Penampakan Hotel Terburuk di Dunia, Berani Menginap?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 9 November 2020 08:45
Penampakan Hotel Terburuk di Dunia, Berani Menginap?
Begini nih penampakannya.

Dream - Memesan penginapan secara virtual atau online tanpa melihat secara langsung terkadang memang dapat menimbulkan rasa kekecewaan.

Bisa jadi harga yang ditawarkan mungkin tidak sesuai dengan fasilitas yang kamu dapatkan di penginapan tersebut. Hal itulah yang dialami oleh salah satu kelompok YouTuber.

Merasa kecewa dengan harga penginapan yang disewanya di Airbnb, salah satu kelompok YouTuber lalu memutuskan untuk membuat sendiri penginapan untuk disewakan dengan harga yang murah.

1 dari 4 halaman

Banyak yang Minat

Melansir laman Liputan6.com, Jumat 6 November 2020, sekelompok YouTuber beranggotakan tiga orang yang bernama Rhys Simmons, Jamie Kamaz, dan Hitchin, memiliki ide unik yang tidak biasa.

Anggota YouTuber 'Passion Squad' itu membuat sebuah akomodasi terburuk yang akan ditawarkannya melalui situs Airbnb. Tapi anehnya, banyak orang yang berminat untuk menyewa penginapan yang mereka tawarkan itu.

" Ini adalah pencapaian gila. Membuat Airbnb terburuk di dunia dan mendapat banyak permintaan untuk tinggal adalah sesuatu yang tidak akan pernah kami lupakan," kata Simmons pada Mirror.

Airbnb© YouTube Passion Squad

" Anda tak pernah tahu, kami mungkin harus membukanya untuk bisnis penuh waktu."

 

2 dari 4 halaman

Larangan Berpesta

Properti mereka untungnya dirilis setelah Airbnb mengumumkan bahwa semua pesta Halloween akan dilarang di Amerika Utara, tahun ini.

Aturan tersebut merupakan buntut pandemi, di mana jaga jarak jadi salah satu siasat memutus rantai peyebaran Covid-19.

Dalam elaborasinya, pemesanan properti Airbnb satu malam di sekitar Halloween telah dibatalkan dalam upaya mencegah pesta rumah.

Pelanggan yang telah membayar sewa satu malam pada waktu tersebut mengatakan, bahwa pemesanan telah dibatalkan dan uang mereka dikembalikan.

3 dari 4 halaman

Pesta Rumah Jadi Tindakan Illegal

Berdasarkan laporan Channel News Asia, terhitung 20 Agustus 2020, larangan berpesta di properti Airbnb berlaku dan pelanggarannya bisa sampai dibawa ke tindakan legal, baik dikenakan untuk host maupun tamu.

" Larangan acara dan pesta merupakan tindakan krusial untuk mengedepankan kesehatan publik," ucap pihak Airbnb dalam sebuah keterangan resmi.

Sumber: Liputan6.com

4 dari 4 halaman

Begini Penampakannya:

Beri Komentar