Menikah, Pasangan Ini Gelar Karpet Merah 2,5 Km dari Ujung Gang ke Pelaminan!

Reporter : Idho Rahaldi
Sabtu, 8 Februari 2020 11:00
Menikah, Pasangan Ini Gelar Karpet Merah 2,5 Km dari Ujung Gang ke Pelaminan!
Jalannya enggak kejauhan itu?

Dream - Ada beragam cara untuk merayakan pernikahan. Wajar saja, hampir semua orang ingin memberikan kesan yang tidak terlupakan pada hari bahagia itu.

Sehingga tidak heran bila saat ini banyak hal unik yang kita temukan dalam pernikahan. Mulai ide-ide biasa hingga yang antimainstream.

Seperti halnya yang dilakukan pasangan pengantin asal Pandeglang, Banten. Kisah pernikahan mereka viral beberapa hari belakangan.

Pasangan ini menggelar karpet merah hampir sepanjang 2,5 kilometer saat acara resepsi pernikahan mereka.

1 dari 5 halaman

Penuhi Nazar

Menurut laman infopandeglang, ide unik itu datang dari mempelai pria, Sumantri.

Bukan tanpa alasan, pria 30 tahun warga Kampung Curug Sawer RT06/RW09 ini melakukannya untuk memenuhi nazar.

Ya, Sumantri memiliki impian untuk melepas masa lajangnya yang kini akhirnya terwujud usai bertemu Yati.

 Meikah© dream.co.id

" Jika Saya Kawin saya akan pasang karpet merah. Mulai dari Gang Biomed sampai ke rumah saya," ujar sumantri.

2 dari 5 halaman

Petunjuk Jalan

Karpet merah itu digelar dari ujung jalan hingga ke ujung pelaminan.

Menurut Sumatri, karpet merah itu sebagai penunjuk jalan bagi para tamu undangan.

 Menikah© dream.co.id

Cerita unik yang dibagikan ini pun menjadi perbincangan warganet.

Banyak yang salut dan takjub dengan kesungguhan Sumantri untuk memenuhi nazarnya tersebut dengan memasang karpet merah sejauh 2,5km.

3 dari 5 halaman

Akad Nikah Ini Cuma Dihadiri 11 Orang, Sederhana tapi Mengharukan

Dream - Setiap calon raja dan ratu sehari pasti ingin acara akad nikahnya berjalan dengan lancar dan sempurna.

Sebagian pasangan calon pengantin bahkan bersedia menghabiskan dana yang besar hanya demi menggelar resepsi pernikahan yang mewah.

Namun tidak demikian dengan kisah dalam beberapa foto yang dibagikan akun Twitter fotografer pernikahan Bingkai Photovisuals.

Foto akad nikah yang dibagikannya terlihat sangat jauh dari kesan mewah. Akad pernikahan hanya digelar secara sederhana namun elegan.

Bahkan, saking sederhananya, akad nikah yang digelar di masjid itu cuma dihadiri oleh 11 orang saja.

Salah satu hal lain yang menjadi pusat perhatian netizen adalah mobil yang dinaiki pengantin saat datang di pelataran Masjid Bukit Antarabangsa, Selangor, Malaysia.

 

Mempelai pengantin menaiki mobil buat lokal yang sudah tidak diproduksi lagi di Malaysia sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2001.

Dalam postingan itu juga disebutkan bahwa akad nikah hanya dihadiri oleh orang dekat dan keluarga saja.

  Akad nikah hanya dihadiri 11 kerabat saja.© Twitter @bingkaiphotos

Pernikahan sederhana dan elegan. (Foto: Twitter @bingkaiphotos)

" Acara sederhana dan cantik dengan kehadiran orang terdekat dan sanak saudara saja. Sederhana itu elegan. Cinta itu mudah," tulis @bingkaiphotos.

Di tulisan berikutnya, akun tersebut menyebutkan bahwa acara hanya dihadiri oleh 11 orang saja. Meski yang hadir sedikit, tapi masjid terasa penuh.

  Sederhana itu elegan. Cinta itu mudah.© Twitter @bingkaiphotos

Pernikahan sederhana dan elegan. (Foto: Twitter @bingkaiphotos)

 

" Acara ini hanya dihadiri oleh 11 kerabat. Tapi cinta itu sangat luar biasa, masjid terasa seperti penuh," tambah Bingkai Photovisuals.

4 dari 5 halaman

Foto Pernikahan Mengharukan, Bawa Foto Almarhumah

Dream - Sebuah foto pernikahan mengharukan menjadi viral di media sosial Malaysia. Dalam foto tersebut seorang pria berusia 50-an tahun memegang foto mendiang istrinya saat berpose di acara pernikahan putrinya.

Foto tersebut diunggah ke Facebook oleh fotografer pernikahan Mohd Hafizan Ilias pada Sabtu lalu.

Sejak itu foto tersebut menjadi sensasi di dunia maya. Sebanyak 41 ribu menyatakan tanda suka dan dibagikan kepada lebih dari 15 ribu netizen.

Hafizan, yang bekerja sebagai fotografer lepas selama hampir 4 tahun, mengatakan ia belum pernah menangkap objek yang begitu menyentuh.

Dia merasa bersyukur bisa menangkap definisi cinta sejati yang benar-benar abadi.

" Saya tidak pernah berpikir foto pernikahan itu akan menjadi viral. Tapi saya senang karena kisah mereka bisa tersebar ke orang lain dan menjadi pelajaran," katanya.

Hafizan mengatakan foto tersebut diambil pada hari Jumat, 27 Januari selama acara ijab kabul.

Ketika sudah tiba saatnya untuk foto keluarga, pria dalam foto yang dipanggil 'Pakcik Omar' oleh Hafizan, tiba-tiba mengeluarkan foto istrinya.

Menurut Hafizan, istri Pakcik Omar telah meninggal empat tahun yang lalu.

" Dia mengeluarkan foto istrinya supaya punya foto keluarga yang lengkap. Sungguh menyentuh hati saat melihatnya. Cintanya kepada istrinya begitu kuat," kata Hafizan.

" Foto bernilai seribu kata. Apa yang saya pelajari dari Pakcik Omar adalah bagaimana mencintai dengan tulus, dan menghargai cinta seseorang," tambahnya.

5 dari 5 halaman

Pernikahan Unik, Ijab Bahasa Inggris Qabul Pakai Indonesia

Dream - Prosesi pernikahan unik terjadi dalam pernikahan Claude Nicolas dan Amandeati Argapadmi pada Minggu 24 Juli 2015. Ijab-qabul pernikahan itu dilakukan dalam dua bahasa: Inggris dan Indonesia.

Mempelai ini memang beda negara. Nicolas merupakan mahasiswa Ph.D Bioengineering asal Swiss. Sementara, Amandeati merupakan master geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) asal Indonesia. Keduanya melangsungkan pernikahan secara Islam, dengan adat Jawa-Sunda.

Adalah Mohammad Monib, penghulu pernikahan itu, yang mengunggah kisah unik ini ke Facebook. Sebelum menikah, tulis Monib, Nicolas mengucap dua kalimat Syahadat dalam bahasa Indonesia.

“  Kerrrrren banget,” tulis Monib, sebagaimana dikutip Dream pada Senin 25 Juli 2016

Menurut Monib, orangtua Claude dan keluarga besarnya datang. Mereka memborong kamar di Santika Hotel BSD. “  Pagi saat saya sarapan saya jumpa mereka sudah lengkap berbeskap dan kebaya. Acara nikah dengan tradisi Sunda-Jawa.

Sebelum acara ijab-qabul tersebut, Monib menganjurkan Nicolas dan Dea untuk sungkem kepada orangtua mereka. Meminta restu. “  Jadilah Dea sungkem ortu dan Claude, yang tak punya tradisi sungkem ortunya. Ibunya sampai nangis. Terharu dan bahagia dengan prosesi keislaman yang saya terapkan.

“  Prinsip dakwah saya tunjukkan wajah indah, sejuk dan damai Islam,” lanjut Monib. Setelah acara sungkeman itu, terjadilah ijab-qabul.

Ketakjuban Monib tak berhenti sampai di situ. Saat ijab-qabul, dia melihat pemandangan yang sangat unik. “  Pak Winawan Sidik wali utama Amandeati (Dea) saat saya tawari, bahasa Indonesia atau Inggris, ia milih bgs Inggris sbg bhs Ijab.

“  Sebaliknya, Claude milih bhs Indonesia sbg bhs qabul. “ Kerrrrren banget. Jadilah 2 bahasa ijab qabul. Hiks hiks hiks.

Dan Winawan, yang menjadi wali Dea pun mengucap, “  Brother Claude Nicolas, I marry off Amandeati Argapadmi to you with a dowry in the form of a ring of gold n diamond as a symbol of your love.

Dan ijab itu dijawab (qabul) oleh Nicolas, “  Saya terima Amandeati Argapadmi puteri tercinta bapak sebagai istri saya dengan mas kawin tersebut saya berikan sepenuh hati mengharap ridla Allah yang Pengasih-Penyayang.

Setelah prosesi ijab-qabul, Monib memberikan nasihat pernikahan dalam bahasa Inggris. “  Saya bilang sama kedua suami istri itu agar jadi duta Islam damai, harmonis dan dialogis. Sakinah mawaddah wa rahmah ya. Amiiiin.

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup