Inikah Orang Paling Tidak Beruntung Sedunia?

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 23 September 2020 09:42
Inikah Orang Paling Tidak Beruntung Sedunia?
Hingga akhir hidupnya, ia masih harus mengalami kejadian buruk.

Dream – Paul Murphy, selama 62 tahun hidupnya selalu mengalami kejadian memilukan. Seakan nasib buruk menghantui kehidupannya. Bahkan hingga kematian menjemputnya.

Berbagai kisah buruk tak berujung membentuk kehidupan Paul. Namun, ia selalu tersenyum dan menebarkan aura positif kepada orang lain.

Kisahnya pun menjadi salah satu yang perhatian publik. Karena ia bisa bertahan hingga akhir hidupnya, meskipun selalu mengalami kejadian buruk.

1 dari 5 halaman

Hidup kekurangan

Paul Murphy© Foto: Candy Sutton

 

Paul memiliki seorang saudara perempuan. Keduanya dibesarkan dalam kondisi serba kekurangan.

Paul pernah bersekolah di Blakehurst High School, New South Wales, Australia. Namun ia menderita disleksia, menyebabkan ia tidak berprestasi.

Tak hanya itu, di SMA Blakehurst juga ada seorang penjual heroin dikalangan siswa. Paul pun terjerumus kedalamnya. Ia menjadi salah satu pencandu di sekolahnya.

Sayangnya orangtua Paul tidak memiliki cukup biaya untuk membayar perawatan Paul di pusat pecandu narkoba.

Paul menjalani perawatan di rumah sakit Chelmsford. Selama menjalani perawatan ia menerima setidaknya 42 sengatan listrik selama 14 hari. Namun hal tersebut tak membuatnya terlepas dari kecanduan heroin.  

2 dari 5 halaman

Terus mengalami nasib buruk

 Setelah itu, Paul berhasil bangkit. Ia menjadi salah seorang pengecek mobil.

Pada tahun 1976, ia mengendarai GT Falcon klasik dengan kecepatan tinggi ke terowongan bandara dan menabrak mobil lain. Menyebabkan ia kehilangan SIM dan pekerjaannya.

Antara tahun 1986 hingga 2005, Paul keluar-masuk penjara dengan berbagai tuduhan. Seperti penggunaan narkoba, dan pemalsuan surat untuk menipu.  

Setelah ia keluar dari penjara tahun 2005, ia memutuskan untuk tidak lagi menggunkan narkoba dan berhenti melakukan tindak kejahatan.

3 dari 5 halaman

Memulai hidup baru

Paul Murphy© Foto: Candy Sutton

 

Paul mulai menghasilkan uang dengan melakukan pekerjaan sambilan. Seperti memperbaiki furniture.

Pada tahun 2009, ia bersiap pindah kerumah baru. Namun dalam perjalanan, sebuah mobil melambat di sampingnya. Seorang remaja mengayunkan tongkat baseball ke bahunya. Menyebabkan Paul mengalami patah tulang bagian atas.

Pada tahun 2011, Paul sedang berdiri dijalan setapak dekat rumahnya. Ketika seorang pengendara motor melaju dan menabraknya. Menyebabkan ia mengalami patah tulang selangka, bahu, tulang dada, dan tulang rusuknya.

Setelah kehidupannya mulai membaik, Paul bertemu dengan seorang pria yang berjanji mengajarinya keterampilan tukang. Namun Paul justru dirampok.

Pada tahun 2012, Paul tengah memasang pintu baja rumahnya. Ketika tiba-tiba tiga orang pria menerobos masuk kerumahnya dan memukul wajahnya dengan besi.

Pada tahun 2013, Paul berencana untuk menikah. Namun sayangnya, wanita yang dicintainya justru berselingkuh dengan sahabatnya sendiri.

4 dari 5 halaman

Tak pernah menyerah

 

Serentetan peristiwa buruk yang dialami Paul tak membuatnya patah semangat. Ia tetap bahagia, meskipun hidupnya terlihat begitu memilukan.

Kisahnya pun banyak mendapat apresiasi dari orang-orang yang mendengar ceritanya.

Tetapi nasib buruk tak berhenti disana. Paul terkena kanker. Namun ia berhasil sembuh. Dan ia terus menjadi magnet bagi para perampok dan pengemudi yang buruk.

Suatu hari ia membuka pintu rumahnya yang diketuk. Tiba-tiba seorang pria menyiram bahan bakar ke lengan dan membakar lengan Paul. Bekas lukanya masih terlihat.

Namun, Paul tetap tersenyum ditengah kesialan yang dirasakan. Ia bertekad untuk terus memperbaiki hidupnya.

5 dari 5 halaman

Tewas dengan cara tragis

Paul Murphy© Foto: Channel 7

 

Pada tanggal 29 Agustus lalu, Paul terbangun di tengah malam karena lapar. Ia pun memutuskan untuk memasak keripik.

Karena masih mengantuk, ia akhirnya tertidur. Menyebabkan kebakaran didalam rumahnya. Tetangganya yang mengetahui hal tersebut langsung menghubungi pemadam kebakaran.

Saat api berhasil dipadamkan, tubuh Paul ditemukan sudah tergeletak di lantai. Ia tak sadarkan diri. Ia pun langsung ditangain paramedis. Namun, nyawanya tak dapat tertolong.

Paul tewas di usianya yang ke-62 tahun. Teman dan saudara perempuannya, Tracey, merencanakan peringatan di atas kapal untuk menyebarkan abu Paul ke Sungai Cooks dalam beberapa minggu mendatang.

(Sumber: nzherald.co.nz)

Beri Komentar