Diperkosa 8 Pria, Kambing Bunting Mati Seketika

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 31 Juli 2018 13:11
Diperkosa 8 Pria, Kambing Bunting Mati Seketika
Kasus ini terkuak setelah seorang pria mencari kambingnya yang hilang.

Dream - Kasus pemerkosaan di Kota Nuh menyedot perhatian publik India. Kasus ini terbilang aneh. Korbannya bukan manusia melainkan seekor kambing bunting.

Seekor kambing bunting ditemukan tewas di distrik Haryana Mewat tersebut. Rupanya kambing itu mati karena diperkosa delapan orang pria.

Dikutip dari India Times, kasus ini terkuak ketika seorang pria, Aslu, kehilangan salah satu kambingnya. Pria itu terkejut melihat kambingnya tergeletak dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Dia menduga kambingnya mati karena diperkosa oleh delapan orang pria. Aslu kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi pada Rabu 25 Juli 2018.

 Pemilik Kambing

Pemilik kambing, Aslu, menunjukkan berkas laporannya (Foto: indiatimes.com)

Menurut keterangan polisi, Aslu menyebutkan...

1 dari 2 halaman

Pemeriksaan Medis 8 Tersangka, Astaga Hasilnya

Beberapa nama pria yang telah memperkosa kambingnya. Para tersangka yaitu Savakar, Haroon, Jaffar, dan lima orang lagi yang identitasnya belum diketahui secara pasti.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan medis terhadap delapan orang tersebut. Hasilnya akan digunakan untuk investigasi kasus ini.

2 dari 2 halaman

Saat Digerebek Para Pelaku Lagi Asyik...

Kepolisian setempat menjerat pelaku dengan IPC Pasal 377 (pelanggaran tidak lumrah) dan Pasal 249 (kejahatan melukai dan membunuh hewan ternak). Selain itu, para pelaku juga dijerat dengan Pasal Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan Ternak.

" Kami telah melakukan penggerebekan di sejumlah tempat yang digunakan masing-masing pelaku sembunyi. Kambing mati karena terluka parah," kata Inspektur Vipin Kumar.

" Pemeriksaan postmortem dilakukan di rumah sakit hewan pemerintah setempat. Sampel yang berisi hasil laboratorium telah dikirim ke laboratorium forensik pemerintah di Madhuban," lanjut dia. (ism)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik