Bandit Bobol Rumah di Bintara Bekasi, Penghuninya Diperkosa Saat Main TikTok

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 15 Mei 2021 19:32
Bandit Bobol Rumah di Bintara Bekasi, Penghuninya Diperkosa Saat Main TikTok
"Korban saat sedang bermain TikTok dengan suara yang cukup keras".

Dream - Aksi perampokan disertai pemerkosaan terjadi di salah satu rumah Jalan Bintara 1, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 15 Mei 2021.

Pelaku diperkirakan berjumlah satu orang itu memperkosa anak pemilik rumah yang saat kejadian sedang asyik main TikTok.

" Pengakuan korban sekitar jam 05.00 WIB ada seseorang yang masuk ke dalam rumahnya. Pelaku lantas membekap korban saat sedang bermain TikTok dengan suara yang cukup keras," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo.

Korban saat pelaku datang berada di ruang tamu rumah. Pelaku lalu membekap korban dari arah belakang hingga tidak berdaya.

" Korban diancam akan dibunuh, lalu diperkosa," tutur Heri.

1 dari 9 halaman

Usai memerkosa korban, pelaku langsung kabur. Saat kejadian di rumah itu, terdapat anggota keluarga lainnya yaitu, ibu dan satu orang adiknya. Sementara sang ayah tak berada di rumah.

Pelaku yang datang dengan cara membobol rumah melalui lubang ventilasi, turut mengambil sejumlah barang berharga milik korban.

" Ada beberapa barang yang hilang, kami masih memastikan lagi dan pihak keluarga masih menginvetarisir apa saja yang hilang," kata dia.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Dan mulai mendalami sejumlah petunjuk yang didapat. " Tim sedang mengejar pelaku" .

2 dari 9 halaman

Begal di Sulsel Rampas HP dan Motor, Korban Ternyata Istrinya Sendiri

Dream - Kasus suami begal istri terjadi Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pria bernama Herman, 38 tahun, akhirnya diamankan Unit Remob Sat Reskrim Polres Bulukumba. Dalam aksinya, Herman merampas HP dan sepeda motor milik korbannya bernama Nuwahidah, 40 tahun.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Nurwahidah sedang berkendara di sekitar Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba pada Rabu, 21 April 2021.

Saat itu Herman mengikutinya dari belakang dan menyalip Nurwahidah lalu menghadangnya. Setelah itu Herman menarik rambut korban dan merampas Hp serta sepeda motor yang dikendarai Nurwahidah.

3 dari 9 halaman

Dari laporan yang diterima pihak kepolisian, Herman berhasil ditangkap pada Minggu, 2 Mei 2021 di Jalan Melati, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui ternyata korbannya merupakan istri Herman sendiri yang dinikahinya secara siri.

" Korban Nurwahidah ini adalah istri yang dinikahi secara siri oleh terduga pelaku. Saat ini terduga pelaku telah kami amankan di Mapolres Bulukumba guna proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Bayu.

4 dari 9 halaman

Dilansir dari pojoksatu.id, Selasa 4 Mei 2021, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Suprianto, membeberkan motif suami begal istri di Bulukumba. Pelaku melakukan aksinya tersebut karena kesal dicampakkan korban.

Informasi yang beredar, pelaku kesal karena sang istri sudah tidak mau lagi tinggal bersama di Kabupaten Sinjai. Pasangan ini sama-sama mengakui hubungannya sudah tidak harmonis lagi. 

Akibat ulahnya itu, saat ini Herman harus mendekam di Mapolres Bulukumba untuk sambil menunggu proses hukumnya

Sumber: pojoksatu.idInstagram

5 dari 9 halaman

Begal Apes Salah Sasaran, Korban Ternyata Anggota Buser Polisi

Dream - Begal merupakan bentuk tindak kejahatan yang ditakuti masyarakat khususnya mereka yang berjalan sendirian atau pulang di waktu malam. Pelaku juga selalu menjadi sasaran perburuan kepolisian karena tindakan mereka yang sangat membahayakan. Begal umumnya menyasar orang-orang yang lengah.

