Aksi Bocah Naik Genting karena Dikejar Emak-Emak Berdaster Jadi Viral

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 15 Juli 2019 10:48
Aksi Bocah Naik Genting karena Dikejar Emak-Emak Berdaster Jadi Viral
Si Emak celingak-celinguk kebingungan anaknya tiba tiba hilang...

Dream - Sebuah video lucu kembali ramaikan lini masa media sosial. Kali ini netizen ramai mebicarakan aksi nyeleneh seorang bocah yang sembunyi di atas atap karena dikejar oleh sang ibu.

Entah apa yang terjadi sebelumnya, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id itu terlihat seorang emak berdaster celingakan, seperti kebingungan mencari seseorang.

Sementara di atas atap terlihat bocah berbaju merah menundukkan tubuhnya seperti tengah bersembunyi dari kejaran seseorang.

Video kocak ini direkam oleh salah seorang dari seberang jalan lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut terdengar suara pria sedang menjelaskan peristiwa yang terjadi.

1 dari 7 halaman

Bocah Main Mulu

Peristiwa ini diduga terjadi karena si bocah kebanyakan main, sehingga lupa waktu. Si emak sedang menyuruhnya untuk pulang, tapi karena tak mau si bocah lalu bersembunyi hingga naik ke atap rumah.

" Bocah bandel banget tuh, emaknya nyariin dia di atas genteng ngumpet. Anaknya siapa tuh itu, di atas genteng dia ngumpet. Emaknya lagi nyariin aja tuh nylingak-nylinguk," ucap sang perekam video.

Video yang telah ditonton lebih dari 66 ribu kali ini mendapatkan komentar beragam dari para warganet.

" Bukannya ikut naik, malah ngevideoin!"  tulis @_dcahyo

" Itu bukan emanya itu kan debcollector," komentar akun @azrhsm

" Hahahaha, ngumpet pas dicariin emak buat mandi sore," timpal akun @aditqudil

" Adenya siapa inih," tulis @nidafatihaa

Berikut videonya: 

2 dari 7 halaman
3 dari 7 halaman

Viral, Bocah Ini Naik ke Genting karena Takut Disunat

Dream - Video bocah SD yang takut sunat menjadi viral di media sosial. Karena takut, bocah tersebut memanjat atap rumah.

Video itu semula dibagikan ke Facebook pada Senin 8 Juli 2019 oleh Anik Sutari, mantri yang akan menyunat bocah tersebut.

Dalam unggahan itu, Anik yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai tukang sunat, mengaku baru pertama kali menangani pasien yang ketakutan hingga memanjat genteng.

" Dari ribuan anak yang sudah saya sunat, baru kali ini anaknya kabur sampai naik ke atas genteng," ungkap Anik Sutari.

4 dari 7 halaman

Berusaha Merayu

Menurut Anik, semua orang berusaha merayu sang bocah agar turun. Namun, tak ada yang berani mendekati anak tersebut. Mereka takut anak itu justru kabur.

" Membahayakan keselamatannya," tulis akun Facebook Anik Sutari.

Setelah dua jam, anak itu tetap tidak mau turun. Dia tetap bertengger di atas genteng.

Namun setelah itu, orangtua bocah itu menemukan cara jitu. " Tiba-tiba ortunya ingat pada seseorang, Bu Guru!!!," tulis Anik.

Orang tua bucah itu kemudian menelepon sang ibu guru. Hasilnya pun mujarap. Anak itu mau turun dari atap setelah sang ibu guru benar-benar datang.

" Dengan sedikit bujukan, akhirnya si anak mau turun," tambah Anik.

3 dari 6 halaman

Solusi yang Tepat

Setelah dua jam, anak itu tetap tidak mau turun. Dia tetap bertengger di atas genteng.

Namun setelah itu, orangtua bocah itu menemukan cara jitu. " Tiba-tiba ortunya ingat pada seseorang, Bu Guru!!!," tulis Anik.

Orang tua bucah itu kemudian menelepon sang ibu guru. Hasilnya pun mujarap. Anak itu mau turun dari atap setelah sang ibu guru benar-benar datang.

" Dengan sedikit bujukan, akhirnya si anak mau turun," tambah Anik.

5 dari 7 halaman

Sang Guru Datang

Tak hanya turun dari atap, bocah itu juga mau disunat. Bocah itu bahkan berjalan sendiri menuju ruang sunat.

" Langsung memosisikan diri, tanpa dituntun, apalagi dipaksa," jelas Anik.

Ibu guru yang datang juga turut menenangkan bocah itu saat menjalani sunat. Sehingga, bocah itu sama sekali tidak meronta saat 'diseksekusi'.

" Tidak menangis dan tidak mengeluh sakit sama sekali," tambah Anik.

 

6 dari 7 halaman

Cuma 10 Menit

Proses sunat pun menjadi lancar. Hanya butuh waktu sepuluh menit saja. " Tapi nunggunya tiga jam," kata Anik.

Namun bagi Anik, waktu tiga jam untuk 'menjinakkan' bocah SD itu bukan waktu yang lama. Sebab, selama itu pula dia mendapat pelajaran berharga dari sang ibu guru, yaitu cara menangani anak-anak.

Anik melengkapi unggahan itu dengan foto bocah yang disunat itu saat berada di atas genteng.

Dalam foto itu, sang bocah terlihat duduk di bagian paling tinggi. Beberapa meter dari bocah itu terlihat seseorang yang mengawasi.

7 dari 7 halaman

Ini Cerita Lengkapnya

Beri Komentar