12 Misteri Terbesar Dunia yang Belum Terkuak (I)

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 13 September 2014 08:02
12 Misteri Terbesar Dunia yang Belum Terkuak (I)
Para ilmuwan dan peniliti untuk mencari rasionalitas dari misteri-misteri yang ada.

Dream - Pesulap ternama Harry Houdini selalu bangga begitu melihat reaksi penonton di seluruh dunia yang berdecak kagum dan keheranan dengan kemampuan menghilang maupun ilusi ciptaannya. Seiring waktu berjalan, para peniliti sedikit demi sedikit mulai menguak trik yang dibuat suhu-nya pesulap ini.

Namun waktu tak selamanya bisa mengungkap berbagai misteri yang ada di dunia ini. Masih banyak misteri yang hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Tengok saja misteri patung batu seberat 5 ton di timur Islandia dekat samudera pasifik atau 5.000 koin antik yang terkubur di sebuah lokasi di Amerika Serikat. Contoh-contoh misteri ini masih terus diselidiki para ilmuwan dan peneliti untuk mencari rasionalitas dari misteri yang ada.

Mengutip laporan News.com.au, berikut adalah 6 dari 12 misteri di dunia yang sampai kini masih jadi tanda tanya:

1 dari 6 halaman

Patung-patung Moai di Pulau Paskah

12. Patung-patung Moai di Pulau Paskah

Misteri hadirnya patung-patung berukuran raksasa dan berjumlah banyak di Pulau Paskah hingga saat masih belum terkuak. Disebutkan, seorang penjelajah Belanda pada Minggu Paskah tahun 1722 menemukan sebuah keanehan pada pulau yang terletak di tenggara Samudera Pasifik. Pulau yang kemudian dinamakan Pulau Paskah itu ternyata telah berpenghuni sekitar 2000 hingga 3000 jiwa. Hal ini mengherankan karena Pulau Paskah sendiri sangat terpencil, jauh dari apapun.

Yang lebih mengherankan adalah penduduk asli Pulau Paskah yang disebut Rapa Nui ternyata membuat 887 buah patung yang masing-masing berjarak 17 km. Di samping itu, tiap patung-patung tersebut memiliki tinggi 33 kaki dan berat hingga 82 ton. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana mereka mengukir patung setinggi dan seberat itu? Bagaimana mereka menata patung-patung tersebut hingga berjarak masing-masing 17 km? Padahal hal itu dilakukan 700 tahun lalu, di mana teknologi dan peralatan masih sangat sederhana. Ditambah dengan letak pulau yang sangat terpencil.

2 dari 6 halaman

Hilangnya harta karun Negara Konfederasi AS

11. Hilangnya harta karun Negara Konfederasi AS

Diyakini bahwa Presiden Negara Konfederasi Amerika Jefferson Davis dan pendukungnya yang melawan pasukan Union (sekarang Amerika Serikat) saat Perang Sipil membawa serta harta karun berupa emas, perak dan perhiasan saat meninggalkan benteng terakhir mereka di Richmond, Virginia. Namun saat tertangkap, tidak ada satupun emas, perak dan perhiasan yang ditemukan. Hal yang paling mengherankan, koin dolar dari perak seberat 4,000 kilogram juga ikut lenyap.

Berbagai macam teori tentang lenyapnya koin perak Negara Konfederasi Amerika kemudian muncul ke permukaan. Beberapa ahli sejarah menduga harta tersebut telah dibagi-bagi ke pemilik perkebunan dan dikubur untuk kemudian akan diambil kembali saat Konfederasi mengangkat senjata lagi. Ada juga yang bilang koin perak tersebut dikubur di Danville, Virginia.

3 dari 6 halaman

Kuil Gobekli Tepe

10. Kuil Gobekli Tepe

Kuil Gobekli Tepe di Turkey menyimpan misteri tentang kemajuan masyarakat saat kuil tersebut dibangun. Mungkin kita akan berpikir kuil yang berdiri di atas 200 pilar dengan tinggi 20 feet dan berat masing-masing 20 ton itu dibangun 2000 Sebelum Masehi. Apalagi di pilar-pilar tersebut diukir dengan gambar-gambar binatang buas yang menjadi simbol masyarakat pemburu yang nomaden. Tapi, ternyata, Gobekli Tepe dibangun 13.000 tahun yang lalu, melebihi Stonehenge yang dibangun 8.000 tahun yang lalu.

Yang menjadi pertanyaan, selain bangunannya yang spektakuler, bagaimana masyarakat zaman batu yang nomaden bisa membangun kuil sebesar itu, lengkap dengan pahatan-pahatan binatang? Padahal kita ketahui, masyarakat zaman itu tidak memiliki sistem simbol, hirarki sosial dan pembagian tugas secara kompleks.

4 dari 6 halaman

Tentara Manusia Laut

9. Sea Peoples

Di akhir Zaman Perunggu, peradaban berkembang dengan pesat di sekitar Laut Mediterania timur dan Laut Aegean. Peradaban itu melahirkan kerajaan-kerajaan, teknologi dan pemerintahan yang kuat.

Namun seiring perjalanan waktu, peradaban tersebut kemudian tenggelam dan yang bisa bertahan kembali menjalani hidup kegelapan seperti ribuan tahun sebelumnya. Mereka kehilangan kemampuan menulis, teknologi dan seni mengalami kemunduran. Selama kejadian inilah yang disebut sebagai kehancuran Zaman Perunggu dan salah satu yang menyebabkannya adalah misteri Sea Peoples.

Sea Peoples merujuk pada sekelompok tentara yang memiliki teknologi yang lebih maju dan menyerbu wilayah-wilayah di sekitarnya. Mereka inilah yang menjadi penyebab runtuhnya peradaban Zaman Perunggu. Para ahli masih mereka-reka siapa mereka, dari mana datangnya dan kenapa mereka memiliki teknologi ratusan tahun lebih canggih dalam hal persenjataan.

5 dari 6 halaman

Alat Mekanik Antikythera

8. Alat Mekanik Antikythera

Alat mekanik Antikythera bisa dibilang sebagai komputer analog yang ditemukan di bangkai kapal Yunani pada tahun 1900. Alat ini digunakan untuk menentukan posisi benda-benda angkasa menggunakan sejumlah gear perunggu yang dirangkai secara rumit. Yang sulit dipercaya adalah alat ini dibuat 100 tahun sebelum kelahiran Yesus dan lebih dari 1.000 tahun sebelum semua penemuan dengan segala kerumitannya ditemukan kembali.

Alat ini juga muncul sebelum ilmu modern tentang astronomi dan fisika menghampiri kita. Alat mekanik Antikythera dibuat 1.600 tahun sebelum Galileo dan 1.700 tahun sebelum Isaac Newton lahir. Para ahli pun hingga sekarang belum tahu bagaimana alat secanggih ini bisa berada di zaman ketika teknologi masih belum berkembang secara besar-besaran.

6 dari 6 halaman

Lubang Harta Karun Oak Island

7. Lubang Harta Karun Oak Island

Lebih dari dua abad orang-orang berusaha mengeluarkan 'harta karun' dari sebuah lubang sumur di Oak Island. Namun hingga saat ini belum ada satu pun yang berhasil dengan meyakinkan bisa mengangkat harta karun dalam lubang misterius yang ditemukan pada 1.795 itu.

Yang menarik adalah serangkaian papan kayu yang ditemukan di bawah permukaan lubang saat penggali mencapai kedalaman tertentu. Jika mereka menggali lebih dalam, dengan mekanisme tertentu maka air akan membanjiri lubang tersebut. Air itu berasal dari saluran-saluran yang nampaknya dibuat sengaja untuk menjebak penggali. Pada kedalaman 90 kaki di bawah papan kayu terdapat sebuah lempengan batu yang memiliki tulisan berbunyi 40 kaki di bawah, terdapat emas seberat 40 pounds.

Beri Komentar