber daya manusia karena setiap hari sering berinteraksi dengan masyarakat sekitar yang memang belum tahu knowledge tentang bagaimana cara mengolah wisata," ungkap Kiffin.

Beri Komentar