Bikin Gemas! Bocah 9 Tahun Lamar Kerja Perangi Alien di NASA

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 8 Agustus 2017 18:15
Bikin Gemas! Bocah 9 Tahun Lamar Kerja Perangi Alien di NASA
Yang bikin kagum, lamaran itu dijawab manajemen NASA.

Dream - Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat, NASA, kerap mendapat lamaran pekerjaan. Salah satu lamaran pekerjaan yang unik datang dari seorang bocah kelas empat sekolah dasar, asal New Jersey, Amerika Serikat bernama Jack Davis, 9 tahun.

Jack melamar pekerjaan sebagai agen pelindung luar angkasa.

Dengan kepercayaan diri, Jack mengatakan bahwa," Kakakku mengatakan aku adalah alien." Dia menambahkan, " Aku sangat muda, sehingga aku dapat berpikir layanya seorang alien."

Berikut surat lamaran Jack, yang dikutip dari The Guardian,

" Yang terhormat NASA,

" Nama saya Jack Davis dan saya ingin melamar pekerjaan petugas pelindung planet ini. Saya mungkin baru berusia sembilan tahun, namun saya berpikir saya cocok untuk pekerjaan itu.

" Salah satu alasannya, kakak perempuan saya mengatakan bahwa saya adalah alien, saya telah melihat hampir semua film alien dan luar angkasa.

" Saya juga pernah melihat acara 'Marvel Agents of Shield' dan berharap bisa melihat film 'Men In Black'.

" Saya masih muda sehingga bisa belajar berpikir seperti alien."

Dia menandatangani surat itu dengan nama " Jack Davis, Guardian of the Galaxy."

Uniknya, Direktur Planetarium JIm Green, membalas surat Jack. Dia menulis, " Di NASA, kami senang mengajar anak-anak tentang ruang angkasa dan mengilhami mereka untuk menjadi generasi penjelajah berikutnya.

" Anggap itu sebagai bantuan gravitasi- dorongan yang bisa mengubah hidup seseorang secara positif dan selamanya, dan jejak kita berada di alam semesta."

 

1 dari 1 halaman

Nasib Apes Pancari Kerja Bernama Saddam Husein

Dream - Pria asal kota Jamshedpur, India, merasa frustasi karena kesulitan mencari kerja. Padahal, dia lulusan salah satu perguruan tinggi beken negeri itu, Universitas Noorul Islam Tamil Nadu.

Bukan karena indeks prestasi buruk. Pemuda itu tak kunjung mendapat pekerjaan karena perkara nama. Sang kakek memberinya nama sama dengan mantan pemimpin Irak yang digantung karena dinyatakan melakukan kejahatan, Saddam Hussein.

Pemuda bernama Saddam Hussein itu lulus sebagai insinyur kelautan dua tahun lalu. Sejak lulus itu, dia terus mengirim lamaran kerja ke berbagai perusahaan. Terhitung sudah 40 kali dia melayangkan lamaran, tapi tak satu pun yang meliriknya.

Saddam Hussein justru merasa nama itu menjadi beban hidup. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk mengajukan permohonan pengubahan nama ke pengadilan. Upaya itu berhasil, kini namanya menjadi Sajid.

" Orang-orang takut mempekerjakan saya, mereka khawatir akan menghadapi masalah dengan petugas imigrasi di perbatasan," kata Sajid.

Meski demikian, persoalan Sajid belum benar-benar selesai. Penyebabnya, seluruh ijazah pendidikan yang dia miliki masih menggunakan nama Saddam Hussein.

Sajid kini tengah menunggu sidang pada 5 Mei mendatang. Sidang tersebut akan memutuskan apakah nama lamanya bisa diubah berikut yang tercantum pada ijazahnya.

Sumber: Alarabiya.net

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik