Ibu dan Pacar Senang-Senang, Bocah 2 Tahun Dibiarkan Kelaparan Sampai Meninggal

Reporter : Sugiono
Jumat, 17 Januari 2020 14:49
Ibu dan Pacar Senang-Senang, Bocah 2 Tahun Dibiarkan Kelaparan Sampai Meninggal
Setiap kali 'membuat masalah' bocah malang itu dimasukkan ke kamar mandi.

Dream - Sungguh kejam perlakuan pasangan Lin dan Xiao kepada anak mereka. Pasangan tersebut sengaja membuat anak mereka kelaparan sampai meninggal dunia.

Pasangan ini mengunci anak mereka yang berusia dua tahun di dalam kamar mandi selama tiga hari. Tak sampai di situ saja. Mereka sama sekali tak memberi makan anak yang tak berdosa tersebut.

Menurut Sin Chew Daily, Lin tidak ada selama Xiao bersama putra mereka di rumah. Merasa jengkel karena anaknya sering rewel, Xiao menguncinya di kamar mandi.

Saat Lin pulang ke rumah tiga hari kemudian, dia melihat anaknya sudah tidak bernyawa karena tidak makan selama tiga hari.

Badannya yang terkulai dekat kakus tampak kurus karena tidak makan tiga hari. Tubuhnya juga sudah dipenuh dengan kotoran dan air kencing.

1 dari 4 halaman

Mengidap Gangguan Mental Ringan

Ketika petugas medis dan Pemadam Kebakaran Kota Taipei, Taiwan, datang ke lokasi, mereka menemukan anak itu penuh luka trauma di tubuhnya.

Anak itu sangat kurus dengan berat badan hanya 5,7 kilogram. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan dia tidak makan selama lebih dari seminggu.

Ketika polisi melakukan penyelidikan pada 2018, diketahui bahwa Lin, yang bekerja sebagai staf hotel, mengidap gangguan mental ringan.

2 dari 4 halaman

Pindah ke Taipei, Awal Mimpi Buruk

Saat melahirkan anaknya, Lin dirawat oleh kerabat dan teman-temannya. Namun mereka berhenti pada bulan Agustus di tahun yang sama.

Bersama saudara lelakinya, Lin dipaksa pindah ke Taipei. Dia bekerja di hotel untuk membiayai kehidupan bersama anaknya.

Lin dan saudaranya akan mengunci anak malang itu di kamar mandi setiap kali dia menangis. Namun sebelumnya mereka akan memukuli anak itu.

3 dari 4 halaman

Penganiayaan Terus Berlanjut

Pada bulan September di tahun yang sama, Lin bertemu Xiao secara online dan mengundangnya untuk tinggal bersama saudaranya di kamar sewaan berukuran sempit.

Selama tinggal bersama, Lin dan Xiao akan melemparkan sisa-sisa roti kepada anak itu setiap kali dia menginginkan makanan!

Parahnya lagi, setiap kali anak itu membuat keributan, Lin akan 'menanganinya'dengan memasukannya ke kamar mandi.

Ketiga orang dewasa tersebut terus menerus menganiaya korban sampai mereka meninggalkan kamar sewaan pada bulan Oktober.

4 dari 4 halaman

Didakwa Penelantaran dan Kematian

Di pengadilan, jaksa mendakwa Lin telah menelantarkan anaknya untuk waktu yang lama tanpa memberikan makanan, perawatan atau bantuan yang layak.

Sementara Xiao, yang mengetahui situasi yang sebenarnya tetapi tidak melakukan apa pun untuk membantu. Dia hanya sibuk dengan Lin setiap hari, menghabiskan uang mereka bersenang-senang.

Lin dan Xiao saat ini sedang menjalani persidangan di Kantor Kejaksaan Distrik Taipei atas kasus penelantaran dan kematian seorang anak akibat kelalaian.

(Sah, Sumber: World of Buzz)

Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam