Biadab! Pasien Covid-19 Lansia Lecehkan Perawat

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 14 Oktober 2020 18:13
Biadab! Pasien Covid-19 Lansia Lecehkan Perawat
Diyakini telah dilecehkan oleh pria berusia 60 tahun

Dream - Seorang perawat dilecehkan secara seksual oleh pria lanjut usia pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Malaka, Malaysia, Sabtu 10 Oktober 2020 lalu.

Perawat 29 tahun itu, diyakini telah dilecehkan oleh pria berusia 60 tahun saat ia sedang berjaga di Intensive Care Unit (ICU) pukul 05.45 sore.

Dilansir dari World of Buzz, menurut Harian Metro, lansian tersebut menlontarkan kata-kata tidak senonoh kepada perawat yang merawatnya. Perawat tersebut langsung melapor ke Polsek Melaka Tengah di hari yang sama.

1 dari 3 halaman

Lebih lanjut, pada 12 Oktober 2020, salinan laporan polisi terkait insiden tersebut mulai tersebar di media sosial.

Dalam laporan polisi, korban mengatakan bahwa ia sedang merawat pasien dan mengambil darahnya di ruang ICU. Setelahnya, pelaku mulai mengucapkan kata tidak senonoh yang mengejutkan dirinya.

Ilustrasi Tempat Kejadian© World of Buzz

2 dari 3 halaman

Kronologi Kejadian

Pada awalnya, pria lansia itu sedang menerima telepon dari seorang wanita yang diyakini istrinya dan melakukan panggilan menggunakan mode speaker.

Berdasarkan percakapan tersebut, penelepon menanyakan apa yang ia lakukan, kemudian pria lansian tersebut menjawab dengan kalimat tidak pantas.

Kata-katanya tersebut membuat sang perawat panik, karena ia dalam kondisi sendirian di kamar bersama pasien lansia itu.

Selanjutnya, pelaku mengakhiri panggilan, lalu ia meminta sang perawat melihat ukuran baru dari kateter urin dan meminta perawat untuk memasangkannya.

Takut dengan permintaannya dan kata-kata senonoh yang dilontarkan sebelumnya, perawat menolak apa yang diminta dan menyuruhnya memasang kateter sendiri.

3 dari 3 halaman

Melapor

Setelah kejadian itu, perawat langsung pergi dari ruang ICU dan melapor pada otoritas rumah sakit untuk membuat laporan polisi.

Rumah Sakit© World of Buzz

Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Negara Asisten Komisaris Mohd Nor Yhazid Idris membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar