Beli Sekantong Telur Penyu Lupa Dimakan, Tahu-Tahu Sudah Menetas

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 6 Juli 2020 09:33
Beli Sekantong Telur Penyu Lupa Dimakan, Tahu-Tahu Sudah Menetas
Meskipun tidak jelas dalam kondisi apa telur disimpan, lingkungan itu terbukti menjadi lingkungan yang kondusif bagi beberapa telur untuk menetas.

Dream - Penyu merupakan salah satu fauna yang dilindungi di Indonesia, tak terkecuali di negeri tetangga, Malaysia. Penyu di negara serumpun itu dilindungi karena keberadaaannya sudah terancam punah.

Namun, masih ada saja oknum yang memperjualbelikan penyu di pasar bebas. Sebuah kejadian tak terduga telah terjadi di Malaysia.

Dalam sebuah Tweet yang diunggah oleh Dr Chen Pelf Nyok (@pelf81), ia mengungkap salah satu warganya membeli sekantong telur penyu untuk dijadikan menu makanan pada bulan Ramadhan lalu.

Saat sudah disimpan di rumah, orang tersebut ternyata lupa untuk mengonsumsinya. 

Tanpa penjelasan bagaimana kondisi maupun lingkungan tempat penyimpanannya, beberapa telur penyu tersebut ternyata menetas.

1 dari 7 halaman

Setelah menetas, ketiga penyu tersebut langsung diserahkan kepada Dr Chen yang mendirikan Lembaga Konservasi Penyu Malaysia.

" Penyu dapat menetas dan bertahan hidup jika kita memberi mereka kesempatan," jelas Dr Chen dalam cuitannya, dengan foto-foto ya

 Dr Chen© Twitter @pelf81

 

2 dari 7 halaman

Meski saat ini baik di Indonesia dan Malaysia sudah tidak memperbolehkan publik untuk menyentuh dan memelihara penyu, namun masih banyak oknum yang melakukan jual-beli telur penyu untuk di pasaran.

 Penyu© World of Buzz

(Sah, Sumber: Worldofbuzz)

3 dari 7 halaman

Keren! Pemandangan Spektakuler Ribuan Penyu Hijau Terekam Kamera

Dream – Menggunakan teknologi Drone para ilmuwan sukses mengabadikan gambar yang jelas dari 64 ribu koloni Penyu Hijau di lautan. Alam memang mengagumkan, dari drone tampak lumba-lumba, gelombang lautan, tumbuhan laut, penyu hijau dan berbagai jenis pemandangan lautan dari atas yang menakjubkan.

Penyu hijau juga tak luput dari rekaman gambar dari atas lautan ini sehingga Nampak puluhan ribu penyu hijau sedang berenang di laut.

Melansir dari Bored Panda, Pemerintah Queensland akhir-akhir ini mengunggah di akun twitter Queensland Environment tentang ribuan penyu hijau yang bersarang di lepas pantai Pulau Raine.

Menurut akun twitter tersebut, ini merupakan salah satu pemandangan paling spektakuler yang pernah disaksikan.

4 dari 7 halaman

Pemandangan spektakuler ini tentu saja membuat para peneliti berjuang untuk menyimpulkan jumlah populasi penyu hijau secara akurat hingga sekarang.

Pada akhir tahun 2019 silam, para peneliti memanfaatkan teknologi drone untuk melakukan beberapa penelitian populasi di Raine Island, sebuah karang koral vegetasi seluas 32 hektar. Lokasi ini tepatnya berada di tepi luar Great Barrier Reef dan sekitar 620 Km dari barat laut Cairns, Queensland, Australia.

Rekaman yang berhasil tertangkap oleh para ilmuwan itu menunjukkan sekitar 64 ribu penyu laut hijau yang bersarang di penangkaran Raine. Penyu-penyu tersebut tinggal menunggu hari dimana mereka akan datang ke daratan untuk bertelur, atau bahkan sudah ada yang ke daratan untuk bertelur.

Selain berhasil merekam gambar, pemerintah Queensland pun juga merekam sebuah video dan mempostingnya di twiter yang menunjukkan sejumlah besar penyu hijau laut di Pulau Raine.

 

 

5 dari 7 halaman

Bagian dari Proyek Pemulihan Habitat

Penangkaran yang sukses ini merupakan bagian dari proyek pemulihan pulau Raine. tujuannya adalah untuk melindungi serta memulihkan habitat di pulau Raine.

Perlu diketahui, penyu hijau merupakan spesies yang terancam punah karena banyaknya kasus perburuan illegal tanpa henti. Selain itu juga punah akibat dari pemanenan telur penyu hijau, serangan kapal nelayan, polusi air laut, hingga hilangnya habitat penyu hijau.

Sehingga para ilmuwan beserta pemerintah berusaha memulihkan kondisi tersebut dalam sebuah proyek pemulihan besar. Selain itu mereka juga bakalan mengawasi populasi penyu hijau dengan harapan spesies tersebut dapat bertahan hidup dan berkembang.

Dokter Andrew Dunstan dari Departemen Lingkungan dan Ilmu Pengetahuan Queensland mengatakan metode penelitian populasi sebelumnya menggunakan cara dengan menandai garis putih di kulit penyu hijau ketika mereka bersarang di pantai. Garis putih ini Digambar dengan cat yang tidak bisa hilang beberapa hari dan juga tidak beracun.

6 dari 7 halaman

Identifikasi Jumlah Penyu Dengan Rekaman Drone

Berdasarkan identifikasi dari rekaman drone tersebut, para peneliti memperkirakan jumlah penyu hijau di lepas pantai pulau Raine sebanyak 64 ribu ekor.

Andrew menambahkan, pihaknya menghitung penyu-penyu hijau tersbeut dengan menaiki sabuah perahu kecil, dan menghitung penyu yang dicat dan yang tidak dicat. Tetapi mata mereka seringkali hanya tertuju pada penyu yang bergaris putih di tempurungnya saja. Sehingga jumlah akhir dari proses penghitungan ini menjadi bias dan kurang akurat.

Proses hitung dengan sebuah perahu ini menjadi sangat sulit, belum lagi ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Akhirnya, para peneliti sepakat menggunakan drone untuk hasil yang lebih akurat sehingga data dapat disimpan secara permanen.

Rekaman drone segera dianalisis di laboratorium. Dan para peneliti pun memperkirakan berdasarkan rekaman video drone bahwa ada sekitar 64 ribu penyu hijau smenunggu untuk bersarang di pulau Raine. Sebab pulau inilah yang menjadi salah satu lokasi bersarang para penyu untuk bertelur.

7 dari 7 halaman

Agregasi Penyu Hijau Terbesar di Dunia

Dengan menggunakan metode Drone, para ilmuwan dapat membandingkan jumlah saat ini dengan jumlah pengamat, dan menyimpulkan bahwa jumlah di masa lalu dianggap salah dengan tingkat kesalahan 1,73.

Selain itu peningkatan akurasi penghitungan saat ini dapat dilakukan jauh lebih cepat, efektif dan efisien. Tempat bersarang penyu-penyu di Raine dianggap sebagai agregasi penyu hijau terbesar di dunia, sehingga fenomena ini merupakan pemandangan spektakuler yang jarang disaksikan orang. Hingga saat ini populasi penyu akan dihitung dengan menggunakan drone supaya hasil lebih akurat.

Beri Komentar