Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock
Dream - Fenomena Citayam Fashion Week membangkitkan tren serupa di berbagai daerah di Indonesia. Setelah muncul istilah Jurig Fashion Week di Bandung, Jawa Barat, kini tren serupa mulai berhembus ke wilayah Sumatera.
Di tanah Sumatera Barat, tepatnya Bukit Tinggi, muncul tren dan sempat viral di media sosial perhelatan yang disebut Jam Gadang Fashion Week yang disingkat JGFW.
Tampak para pemuda-pemudi menggunakan busana adat Sumatera Barat. Pada gadis minang ini memakai pakaian adat dengan beragam warna yang dipadukan dengan lambak atau sarung.

Tak lupa hiasan salempang yang menjadi ciri khas baju adat wanita minang. Dan yang ikonik adalah tingkuluak, penutup kepala yang menyerupai tanduk.
Aksi Jam Gadang Fashion Week ini mendapat perhatian dari mantan wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
" Onde mande rancak bana! Anak-anak muda urang awak ini memperkenalkan sekaligus melestarikan pakaian adat daerahnya dengan cara kekinian kepada generasi milenial dan Gen Z," tulis Sandiaga pada Instagram pribadinya @sandiuno.

Sandiaga menganggap ini adalah hal positif yang bisa menjadi inspirasi untuk daerah lainnya,
" Semoga semakin menjamur ke daerah lainnya, menampilkan fesyen sesuai adat dan budaya daerahnya masing-masing," tambah Sandiaga.
View this post on Instagram
Dream - Fenomena Citayam Fashion Week dan kehadiran remaja 'SCBD' (Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok) telah menjadi pusat perhatian beberapa waktu terakhir. Bahkan, fenomena tersebut turut mnjadi perhatian turis dari luar negeri.
Mereka dibuat penasaran dengan tren fashion baru yang berpusat di kawasan stasiun MRT< Dukuh Atas, Jakarta itu. Pemilik akun TikTok @zierazain yang mengaku sebagai turis asal Malaysia adalah sala satunya.
Ziera merekam pengalamannya mendatangi Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas untuk melihat fenomena itu. Dia menyempatkan diri di hari terakhir perjalanan bisnisnya ke Jakarta untuk mencari tahu fenomena yang sedang tren dan masuk ke laman 'For Your Page' di TikTok.
Pemilik akun pun memesan taksi online bersama suaminya dari penginapan hingga ke Citywalk Sudirman. Setelah itu, dia kembali memesan taksi online untuk melanjutkan perjalanannya ke Dukuh Atas.

Foto: TikTok @zierazain
Di tengah perjalanan, pemilik akun mengagumi pemandangan gedung-gedung di kawasan Sudirman dan Thamrin yang tampak megah di malam hari.

Foto: TikTok @zierazain
Sesampainya di tempat tujuan, Dukuh Atas tampak sepi. Namun, terdapat sejumlah anak muda yang tengah mengobrol, bermain roller blade, dan berfoto-foto.

Foto: TikTok @zierazain
Mobil polisi juga terlihat dari kejauhan untuk menjaga kawasan tersebut tetap tertib dan aman. Sepinya kawasan tersebut serta kehadiran polisi membuat pemilik akun enggan berjalan di zebra cross seperti remaja SCBD lainnya.

Foto: TikTok @zierazain
Sebagai gantinya, dia hanya berjalan di trotoar sambil diabadikan oleh sang suami. Di akhir video, dia juga memperlihatkan pedagang cilok, batagor, serta minuman keliling yang masih berjualan di malam hari. Setelah itu, pemilik akun memutuskan untuk kembali ke penginapan bersama sang suami.

Foto: TikTok @zierazain
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya