Buka Laptop Nenek, Cucu Ngakak Lihat Kata Pencarian Google

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 15 Juni 2016 17:19
Buka Laptop Nenek, Cucu Ngakak Lihat Kata Pencarian Google
Tapi setidaknya si nenek memberikan dua pelajaran penting.

Dream - Seorang cucu tak bisa berhenti tertawa saat membuka laptop neneknya. Dia bahkan terpingkal-pingkal dengan kata pencarian sang nenek di situs Google.

Mengutip laman mirror.co.uk, Rabu, 15 Juni 2016, cerita ini bermula saat sang cucu mengunggah foto hasil browsing sang nenek ke akun Twitternya @Push10Ben.

 

Tapi setidaknya, sang nenek itu mengajarkan untuk menjadi seorang yang sopan. Dia mengajarakan dua hal pada generasi muda yaitu tetap mengucapkan `tolong` dan `terima kasih`

Unggahan pemilik akun Ben John ini langsung menjadi viral. Foto hasil googling saat ini telah di-retweet sampai 6.900 kali.

Ben John juga berupaya bertanya kepada sang nenek mengapa membuat pertanyaaan tersebut. Dan dia mengatakan, " Hanya mengira memang begitu normanya."

Tak pelak, banyak netizen yang tersentuh hatinya dengan unggahan tersebut.

1 dari 3 halaman

Dibeli Murah, Ini Kisah Pemilik Semenit Domain Google.com

Dream - Gara-gara kesalahan sistem perusahaan mesin pencari raksasa, Google, seorang mahasiswa berhasil membeli nama domain Google.com. Hanya bermodal US$ 12 atau Rp 164 ribu, pria ini sempat menjadi pemilik domain itu meski hanya sekitar satu menit.

Bukannya dituntut di pengadilan, pria itu justru diberi hadiah karena dianggap telah berhasil mengungkap cacat dalam sistem administrasi domain raksasa pencari tersebut.

Bulan lalu, siswa dan mantan karyawan Google, Sanmay Ved bisa membeli Google.com dengan harga yang sangat murah. Domain itu bisa dibeli karena adanya cacat dalam sistem pencari Google.

Sanmay awalnya sempat terkejut ketika domain Google.com dijual. Tanpa pikir panjang, dia langsung membelinya hanya seharga US$ 12. Tak disangka, tawaran itu diterima. Setelah transaksi, domain itu pun berpindah kepemilikan.

Namun dalam hitungan sekitar satu menit, pembelian domain itu dibatalkan. Uang Sanmay sendiri dikembalikan.

" Google bisa melakukan hal ini (meminta kembali domainnya) mengingat layanan pendaftaran domain yang saya gunakan adalah milik Google," tulis Sanmay dalam posting blog di LinkedIn seperti dikutip Dream dari laman CNBC, Rabu, 21 Oktober 2015.

Sanmay pun berinisiatif memberitahukan tim keamanan Google tentang cacat pada sistem mesin pencari Google. Atas jasanya, Google menghadiahinya sejumlah yang nilainya belum diungkapkan.

Ketika mengetahui bahwa hadiah itu akan disumbangkan, Google justru melipatgandakan uang yang diberikan kepada Sanmay.

" Saya membalas email mereka dan mengatakan bahwa semua yang dilakukan bukan tentang uang. Saya kemudian meminta agar uang hadiah disumbangkan ke Art of Living India Foundation," tulis Sanmay.

Google tidak menanggapi permintaan komentar atas masalah ini. Memberikan hadiah uang kepada orang-orang yang berhasil menemukan kelemahan keamanan atau administrasi biasa dilakukan oleh Google dan perusahaan teknologi lainnya. Praktik ini dikenal sebagai " bug bounty" . (Ism)       

 

2 dari 3 halaman

Mengherankan, Pegawai Google Tinggal 10 Tahun di Parkiran

Dream - Menjadi pegawai Google jadi impian banyak orang. Tempat kerja menyenangkan plus gaji di atas rata-rata. Namun, satu pegawai ini memupus bayangan tersebut.

Brandon, seorang pegawai bagian software engineer Google justru hidup selama 10 tahun di parkiran kantot Google. Dia lebih memilih tinggal dalam mobil tuanya daripada menyewa rumah di Bay Area.

Pria berusia 23 tahun ini rela meninggalkan rumah sewa bertarif US$ 2,000 yang dikontrak bersama teman-temannya. Alasannya, Brandon jarang tinggal di rumah tersebut.

" Saya baru dasar telah menghabiskan uang besar untuk apartemen yang tak pernah saya tinggali," katanya kepada Businessinsider seperti dikutip Dream, Kamis, 22 Oktober 2015.

" Susah membayangkan membuang uang sebesar itu begitu saja. Anda sesungguhnya hanya membakar uang untuk sesuatu yang sebetulnya bisa dipersiapkan untuk masa depan."

Setelah menjadi pekerja tetap, Brandon memutuskan untuk membeli sebuah mobil jenis truk yang mempunyai ruang seluas 128 kaki kubik. Disinilah akhirnya Brandon memilih tinggal.

Selama tinggal di parkiran itu, hampir semua kebutuhan dasar Brandon didapat dari fasilita kantor. Mulai dari mandi, makan, mencuci, sampai gym.

Bahkan mobil yang dimilikinya pun tak cukup mumpuni untuk membantunya bekerja. " Saya mempunyai sepaket baterai yang saya isi setiap hari di kantor untuk menyalakan heaphone dan ponsel setiap malam," ujarnya.

Meski bekerja di Google, Brandon harus menyelesaikan utang pinjaman sekolah senilai US$ 22.434. Setelah tekun membayar setiap bulan, utangnya kini tesisa US$ 16.449.

Brandon memang punya ambisi besar. Dia ingin menyimpan 90 persen pendapatannya untuk simpanan masa depan.

3 dari 3 halaman

10 Fakta Unik Google yang Tak Semua Orang Tahu

Dream - Semua pengguna Internet pasti sudah mengenal Google. Perusahaan yang awalnya hanya sebuah proyek riset Ph.D. di Standford University pada tahun 1995 ini kini telah berkembang menjadi raksasa digital dengan pendapatan US$ 367 miliar.

Tidak puas dengan hanya memberikan apa yang dicari orang di Internet, perusahaan berkantor pusat di Mountain View, California ini menggurita dengan melakukan banyak inovasi, termasuk membangun jaringan Internet tercepat di muka Bumi, menciptakan mobil tanpa pengemudi, dan sebagainya.

Namun perjalanan Google ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Untuk memperoleh pencapaian seperti sekarang ini, Google telah melalui banyak trial dan error serta sejarah yang panjang.

Berikut ini 11 fakta mengejutkan tentang Google, seperti dikutip dari Enterpreneur, Rabu, 27 Mei 2015:

Pendiri Google Bertemu Secara Kebetulan

Sergey Brin dan Lawrence 'Larry' Page, keduanya adalah pendiri Google. Page yang waktu itu masih berusia 22 tahun baru saja lulus dari jurusan Teknik Komputer University of Michigan dan berniat mengambil S3 di Standford University. Sementara Brin, yang lebih muda satu tahun dari Page, telah terdaftar sebagai calon Doktor di kampus tersebut dan ditugaskan mengenalkan kampus Standford kepada Page. Perkenalan tersebut terjadi pada tahun 1995 dan di tahun itulah momen bersejarah terjadi.

Google Awalnya Bernama BackRub

Di tahun 1996, Page dan Brin berkolaborasi menciptakan teknologi yang akhirnya dikenal sebagai 'web crawler'. Konsep aneh itu mereka namakan BackRub. Mesin pencari tersebut terhubung ke laman muka dari website Brin dan Page yang berada di server Stanford selama lebih dari satu tahun. Sayangnya, BackRub ini menggunakan terlalu banyak bandwidth.

Google Plesetan dari Googol

Pada tanggal 15 September 1997, Page dan Brin mendaftarkan nama domain proyek mereka itu sebagai Google. Nama ini adalah plesetan dari Googol, sebuah perhitungan matematika angka 1 yang diikuti oleh 100 angka nol. Namun banyak yang bertanya-tanya apakah nama Google itu hanya salah ketik dari Googol atau memang sengaja dibuat seperti itu. Nama Googol seakan memberikan gambaran bahwa mesin pencari ciptaan keduanya mampu menyediakan data pencarian tak terbatas.

Doodle Pertama Google Tokoh Burning Man Stick

Salah satu hasil inovatif yang dibuat Page dan Brin adalah  desain doodle yang mereka ciptakan pertama kali pada Agustus 1998. Logo unik ini biasa diciptakan untuk menyampaikan pesan tertentu. Nah, logo Doodle Google pertama diambil dari sebuah festival bernama Burning Man.

Kantor Pertama Google di Garasi

Mulai September 1998, kantor pertama Google adalah garasi di rumah Susan Wojcicki di Santa Margarita Ave., Menlo Park, California. Selain menjadi pegawai nomor 16, Wojcicki juga menjadi manajer pemasaran pertama untuk Google. Kini, Wojcicki menjabat sebagai CEO YouTube.

Mantan Katering Grateful Dead Adalah Koki Pertama Google

Di tahun 1999, koki Charlie Ayers memenangkan lomba memasak yang jurinya adalah pegawai Google yang saat ini masih 40 orang. Ayers awalnya memasak untuk grup band Grateful Dead dengan harapan bisa menonton konser mereka secara gratis. Namun Ayers kemudian menawarkan diri ke Jam Band. Di Google, Ayers memasak 4.000 makan siang dan makan malam di 10 kafe yang tersedia di Mountain View, California.

Google New York Diresmikan di Starbuck

Di tahun 2000, Google secara tidak resmi meluncurkan tim New York di sebuah Starbuck yang terletak di 86th Street, New York City. Saat itu tim New York hanya punya satu orang sales. Kini, ribuan 'NYooglers' memenuhi gedung kantor New York 111 Eighth Avenue seluas 270,000 m2 setiap paginya.

Gmail Diluncurkan Saat April Mop

Ini bukan lelucon. Gmail benar-benar diluncurkan pada 1 April 2004, di saat sebagian besar warga dunia biasa membuat informasi palsu untuk mengerjai orang lain. Namun Google tetap ikut merayakan April Mop dengan meluncurkan Google Gulp. Seiring waktu Anda pasti sudah tahu, mana yang berita asli dan yang palsu.

Pegawai Google Bebas Memakai Sepeda Warna-warni di Googleplex

Kompleks Google atau Googleplex yang dilengkapi dengan sepeda warna-warni diluncurkan pada tahun 2007. Dengan program tersebut, para pegawai Google bebas menggunakan sepeda yang disediakan sebagai sarana transportasi di internal kompleks. Menariknya, sepeda-sepeda tersebut tidak dikunci dan pegawai Google dapat dengan mudah menggunakan sepeda mana pun yang paling dekat dengannya. Kini sudah ada lebih dari 1,000 Googlers yang bersepeda di lingkungan kompleks Google.

Negosiasi Akuisisi YouTube Dilakukan di Resto Mozzarella Stick

Steven Chen, salah satu pendiri YouTube, menolak pertemuan di kantor saat Google akan melakukan penawaran akuisisi. " Jadi kami berpikir tempat pertemuan yang tidak terlalu formal?," kata Chen. Dan ternyata pilihan jatuh ke Denny's, sebuah resto mozzarella stick di Palo Alto, California. Akhirnya, akuisisi resmi dilakukan pada 2006. Google rela menggelontorkan US$ 1,65 miliar demi sebuah platform yang belakangan menjadi tempat sharing video terbesar di jagat maya.

Beri Komentar