Disuruh Nikah, Pria Jomblo Malah Ngumpet Setahun...

Reporter : Eko Huda S
Jumat, 13 Mei 2016 07:42
Disuruh Nikah, Pria Jomblo Malah Ngumpet Setahun...
Pria ini malah minggat saat didesak oleh keluarga untuk menikah. Dia memilih hidup primitif di bawah puing bangunan rubuh.

Dream - Pada umumnya, para pemuda ingin segera mengakhiri masa lajang. Menikah dengan wanita pujaan. Namun tidak dengan lelaki yang satu ini. Dia malah minggat saat didesak oleh keluarga untuk menikah.

Zhang. Demikian nama pemuda asal Xiangyang, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, yang minggat karena takut disuruh menikah itu. Pemuda 30 tahun itu bersembunyi di Kota Yan`an, yang berjarak 300 kilometer dari rumahnya.

Keberadaan Zhang diketahui pada 29 April silam. Setelah seluruh keluarganya pontang-panting mencarinya selama setahun belakangan. Tapi tak kunjung ketemu karena Zhang bersembunyi di kota lain.

Zhang ditemuan di bawah reruntuhan bangunan oleh polisi pada Jumat pagi itu. Polisi memeriksa daerah di bawah puing-puing bangunan itu setelah mendapat laporan dari warga, yang mengaku aktivitas mencurigakan.

Dan setelah diperiksa, ternyata polisi menemukan Zhang yang sudah setahun kabur dari rumah karena takut disuruh menikah.

Di bawah puing-puing rumah itu, Zhang hidup mengisolasi diri. Kondisinya seperti orang primitif. Makan sekadarnya dengan peralatan seadanya pula.

Ada satu wajan yang menghitam karena jelaga di bawah reruntuhan itu. Alat itulah yang dia pakai untuk memasak selama bersembuyi setahun ini. Dia juga membangun tungku dari batu bata dan menggunakan kayu bakar untuk perapiannya.

Disuruh Nikah, Pria Jomblo Malah Ngumpet Setahun...© whatsonweibo

Lihat juga sarang tidurnya. Beralas plastik dan kardus. Kain kumal berserakan di sana-sini. Kertas dan benda lain juga bertebaran di mana-mana. Kumuh.

Disuruh Nikah, Pria Jomblo Malah Ngumpet Setahun...© whatsonweibo

Sungguh memprihatinkan. Disuruh nikah, membangun keluarga, malah memilih hidup mengisolasi. Mungkin bagi orang lain ini sangat aneh, tapi itulah jalan yang dipilih Zhang.

Kisah ini langsung menjadi bahan pembicaraan di jagat media sosial China. Menjadi trending! Memang, masalah perkawinan di China tengah menjadi topik banyak orang.

Ada yang pro, ada pula yang kontra. Ada yang menyayangkan, ada juga yang mendukung Zhang. " Memaksa menikah harusnya dilarang oleh hukum," tulis salah satu netizen, sebagaimana dilansir Whatsonweibo.com.

" Siapa yang mau menikah dengan pria seperti ini?" tanya netizen lainnya. (Ism) 

1 dari 4 halaman

Kisah Tragis Pengantin yang Tak Perawan, Saat Malam Pertama...

Dream - Nasib tragis dialami remaja wanita asal Pakistan, Khanzadi Lashari. Perempuan 19 tahun ini tewas dibunuh oleh sang suami, saat malam pertama pernikahan mereka.

Suami yang baru menikahi Lashari itu adalah Qalandar Baksh Khokhar, pemuda 28 tahun yang masih sepupunya. Khokhar mengaku kecewa kepada Lashari, karena istrinya itu sudah tak perawan lagi saat dia nikahi.

Jasad Khanzadi ditemukan polisi di rumahnya di Distrik Jacobabad, Provinsi Sindh. Polisi yang mendapat laporan dari keluarga, yang panik karena Khanzadi tak juga muncul, melakukan pencarian.

