Amukan Suami di NTB Saat Istrinya Selingkuh dengan Ipar di Atas Sofa

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 15 Januari 2020 13:31
Amukan Suami di NTB Saat Istrinya Selingkuh dengan Ipar di Atas Sofa
Pasangan ini bercinta di dekat sang suami yang sedang tidur.

Dream - Kisah perselingkuhan di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menjadi sorotan. Perselingkuhan yang berakhir dengan pembacokan ini melibatkan adik kandung sang suami.

Dilaporkan Merdeka.com, kasus ini berawal dari hubungan terlarang perempuan berinisial SNI dan pria berinisial CW, adik iparnya. SNI dan CW merupakan warga Dusun Tanjung, Kecamatan Alas, Sumbawa, NTB.

SNI dan CW membuat janji bertemu di bawah kolong rumah panggung. Larut malam sekitar menjadi waktu penanda mereka berjumpa.

Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 Januari 2020. " Janjiannya pukul 00.30 WIB," kata Tunggul, Rabu, 15 Januari 2020.

SNI dan CW bertemu. lalu berhubungan. SNI berani melakukan ini karena tahu sang suami tidur lebih awal.

 

1 dari 5 halaman

Sofa Jadi Saksi

CW ternyata sempat bertanya keberadaan suami SNI. SNI menjawab tidak ada. SNI dan CW lalu berhubungan di sofa.

Yang kedua pasangan ini tak tahu, NPN, suami SNI, tidur di balik sofa. " Jadi mereka tidak tahu ada NPN," ujar Tunggul.

Hubungan badan SNI dan CW membangunkan NPN. Dia terkejut SNI tega melakukan itu dengan CW.

 

2 dari 5 halaman

Parang Terayun

Luapan emosi NPN membuncah. Dia mengambil parang dan mengayunkannya ke arah tangan sang istri.

" Dia (SNI) sempat teriak, lalu CW kabur dan sempat dikejar tapi tidak dapat. Saking emosinya, dia ambil parang menebaskan parang ke tangan SNI hingga luka pada pergelangan tangan dan jarinya putus," ujar dia.

 IlustrasiIlustrasi © Shutterstock

CW yang kabur kembali ke rumah sang kakak karena jeritan SNI. NPN sempat melampiaskan amarah ke CW.

3 dari 5 halaman

Diamankan di Kantor Polisi

Polisi yang datang segera meredam kejadian itu. CW pun diamankan agar terhindar dari risiko amukan warga.

CW hingga kini masih berada di Polsek Alas. Polisi belum melakukan pemeriksaan. Sementara NPN dan SNI juga belum dimintai keterangan.

Sumber:

4 dari 5 halaman

Suami Dinas Luar Kota, Bu Kades Malah Mesum dengan Selingkuhan

Dream - Sepasang Kades yang masing-masing sudah berkeluarga di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, diduga telah melakukan perzinahan.

Dua oknum tersebut, Pak He (42 tahun) dan Bu Ev (36 tahun), digerebek warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Mulak Ulu, karena berbuat mesum pada Senin malam, 6 Januari 2020.

Setelah diamankan warga, pasangan itu pun diserahkan ke Mapolsek Mulak Ulu, pada Selasa dini hari.

Dikutip dari Fajar.co.id, penggerebekan berawal dari informasi bahwa ada lelaki asing di rumah Bu Ev pada Senin malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Warga pun ramai-ramai menggerebek rumah Bu Ev. Mereka menggedor pintu rumah Bu Ev, tapi tidak ada jawaban.

Hal itu semakin membuat warga yakin bahwa Bu Ev menerima tamu laki-laki pada malam itu. Karena suami Bu Ev diketahui sedang berada di Jawa.

Warga kemudian mendobrak pintu rumah Bu Ev. Benar saja, setelah melakukan pencarian, warga menemukan Pak He di dalam rumah Bu Ev.

5 dari 5 halaman

Perselingkuhan Itu Sudah Tercium Sejak Lama

Gosip perselingkuhan dua oknum Kades ini sebenarnya sudah tercium sejak lama. Namun warga kesulitan mencari bukti yang kuat.

Ketika ada yang mengetahui Bu Ev sedang menerima tamu lelaki asing di rumahnya malam itu, warga pun melakukan penggerebekan.

Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah, membenarkan bahwa ada dua Kades yang diduga telah melakukan perzinahan.

" Memang benar ada dua oknum kades yang diserahkan warga ke Polres Lahat Selasa dini hari, setelah sebelumnya sempat diserahkan ke Polsek Mulak Ulu. Sebelumnya digerebek karena diduga melakukan perzinahan," kata Irwansyah.

Namun Irwansyah menegaskan bahwa status polisi saat ini hanya bertindak mengamankan kedua warga tersebut.

Karena untuk dugaan perzinahan harus ada laporan dari suami atau istri dua oknum Kades tersebut.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna