Bocah 7 Tahun Alami Kecelakaan Fatal Usai Duduk di Atas Lubang Air Mancur

Reporter : Idho Rahaldi
Minggu, 8 September 2019 09:01
Bocah 7 Tahun Alami Kecelakaan Fatal Usai Duduk di Atas Lubang Air Mancur
Orang tua perlu mengawasi anak-anak dalam bermain sekalipun apa yang dilakukannya terlihat tak berbahaya

Dream - Satu momen paling menyenangkan para bocah adalah saat mereka diizinkan bermain air bagi. Meski sekilas terlihat aman, ternyata perminan air menyimpan bahaya yang tak terduga. Bahkan bisa berakibat fatal. 

Orang tua memang tak boleh lengah saat anak sedang bermain air. Dengan sifat penasaran mereka yang sangat besar, tak jarang cara bermiain mereka justru jalan menuju kecelakaan yang tak diinginkan siapapun.

Peristiwa memprihatinkan inilah yang dialami bocah 7 tahun asal China. 

Melansir World Of Buzz, bocah yang berasal dari Fuzhou, Jiangxi, China itu terluka parah saat bermain air mancur.

Permainan yang terlihat aman itu telah membuatnya terluka sangat parah. Air mancur yang mengalir deras menusuk anus bocah itu hingga melukai ususnya.

1 dari 5 halaman

Jongkok di Tempat Keluarnya Air

Peristiwa itu bermula saat bocah lelaki dan neneknya yang bermarga Wang pergi menonton pertunjukan air mancur serta musik di sebuah taman pada 28 Mei lalu.

Wang sengaja mengajak cucunya agar bocah itu bisa bersenang-senang dengan bermain air.

 Air Mancur

Masalah dimulai ketika bocah itu jongkok persis di atas tempat keluarnya air mancur.

Saat sedang jongkok, tak lama kemudian air keluar dari lubang dengan tekanan tinggi dan langsung mengenai bokong bocah itu. Seketika ia teriak kesakitan.

2 dari 5 halaman

Gunakan Kantung Kolostomi

Bersama sang nenek, bocah itu pun segera dilarikan ke rumah sakit. Menurut dokter, usus bocah itu terluka parah dan otot-otot di sektarnya banyak yang rusak.

" Tekanannya mungkin sangat kuat sehingga air menembus anusnya dan melukai ususnya," Ucap dokter menjelaskan.

Para dokter juga mengatakan jika anak itu harus memasang kantong kolostomi  untuk mengambil kotoran anak itu.

 Bocah

Meskipun bocah itu diharapkan bisa pulih sepenuhnya, namun ia terlihat trauma dan sangat pendiam sejak kejadian itu.

3 dari 5 halaman

Ikan Kesayangan Mati di Dekapan Tangan Si Bocah, Terharu Dengar Alasannya

Dream - Kasih sayang yang ditunjukan seorang anak kecil memang sangat tulus. Mereka akan mencurahkan perhatian sebesar mungkin pada barang atau hewan peliharaa kesayangan.

Saking cintanya, para bocah ini tidak sadar telah membawa tragdi bagi hewan peliharaannya. 

Tingkah polos inilah yang ditunjukan Everett Hamlin yang baru saja memiliki seekor ikan. Rasa sayang benar-benar ditunjukkan Everet untuk ikan yang diberi nama Nemo tersebut.

Bocah berumur 4 tahun yang hendak tidur itu naik ke atas meja dan mengambil Nemo dari dalam akuarium. Setelah itu, Everett segera tidur sambil memegang Nemo di tangannya.

Beberapa saat kemudian, ibunya, Tori, datang untuk memeriksa putranya yang sedang tidur.

Tori seketika terkejut saat melihat Nemo sudah tidak bernyawa di genggaman Everett.

Ketika dibangunkan, Everett benar-benar sedih melihat ikan emas kesayangannya telah mati.

4 dari 5 halaman

Hanya Ingin Membelainya

Kepada orang tuanya, Everett mengatakan bahwa dia hanya ingin membelai Nemo. Everett tidak mengerti jika Nemo tidak bisa bertahan hidup jika sudah dikeluarkan dari akuarium.

" Awalnya saya kaget, tetapi kemudian ketika dia berkata dia hanya ingin membelainya saya berpikir 'Ya Tuhan, itu sangat mengharukan'," kata Tori.

Tori menyadari bahwa putranya itu tidak tahu apa yang sudah dilakukannya. Tori malah mengaku terkejut karena Everett bisa menangkap Nemo.

" Saat dia bilang hanya ingin membelainya, kami pun mencoba memberi pemahaman bahwa itu akan membunuh Nemo. Ikan tidak bisa hidup tanpa air," ujar wanita dari Bonaire, Georgia, Amerika Serikat ini.

5 dari 5 halaman

Janji Tak Mau Menyentuh Ikan Lagi

Saat ibunya memberi penjelasan lagi keesokan paginya, Everett minta dibelikan ikan yang baru.

Tapi kali ini dia berjanji tidak akan menyentuh ikan di akuarium. Dia mengatakan hanya akan menyentuh ikan yang dipancing oleh ayahnya.

Tori ingin putranya itu mendapat pelajaran dari kesalahan yang sudah dilakukannya.  Karena itu bagian dari tumbuh kembang anak.

" Terkadang mereka harus membuat kesalahan agar bisa belajar dari kesalahan tersebut. Itu bagian dari perkembanganya," kata Tori.

Sejak kematian Nemo, Everett mendapat banyak tawaran untuk membeli ikan baru.

Namun, Tori mengajarkan agar Everett tidak mengambil tawaran tersebut. Dia ingin putranya membeli ikan dari uang yang dia berikan.

" Kami mengajaknya ke toko hewan dan dia memilih ikan emasnya sendiri. Dia berjanji tidak akan menyentuh ikan tersebut," pungkas Tori.

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo