Berlian Terbesar dalam 100 Tahun Terakhir Ditemukan

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 20 November 2015 11:31
Berlian Terbesar dalam 100 Tahun Terakhir Ditemukan
Berlian ini merupakan yang terbesar kedua yang pernah ditemukan.

Dream - Sebuah batu berlian yang diklaim memiliki kualitas terbesar di dunia berhasil ditemukan. Dengan kadar 1.111 karat, berlian ini baru ditemukan kembali setelah 100 tahun.

Temuan berlian ini tak hanya membuat perusahaan terkejut. Saham, Lucara, perusahaan tambang pemilik berlian itu juga meroket sampai 32 persen. Valuasi Lucara bahkan naik menjadi US$ 150 juta.

" Penemuan penting dari batu mulia dengan kualitas lebih dari 1.000 karat, terbesar dalam satu dekade terakhir, dan penemuan batu berkualitas tinggi lainnya.... Tak ada kata yang bisa menggambarkannya," ujar CEO lucara, William Lamb dalam pernyataan seperti dikutip laman money.cnn.com, Jumat, 19 November 2015.

Batu berlian terbesar kedua di dunia itu ditemukan pada Senin lalu. Pihak perusahaan belum memutuskan kapan dan bagaimana akan menjual berlian itu ke pasar.

Perusahaan juga belum bisa menaksir nilai dari batu yang memiliki ukuran 65 mm x 56 mm x 44 mm dan terbesar yang pernah ditemukan di Botswana.

" Masih terlalu dini. Kami harus mencari cara terbaik untuk mendapatkan nilai maksium dari batu ini," kata Lamb seraya mengatakan sudah banyak pembeli potensial yang mau membeli batu tersebut.

Saking besarnya, Lucara kemungkinan akan membawa batu tersebut ke perusahaan penakar di Antwerp Belgia.

Selain batu berkadar 1.111 karat itu, Lucara juga menemukan dua berlian lainnya dengan kadar yang cukup besar. Masing-masing diperkirakan berkadar 813 karat dan 374 karat.

" Ini strategi terbaik untuk menjual ketiga berlian ini di pasar," katanya.

Tak hanya mencetak sejarah, penemuan berlian ini mengubah kekayaan dari perusahaan Kanada ini. Sahamnya yang tercatat di bursa Stockholm dan Toronto sebelumnya telah jatuh hingga 26 persen.

Kenaikan harga saham pada Jumat lalu telah menghapus semua koreksi harga saham tersebut.

Lucara mengungkapkan, batu berlian itu ditemukan di areal tambang Karowe di sebelum utara negara Afrika, Botswana. Tambang ini sudah beroperasi sejak 2012.

Berlian terberat yang pernah ditemukan sepanjang sejarah dunia memiliki kadar 3.106 karat. Berlian bernama Cullinan Diamond ini ditemukan di Afrika Selatan pada 1905.

Salah satu potongan berlian itu yang diberi nama First Star of Africa terdapat dalam mahkota kerajaan Inggris. (Ism) 

1 dari 5 halaman

Mayat Berubah Jadi Berlian

Dream - Perusahaan pelayanan pemakaman di Australia Selatan menawarkan cara baru dalam mengenang anggota keluarga yang telah meninggal.

Perusahaan bernama In Memorium Productions yang dipimpin Bill Yeo mengklaim, bisa membuat berlian dari rambut atau abu kremasi orang yang meninggal untuk dijadikan sebagai perhiasan.

Dikutip Dream dari abc.net.au, Kamis 16 April 2015, sampel rambut atau abu anggota keluarga yang meninggal akan dikirim ke laboratorium di Finlandia untuk diproses menjadi berlian.

Karbon yang diekstrak dari sampel tersebut dicampur dengan karbon generik untuk mendapatkan ukuran berlian yang diminta.

Proses pembuatan berlian unik ini memakan waktu 90 sampai 120 hari. Yeo mengatakan perusahaannya baru saja menyelesaikan pesanan pertama sejak layanan ini ditawarkan, berupa dua berlian dari abu seorang wanita Australia Barat untuk suami dan anaknya.

Untuk membuat sebuah berlian dibutuhkan antara 100 hingga 200 gram abu jenazah. Sementara sisanya bisa digunakan keluarga untuk melakukan prosesi tabur abu atau ditaruh di dalam guci.

Saat ini, masyarakat sudah mulai banyak yang memesan berlian kenangan ini dan memasukkannya dalam rencana pemakaman mereka, kata Yeo.

Untuk biaya pembuatan berlian kenangan ini tergantung pada ukuran yang diminta. Normalnya, biaya pembuatan berlian kenangan ini antara AU$ 1.000 (Rp 9,8 juta) sampai lebih dari AU$ 22.000 (Rp 216 juta) untuk berlian dua karat.

" Layanan ini memang bukan untuk semua orang, tapi untuk mereka yang suka dengan ide dan konsep unik untuk mengenang orang yang meninggal. Berlian ini sangat berharga bagi mereka," kata Yeo.

Yeo mengatakan, sejak menawarkan layanan ini kepada direktur pemakaman pada awal tahun lalu, sekira 80 persen dari permintaan berasal dari keluarga yang ingin membuat batu berlian dari orang yang mereka cintai.

Layanan ini ternyata juga menarik minat dari mereka yang ditinggal hewan peliharaan kesayangan. Sekitar 20 persen dari permintaan berasal dari para pemilik hewan peliharaan yang ingin membuat kenang-kenangan.

" Saya sudah menerima pesanan dari seorang wanita yang ingin memiliki kenangan darin anjing kesayangannya."

Yeo sebenarnya tidak terpikir untuk membuat berlian dari abu hewan peliharaan. Tapi hal itu dirasa Yeo masuk akal karena beberapa orang tertentu ingin memiliki kenangan dari mereka yang sudah meninggal, dan berlian kenangan ini adalah salah satu caranya. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Berlian Seukuran Bumi Mengambang di Angkasa

Dream - Berlian adalah salah satu batu mulia yang menjadi pujaan manusia selama ribuan tahun. Batu yang sering disebut " batu besar" , berbentuk kristal tersebut adalah endapan karbon yang digali dari tanah dan menjadi indah begitu berada di tangan pemahat perhiasan.

Jika Anda berpikir " batu besar" itu akan mengesankan bagi pasangan Anda, sebaiknya Anda mencari cara untuk pergi mendapatkan bintang kerdil putih yang baru ditemukan itu. Bintang itu oleh para ahli astronomi disebut sebagai " berlian seukuran Bumi di ruang angkasa."

Melansir laman Cnet, Rabu 25 Juni 2014, para ilmuwan di National Radio Astronomy Observatory melacak sebuah bintang yang sangat dingin dan redup. Begitu dinginnya hingga karbon yang melingkupinya mengkristal, itulah kenapa disebut berlian seukuran Bumi di ruang angkasa. Bintang itu pertama kali terlihat ketika para ahli astronom mencari pulsar pendampingnya yang bernama PSR J2222-0137.

Bintang kerdil putih itu mungkin menjadi salah satu bintang yang paling dingin yang pernah diamati. Para astronom menghitung temperaturnya hanya 3.000 derajat Kelvin atau sekitar 5.000 derajat Fahrenheit. Kedengarannya cukup panas bagi penduduk Bumi, tetapi sebenarnya suhunya sedingin es kutub jika bicara temperatur bintang itu sendiri.

" Ini adalah objek yang benar-benar luar biasa. Hal-hal ini ada di luar sana, tetapi karena mereka begitu redup mereka sangat sulit untuk ditemukan," kata David Kaplan, seorang profesor di University of Wisconsin-Milwaukee dan salah satu penulis makalah tentang bintang di jurnal The Astrophysical Journal.

Setelah beberapa tahun mengamati, para peneliti menyimpulkan bahwa pulsar dan bintang putih itu terletak sekitar 900 tahun cahaya dari Bumi, dekat konstelasi Aquarius.

3 dari 5 halaman

Si Ayah Belikan Putri Kecilnya Berlian Rp 655 Miliar

Dream - Sebuah berlian biru berukuran sangat besar terjual US$ 48,5 juta di sebuah lelang di Swiss pada Rabu kemarin. Hasil penjualan tersebut merupakan rekor tertinggi dalam sejarah lelang permata.

Rumah lelang Sotheby di Jenewa mengatakan, berlian bernama Blue Moon itu dibeli oleh taipan Hong Kong untuk putrinya yang berusia tujuh tahun.

Berlian 12,03 karat berbentuk cincin tersebut dikatakan sebagai salah satu berlian biru mewah terbesar dan menjadi ikon utama di ruang lelang perhiasan Sotheby.

Sebelum terjual US$ 48,5 juta, Blue Moon diprediksi akan laku sekitar US$ 33,9 juta hingga US$ 53,8 juta.

Harga Blue Moon, memecahkan puncak rekor sebelumnya yang dipegang Graff Pink selama lima tahun yang terjual US$ 46,2 juta, kata Sotheby.

Berlian biru ini juga memecahkan rekor baru lebih dari US$ 4 juta per karatnya, yang tertinggi sepanjang penjualan perhiasan mewah yang totalnya mencapai sekitar US$ 140 juta.

Pada akun Twitter-nya, Sotheby mengatakan permata ini dibeli oleh seorang kolektor pribadi Hong Kong dan segera berganti nama menjadi 'The Blue Moon from Josephine'.

Nama itu hampir mirip dengan salah satu nama yang diberikan kepada sebuah cincin berlian pink yang dijual seharga US$ 28,5 juta di Christie di Geneva, sehari sebelumnya: 'Sweet Josephine. "

Rumah lelang tidak merinci pembeli secara detail tetapi hanya menyebutkan miliarder Hong Kong bernama Joseph Lau.

" Ya, dua berlian dibeli oleh Joseph Lau," kata juru bicara kantor Lau pada Kamis sebelum menutup telepon tanpa menyebutkan dirinya.

Di lelang Sotheby 2009, Lau membeli berlian biru 7,03 karat lainnya, dengan harga US$ 9,5 juta. " Star of Josephine" . Permata itu dilaporkan dinamai Star of Josephine untuk yang diambil dari nama putrinya yang bungsu berusia putri tujuh tahun.

Lau adalah pengembang properti dengan kekayaan diperkirakan oleh Forbes mencapai US$ 9,8 miliar. Tahun lalu ia dihukum di pengadilan atas tuduhan korupsi di Macau dan dijatuhi hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Tapi Lau, yang tidak menghadiri persidangan, tetap bebas dengan menghindari perjalanan ke bekas koloni Portugis itu. Macau memang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong. Kedua kota secara khusus diberikan daerah Cina.

Blue Moon dibuat dari berlian 29,6 karat yang ditemukan tahun lalu di Tambang Cullinan di Afrika Selatan. Tambang Cullinan juga menghasilkan berlian biru Star of Africa 530 karat yang merupakan bagian dari permata mahkota Inggris dan permata Blue Heart yang ditemukan pada 1908 yang kini tersimpan di Smithsonian Institution, Washington D.C.

(Sumber: Emirates 24/7)

4 dari 5 halaman

Di Tempat Ini Pengunjung Bebas Berburu Berlian Sepuasnya

Dream - The Crater of Diamonds State Park di Murfreesboro, Arkansas, Amerika Serikat merupakan satu-satunya tambang berlian di dunia yang terbuka untuk umum.

Di tempat ini, pengunjung bebas berburu 'harta karun'. Mereka bisa memiliki berlian-berlian yang mereka temukan.