Dan di rumah itu, jasad wanita malang itu ditemukan terlentang, dalam kondisi masih mengenakan baju pengantin. Pada 30 Maret 2016 itu, polisi menemukan luka jeratan pada bagian leher Khanzadi.

Polisi kemudian menangkap Qalandar yang melarikan diri. Saat diinterogasi, pemuda 28 tahun itu mengaku telah membunuh. Pembunuhan itu dilakukan demi “ kehormatan”, karena saat menikah Khanzadi sudah tidak perawan.

“ Pernikahan itu berjalan lancar dan semua orang termasuk pasangan menikmati upacara tersebut. Ini berlangsung dengan kesepakatan bersama dan kami tidak melihat hal negatif dari Qalandar Baksh,” sesal saudara lelaki Khanzadi.

Ibarat nasi sudah jadi bubur, pembunuhan sudah terjadi. Khanzadi sudah meninggal. Sementara Qalandar yang ditembak kakinya oleh polisi harus bertanggung jawab atas pembunuhan ini. (Sumber: The Express

2 dari 4 halaman

Kisah Pilu Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad

Dream - Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. “ Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.

“ Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan. (Ism) 

3 dari 4 halaman

Pidato Pilu dari Pria yang Hanya 30 Menit Jadi Suami

Dream - Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulaoi bicara.

“ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,” tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia sambil terus menahan air mata, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian. (Ism, Sumber: Facebook Boii Amani Hashim)

4 dari 4 halaman

Jauh-jauh Datang untuk Melamar, Sang Perempuan Ternyata...

Dream - Jangan pernah mempermainkan hati orang. Apalagi kepada mereka yang benar-benar cinta. Jangan pula memberi harapan palsu. Sebab pasti menyakiti hati orang lain.

Simaklah kisah pilu dari Negeri Sembilan, Malaysia, ini. Seorang lelaki yang tengah mencari jodoh harus kecewa setelah tertipu. Dipermainkan seorang wanita.

Kisah itu bermula dari perkenalan lelaki itu dengan perempuan yang mengaku dari Negeri Melaka. Mereka berkenalan, menjalin hubungan. Singkat cerita sang wanita itu bersedia dipinang.

Tentu kabar ini membuat kerabat sang lelaki bahagia. Sebab, akan ada anggota baru di dalam keluarga mereka. Segala persiapan meminang dilakukan. Termasuk membeli cincin pertunangan.

Berangkatlan lelaki itu bersama rombongan keluarga. Dari Negeri Sembilan menuju Melaka. Jarak 497 kilometer mereka tempuh.

Namun kabar mengejutkan diterima rombongan itu, saat masih di tengah perjalanan. Wanita yang hendak dipinang itu meminta sang lelaki membatalkan pinangan itu. Disuruh balik kanan.

“ Dia tolak mentah-mentah rombongan dari kami,” demikian tulis saudara lelaki malang itu padaFacebook.

Tapi, rombongan keluarga lelaki itu tetap meneruskan perjalanan. Menuju alamat yang diberikan sang perempuan. Tapi saat tiba di Kelantan, mereka semakin kecewa.

“ Alamat yang dia bagi pun rupanya alamat palsu.”

Keluarga pria itu berusaha menghubungi sang perempuan. Namun tak kunjung diangkat. Selain itu juga menelepon ibu sang perempuan.

Namun nomor sang ibu itu ternyata juga salah. Tak bisa dihubungi. “ Hebat betul permainan perempuan yang berumur 20 tahun ini. Sangat licik.”

Lelaki itu dan keluarganya hanya bisa menerima kenyataan pahit ini. Namun mereka bertanya, mengapa ada orang yang tega berlaku seperti itu.

Kisah ini sengaja diunggah ke media sosial agar tak ada lagi kisah seperti ini. “ So mohon pada semua..”

“ Pikir masak-masak kalau ada rasa akan menjadikan perempuan ini sebagai istri,” tulis saudara sang lelaki, memperingatkan agar tak ada lagi yang tertipu. (Sumber: mynewshub.cc

Beri Komentar