30 Kata-Kata Bijak RA Kartini, Inspiratif & Bangkitkan Semangat Perjuangan

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 21 April 2021 09:54
30 Kata-Kata Bijak RA Kartini, Inspiratif & Bangkitkan Semangat Perjuangan
Meski seorang bangsawan, Raden Adjeng Kartini memiliki tekad kuat untuk mensejahterakan masyarakat kecil lewat pendidikan.

Dream - Sosok Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pahwalan yang telah memperjuangkan hak-hak kaum perempuan di Indonesia. Tanggal kelahirannya pada 21 April 1879 diperingati sebagai Hari Kartini  untuk mengingat perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan di Indonesia. 

Sosok RA Kartini menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di Indonesia, bahkan dunia hingga kini. Meski seorang bangsawan, Raden Adjeng Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah ini memiliki tekad kuat untuk mensejahterakan masyarakat kecil lewat pendidikan.

Raden Ajeng Kartini membawa perubahan bagi kehidupan perempuan Indonesia dengan menyuarakan kesetaraan gender. Ia menjadi pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Pemikirannya pun kemudian dikenal dengan istilah emansipasi perempuan. Pengaruh dan kontribusi RA Kartini pada masa itu sangatlah besar bagi wanita Indonesia.

Pemikiran-pemikiran Raden Ajeng Kartini tercurahkan dalam surat-suratnya yang telah dihimpun dalam buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Untuk mengenang perjuangannya, berikut kata-kata bijak RA Kartini yang Inspiratif dan mampu membangunkan gelora semangat perjuangan perempuan di Indonesia, Rabu (21/04/2021).

1 dari 3 halaman

Kata-Kata Bijak RA Kartini

Ilustrasi© Liputan6.com

Karena jasanya yang luar biasa, setiap tanggal 21 April warga Indonesia memperingati Hari Kartini. Untuk meneruskan kembali semangat juangnya, berikut kata-kata bijak RA Kartini tentang perjuangan perempuan:

  1. " Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada dalam hatinya, dengan segala bakti, yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai " ibu" dalam arti sebenarnya."
  2. " Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya."
  3. " Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam."
  4. " Tahukah engkau semboyanku? 'Aku mau!' Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata 'Aku tiada dapat!' melenyapkan rasa berani. Kalimat 'Aku mau!' membuat kita mudah mendaki puncak gunung."
  5. " Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya."
  6. " Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri."
  7. " Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang."
  8. " Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri."
  9. " Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam."
  10. " Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu."
2 dari 3 halaman

Kata-Kata Bijak RA Kartini

Ilustrasi© doc. Bola.com

RA Kartini merupakan sosok perempuan yang dikenal sebagai pejuang emansipasi wanita. Putri bangsawan ini telah melihat berbagai fenomena yang kala itu sangat membedakan seseorang berdasarkan gender. Sebagai perempuan, Kartini tentu ingin menyuarakan hak-haknya. Berikut kata-kata bijak RA Kartini yang sangat mendidik:

  1. " Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik."
  2. " Sampai kapanpun, kemajuan perempuan itu ternyata menjadi faktor penting dalam peradaban bangsa."
  3. " Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia."
  4. " Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu."
  5. " Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan merasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri."
  6. " Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, demikianlah pula dalam hidup manusia, bukan? Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain yang lebih sempurna, yang boleh menjadikan buah.”
  7. " Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai."
  8. " Ibu adalah pusat kehidupan rumah tangga. Kepada mereka dibebankan tugas besar mendidik anak-anaknya, pendidikan akan membentuk budi pekertinya."
  9. " Agama memang menjauhkan kita dari dosa, tapi berapa banyak dosa yang kita lakukan atas nama agama."
  10. " Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni."
3 dari 3 halaman

Kata-Kata Bijak RA Kartini

Ilustrasi© Instagram/@perempuanbergerak

Sosok RA Kartini juga berhasil mendirikan sekolah-sekolah agar tak hanya laki-laki saja yang bisa menuntut ilmu, namun juga perempuan. Tentu saja perjuangannya tersebut bukanlah hal yang mudah di tengah budaya dan konstruk masyarakat yang masih patriarki. Untuk mengenang jasa-jasanya, kata-kata bijak RA Kartini di bawah ini bisa kamu jadikan semangat untuk melanjutkan perjuangannya.

  1. " Jangan kau katakan saya tidak dapat, tetapi katakan saya mau."
  2. " Bagi saya hanya ada dua macam keningratan: keningratan pikiran dan keningratan budi. Tidak ada yang lebih gila dan bodoh menurut persepsi saya daripada melihat orang, yang membanggakan asal keturunannya. Apakah berarti sudah beramal soleh, orang yang bergelar Graaf atau Baron? Tidak dapat mengerti oleh pikiranku yang picik ini."
  3. " Saat suatu hubungan berakhir, bukan berarti orang berhenti saling mencintai. Mereka hanya berhenti saling menyakiti."
  4. " Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?"
  5. " Habis gelap terbitlah terang."
  6. " Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang."
  7. " Dengan menolong diri sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna."
  8. " Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain."
  9. " Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?"
  10. " Kami beriktiar supaya kami teguh sungguh, sehingga kami sanggup diri sendiri. Menolong diri sendiri. Menolong diri sendiri itu kerap kali lebih suka dari pada menolong orang lain. Dan siapa yang dapat menolong dirinya sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula."
Beri Komentar