Dilansir dari laman Oddity Central, Kamis 27 Agustus 2015, menurut pengelola kawasan tersebut, lebih dari 600 berlian berbagai warna dan nilai ditemukan pengunjung setiap tahunnya.

Hingga kini diperkirakan sudah lebih dari 75.000 berlian dihasilkan tempat ini sejak tambang ditemukan dan digali pada tahun 1906. Sembilan belas ribu berlian di antaranya ditemukan sejak kawasan ini diresmikan menjadi Taman Negara pada tahun 1972.

Para ilmuwan percaya, berlian-berlian yang ada di tempat ini terbentuk sejak 3 miliar tahun lalu, 60 sampai 100 mil di bawah permukaan bumi.

Keberadaan berlian di kawasan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1906 oleh seorang petani bernama John Huddlestone. Suatu hari ia menemukan dua butiran berkilau di tanah. Setelah ia memeriksa lebih dekat, ternyata benda tersebut adalah berlian.

Awalnya kawasan ini merupakan milik pihak swasta. Namun sejak tahun 1972, 'taman berlian' ini resmi dimiliki negara dan dibuka untuk umum.

Kini, taman ini dikunjungi oleh ratusan ribu 'penambang amatir' setiap tahun. Masyarakat berbondong-bondong menggali berbagai sudut tempat ini.

Kebanyakan dari mereka hanya memanfaatkan alat seadanya seperti 'saringan' untuk memisahkan berlian dengan tanah. Beberapa di antaranya bahkan hanya menggunakan jari-jari mereka.

Upaya penggalian mereka pun berbuah manis selama bertahun-tahun. Berbagai jenis berlian bernilai tinggi ditemukan di tempat ini, seperti berlian 40 karat berjuluk 'Uncle Sam', yang disebut-sebut sebagai berlian terbesar yang pernah ditemukan di Amerika Serikat.

Adapula Berlian 34 karat yang diberi nama 'Star Murfreesboro', 15 karat 'Star of Arkansas', 16 karat 'Amarillo Starlight, dan berlian 8 karat yang dijuluki 'Star of Shreveport'.

Beberapa pengunjung bahkan sering menemukan tiga sampai lima karat berlian bernilai ribuan dolar.

5 dari 5 halaman

Suami Tinggal di Kolong Jembatan Demi Berlian Buat Istri

Dream - Seorang pria di Chongqing, Tiongkok, menorehkan sebuah kisah romantis. Diketahui bernama Xiong, pria ini rela tinggal di bawah jembatan agar bisa menabung demi membeli kalung emas dan cincin berlian untuk istrinya.

Awalnya, Xiong sempat tinggal di perumahan yang dibiayai pemerintah setempat. Tetapi, dia memutuskan untuk pindah agar menghemat uang karena tidak mengeluarkan biaya tinggal.

" Tinggal di sini, saya bisa menabung sekitar lima yuan (setara Rp 11.000) setiap hari dan saya ingin membeli kalung emas juga cincin berlian di toko perhiasan di pusat perbelanjaan, seperti kebanyakan orang kota," ujar Xiang, dikutip Dream dari shanghaiist.com, Senin, 31 Agustus 2015.

Setiap hari, Xiong menjalani profesi sebagai pengepul barang bekas. Dia menyortir semua barang bekas yang telah dikumpulkan, menyimpan di dekat tendanya, kemudian menjualnya.

Sementara istrinya tinggal di desa dan beternak kecil-kecilan. Alhasil, Xiong terpisah cukup jauh dengan istri tercintanya.

" Istri saya usianya lebih dari 60 tahun. Saya mengumpulkan barang bekas untuk uang tambahan sementara istri saya beternak di kota kelahiran kami. Saya ingin membahagiakan dia dengan mengirim hadiah untuk menunjukkan kepada dia saya telah menikah dengan orang yang tidak salah," ungkap Xiong.

 

Beri Komentar