Bule Cantik Norwegia Diperkosa Usai Minta Tolong Hidupkan Shower

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 14 September 2018 14:38
Bule Cantik Norwegia Diperkosa Usai Minta Tolong Hidupkan Shower
Korban tidak bisa menggunakan shower untuk air hangat sehingga meminta bantuan pelaku. Setelah urusan mandi beres,..

Dream - Seorang wanita warga negara Norwegia berinisial PCNS (22) menjadi korban dugaan pemerkosaan di salah satu vila kawasan Kuta Selatan, Bali.

Pelaku adalah PA, seorang pegawai villa tempat PCNS tinggal selama di Bali.

Berdasar laporan korban ke polisi, semula dia dan rekannya check in di villa itu pada Senin lalu. Keesokan harinya, korban dan rekannya pergi ke kawasan Pecatu dan baru kembali ke vila sekitar pukul 10 malam.

Tiba di vila, korban beserta rekannya berenang di kolam sambil minum-minum. Setelah berenang, korban lantas naik ke kamarnya di lantai II vila untuk mandi air hangat.

Namun, korban tidak bisa menggunakan shower untuk air hangat sehingga meminta bantuan pelaku. Setelah urusan mandi beres, korban lantas masuk ke kamar tidurnya.

 

1 dari 2 halaman

Saat Terbangun Korban Syok, Kenapa Ada...

" Korban langsung tidur saat itu dalam kondisi tanpa busana. Beberapa saat kemudian korban terbangun dengan tubuh sudah ditindih pelaku," kata Kapolsek Kuta Selatan Ajun Komisaris Polisi Doddy Monza, Kamis dikutip dari Fajaronline.co.id, Jumat 14 September 2018.

Akhirnya korban memberitahu rekannya dan diantar melapor ke Mapolsek Kuta Selatan. Laporannya teregister dengan nomor LP-B/250/IX/2018/Bali/Resta Dps/Sek Kutsel tanggal 12 September 2018.

" Pelaku diduga melakukan pemerkosaan ketika korban sedang tidur," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Astaga Pengakuan Pelaku Begini

Polisi langsung bergerak membekuk PA di tempatnya bekerja. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti bed cover yang ada bercak darahnya, celana dalam laki-laki dan wanita, handuk putih, dan selimut.

Selanjutnya, polisi menginterogasi pelaku. Di hadapan polisi, pelaku yang tinggal di Jalan Pulau Batanta, Denpasar mengaku dalam kondisi mabuk saat beraksi.

" Pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan," ungkapnya.

Polisi menjerat PA dengan Pasal 285 KUHP. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

(Sumber: Fajaronline.co.id)

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik