10 Mitos Nazi yang Mungkin Saja Benar (1)

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 2 September 2015 10:05
10 Mitos Nazi yang Mungkin Saja Benar (1)
Pasca kekalahan di Perang Dunia II, pasukan pimpinan Adolf Hittler itu menyisakan kisah-kisah misterius dan terkadang tak masuk akal.

Dream - Pada akhir Perang Dunia II, 1945, kereta api Nazi yang diduga bermuatan harta karun dan senjata meninggalkan Wroclaw dan hilang secara misterius ketika Tentara Merah Soviet mendekati kota tersebut.

Pekan lalu, pemburu harta karun mengklaim mereka menemukan kereta api sepanjang 500 kaki di distrik pegunungan Walbrzych, Polandia.

Kereta yang ditemukan itu diduga kereta legenda milik Nazi yang selama ini disebut-sebut mengangkut pertama, karya seni, senjata dan emas seberat 300 ton. Kereta api hantu itu bukan satu-satunya legenda yang sampai saat ini belum terbukti kebenarannya. Nazi telah meninggalkan begitu banyak legenda dan mitos yang sampai sekarang masih hidup subur.

Nah, berikut 10 legenda dan mitos peninggalan Nazi menurut TheRichest.com. Cek halaman berikutnya!

 

1 dari 5 halaman

10. Ekspedisi Antartika Jerman

Dream - Pada 1938, Jerman melakukan sebuah ekspedisi ke bagian barat Antartika. Mereka mencari wilayah untuk memperluas industri penangkapan ikan paus.

Tetapi, muncul teori konspirasi seputar ekspedisi Antartika yang bertolak belakang dengan kisah yang ditemukan dalam dokumen dan buku-buku sejarah Nazi. Dalam teori itu menyebutkan, Hitler menemukan jaringan sungai air hangat dan gua bawah tanah di Antartika. Hitler lantas membangun jaringan semacam gua yang panjangnya hingga 30 mil ke dalam Bumi.

Proyek yang dikerjakan sekelompok ilmuwan Nazi dan militer di perut Bumi itu disebut New Berlin atau Basis 211. Rencananya, proyek ini akan menampung para pejabat tinggi SS dan keluarganya. Kelompok dari para petinggi Nazi itu membentuk sebuah masyarakat yang disebut Thule Society dan Illuminati.

2 dari 5 halaman

9. Harta Karun yang Hilang di Danau Toplitz

Dream - Selama beberapa dekade, pemburu harta karun telah berbondong-bondong ke Danau Toplitz di Pegunungan Alpen, Austria. Mereka datang ke Danau Toplitz untuk membuktikan kisah harta jarahan tentara Nazi yang hilang di danau itu.

Kisah itu bermula ketika pasukan AS mendekati wilayah Jerman yang sedang di ambang kehancuran. Nazi konon sempat menyembunyikan kotak logam yang ditenggelamkan di Danau Toplitz. Konon bagian bawah kotak logam tersebut dialasi kayu gelondongan. Tetapi, menurut kisah itu, tidak ada yang tahu apa yang isi kotak logam tersebut.

Ada yang mengatakan kotak itu berisi emas yang dijarah tentara Jerman. Yang lain percaya kotak itu berisi peta yang menunjukkan tempat Nazi menyembunyikan barang rampasan orang Yahudi.

Hingga akhirnya, pada tahun 1959 sebuah tim penyelam Jerman menemukan uang perak poundsterling di dasar danau. Mata uang tandingan itu menjadi bagian dari operasi rahasia Hitler untuk melemahkan perekonomian Inggris. Namun, pemburu harta karun tidak percaya bahwa itu satu-satunya rahasia Nazi yang disembunyikan di Danau Toplitz.

3 dari 5 halaman

8. Kaitan Nazi dengan Tibet

Dream - Jerman mengirim tim ekspedisi ke Tibet dari 1926 ke 1943. Seharusnya, Ernst Schafer, seorang pemburu dan ahli biologi, memimpin ekspedisi untuk berburu dan penelitian zoologi. Tetapi, beberapa pejabat tinggi Nazi yang percaya dengan hal-hal gaib menduga ekspedisi ke Tibet itu tidak ada hubungannya dengan berburu dan penelitian zoologi.

Para pejabat tinggi itu percaya, tim ekspedisi yang dikirim ke Tibet berupaya menemukan tanah-tanah yang menjadi legenda lokal seperti Shambhala, Agharti, dan Hyporborea-Thule. Nazi percaya nenek moyang mereka bangsa Arya yang dianggap ras makhluk tertinggi hidup di tanah-tanah mitos tersebut. Perjalanan tim ekspedisi Nazi melakukan perjalanan ke Tibet ini dipercaya untuk menemukan dan mempertahankan kontak dengan nenek moyang mereka.

4 dari 5 halaman

7. Emas Terpendam di Pulau Auckland

Dream - Pulau Auckland di Austria adalah pulau terpencil dan tidak berpenghuni. Tempat itu sempurna untuk menyimpan jutaan harta jarahan. Pada tahun 1945, dikabarkan kapal selam Jerman U-Boat mengunjungi Pulau Auckland.

Berita ini lantas dikaitkan dengan beberapa kisah. Salah satu kisahnya yaitu awak kapal selam Nazi mengubur emas di pulau itu. Sementara itu yang lain menduga Nazi membuang kargo berisi harta jarahan di lepas pantai Pulau Auckland.

Meski tidak pernah terbukti Hitler menyembunyikan timbunan emas di Pulau Auckland, tentara Nazi memang membangun menara penelitian selama Perang Dunia II di sana. Bukti ini membuka kembali dugaan jika di Pulau Auckland terdapat harta Nazi yang disembunyikan.

5 dari 5 halaman

6. Piala Suci

Dream - Menurut Henning Hassmannof, arkeolog di Institut Arkeologi di Dresden, Jerman, Henrich Himmler, Kepala Schutzstaffel (SS) atau pasukan keamanan Nazi, melihat potensi arkeologi sebagai alat politik. Dia menggunakan mitos, legenda, dan kekuatan prasejarah sebagai alat propaganda Nazi dan membuatnya seperti kebenaran objektif.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dia membentuk Das Ahnenerbe (Komunitas Penjaga Budaya Leluhur) dan mengisinya dengan akademisi dan ilmuwan terkemuka Jerman. Das Ahnenerbe fokus ekspedisi ke berbagai belahan dunia.

Akademisi Nazi pernah pergi ke Kepulauan Canary mencari Atlantis dan ke Iran untuk menemukan bukti raja kuno dengan darah Arya. Himmler bahkan merekrut Otto Rahn, peneliti terkemuka Piala Suci, untuk membantu SS mencari sumber kekuatan gaib.

Beri Komentar