Namun selihainya mereka beraksi, ada kalanya menemui masa apes. Begal juga bisa salah membidik sasarannya. Seperti begal dalam video yang diunggah kanal YouTube Buletin iNews.

Dalam video tersebut terlihat dua orang begal yang berhasil diringkuk ooleh korban. Begal apes itu tak tahu jika korban yang mereka incar merupakan anggota Buser Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittinggi.

6 dari 9 halaman

Kejadian ini berawal saat kedua pelaku mencari mangsa di bank dekat pasar dengan modus menukar uang di teller sambil mengamati orang yang mengambil uang dalam jumlah banyak. Di saat bersamaan, seorang buser polisi Aipda Ihsan tengah mengambil uang di bank tersebut.

Melihat gelagat kedua pelaku mencurigakan, Ihsan lantas menghubungi rekan-rekannya dan mencoba memancing begal itu ke tempat sepi.

Sesampainya di suatu tempat, Ihsan kemudian berhenti dan sengaja meninggalkan mobilnya. Kedua pelaku lantas mendekati mobil Ihsan dan mencoba memecahkan kacanya.

Ihsan dan rekan-rekan yang sudah bersiap langsung meringkus keduanya saat terlihat berusaha memecahkan kaca mobil. Kedua pelaku pun segera dibawa ke Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittinggi.

7 dari 9 halaman

Melihat kelakuan begal yang salah sasaran itu, netizen langsung memberikan berbagai komentarnya.

" BRAVO polisi, tindak lanjuti seterusnya, tangkap semua kejahatan2 yg gak habis habisnya," tulis netizen.

" Semoga perilaku kriminal di negri ini semakin memunah," sambung akun lain.

" Nah ini mantap bang polisi...sikat habis kalau yg meresahkan masyarakat...apa jadinya kalau warga awam yg jdi sasaran....bravo bang polisi," imbuh akun lain.

8 dari 9 halaman

Si Bandit Tak Berdaya saat Handuk Bidan Melorot

Dream - Seorang bidan berinsial AP (27) menjadi korban perampok di tempat kosnya di Griya Agung Permai Blok C RT 15/5 Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam 4 Januari 2017.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu malam. Ketika itu korban sedang mandi. Tiba-tiba ada suara seseorang menggedor pintu. Mendengar suara itu, AP mengira itu adalah tukang laundry. Korban yang baru selesai mandi hanya mengenakan handuk keluar, kemudian membuka pintu.

Namun nahas, saat pintu baru terbuka sedikit, tiba-tiba serorang pria mendorongnya kemudian masuk dan handuk yang dikenakan korban melorot. Pelaku yang diketahui Setiawan Marta (27) langsung mengalungi celurit dan menyeret korban ke dalam kamar mandi.

Di dalam itu, pelaku memaksa korban untuk berbuat mesum, berbuat tak senonoh. Namun, wanita itu berusaha sekuat tenaga nolak.

Karena menolak, si pelaku langsung kembali pada niat awalnya, yakni merampok. Ia melucuti cincin emas putih dan kuning dari lengan korban. Setelah itu korban dikunci di kamar mandi.

Pelaku juga mengobrak-abrik isi ruangan dan mengambil tas kulit berisi telepon genggam milik korban. Setelah harta dikuras, pelaku kemudian kabur.

9 dari 9 halaman

Namun berkat usahan si korban, pintu berhasil dibuka. Spontan korban yang mengenakan pakaian seadanya sempat melihat pelaku masih berada di luar, langsung berteriak: Rampok…!

Teriakan itu membuat warga berdatangan. Pelaku berusaha kabur dengan sepeda motornya. Namun gagal. Saat melewai pintu pos penjagaan dia dikepung massa. Pelaku panik lalu menabrak portal hingga terjatuh.Warga langsung menghakimi si bandit.

Petugas yang datang kelokasi segera mengamankan bandit mengaku dari kelompok Johar Baru itu, lalu diamankan ke Polsek Kemayoran.

“ Pelaku dari daftar kepolisian, sudah sering beraksi ditempat rumah anak kos, dari catat di kepolisian ia sudah tiga kali beraksi namun baru kali ini ketahuan dan langsung diamuk warga," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno.

Beri Komentar