Bupati Berau Murka Ada Jambore Bikers Disisipi Tarian Panas

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 8 Juli 2019 12:48
Bupati Berau Murka Ada Jambore Bikers Disisipi Tarian Panas
Aksi itu dinilai mencoreng citra Kabupaten Berau. "Ini sudah keterlaluan, tolong tindak tegas dan bubarkan," ucap Muharram.

Dream - Bupati Berau, Kalimantan Timur, Muharram, marah saat melihat video berdurasi 27 detik yang beredar di media sosial. Video tersebut berisi adegan perempuan yang menari di acara jambore yang digelar sebuah komunitas motor Berau.

Tiga penari perempuan itu hanya mengenakan bra dan celana pendek. Semprotan air diberikan ke para perempuan yang menari tersebut.

" Acara ini sebaiknya disetop dan jangan lagi dilanjutkan segala aktivitasnya. Dan Kadispora harus bertanggung jawab sekaligus membubarkan acara ini," kata Muharram, dikutip daari laman Pojoksatu.id, Senin 8 Juli 2019.

Muharram menilai aksi perempuan berjoget bersama lelaki itu mencoreng citra Kabupaten Berau. " Ini sudah keterlaluan, tolong tindak tegas dan bubarkan," ucap dia.

1 dari 6 halaman

Dihentikan dan Disanksi

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono, mengatakan, acara jambore itu memang mengantongi izin keramaian dan penyelenggaraan.

Meski demikian, kata Sigit, panitia tak bisa seenaknya mengisi acara dengan tarian yang tak seronok. Sebab, acara tersebut digelar di lapangan terbuka pada sore hari.

" Izin ada, tapi giat vulgar seperti itu tidak dibenarkan. Kita sudah panggil panitia pelaksana karena dalam perizinan ada ketentuannya," kata Sigit.

Sigit menyebut, dalam susunan acara dari panitia, tidak disebut akan ada tarian dari beberapa perempuan sebagai pengisi hiburan.

Sigit mengatakan, telah menghentikan pelaksaan kegiatan dan memberi teguran ke panitia. Polisi juga meminta panitia tak mengulangi perbuatan serupa dan mewajibkan penanggung jawab untuk wajib lapor.

" Jika ada terkait pidana lainnya maka disangkakan sesuai pasal tersebut (Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017)" kata dia.

Sumber: Pojoksatu.id

2 dari 6 halaman

Unggah Foto Seksi Depan Petani di Bali, Model Ini Diserang

Dream - Seorang model Instagram dari Stockholm, Swedia, Natalie Schlater, diserang warganet. Kasus ini bermula ketika Natalie mengunggah foto dengan pakaian bikini di hadapan seorang petani di Canggu, Bali.

" Sedang mikir sungguh betapa bedanya hidupku dengan petani di sawah setiap pagi," tulis Natalie dalam unggahannya.

Foto itu memancing reaksi keras dari warganet. Natalie mengatakan, unggahan itu telah disalahpahami warganet.

Warganet menilai, unggahan Natalie dianggap merendahkan pria yang sedang bercocok tanam dihadapannya.

Dilaporkan News.com.au, Natalie mengatakan tidak berniat bertindak tak sopan.

“ Saya sangat menyesal jika saya melukai perasaan siapa pun yang tidak pernah saya maksud. Tolong lebih baik satu sama lain dan sebarkan kebaikan dan jangan menyebar kebencian," kata Natalie.

3 dari 6 halaman

Menyesal

Natalie mengatakan, dia `kecewa` membaca reaksi di media sosial.

" Hatiku hancur melihat foto ini berubah menjadi cahaya yang berbeda dari yang seharusnya," ujar dia kepada Bored Panda.

Natalie mengatakan, mencintai orang Indonesia dan budaya yang dijunjungnya. Akibat peristiwa ini, Natalie juga menghapus media sosial miliknya.

" Saya benar-benar mengerti bahwa tulisan saya bisa salah karena iklim sosial yang kita jalani hari ini dan seandainya saya bisa kembali ke masa lalu, saya berharap dapat mengatakannya secara berbeda," ucap dia.

4 dari 6 halaman

Izin Praktik Dokter Cantik Ini Dicabut Karena Sering Unggah Foto Seksi

Dream - Wanita dokter sekaligus model di Myanmar terancam tak bisa lagi membuka praktik. Izin medisnya akan dicabut namun bukan karena malpraktik.

Dewan kode etik negara itu mencabut izin medis dokte rbernama Nang Mwe San karena hobinya mengunggah foto-foto seksi di laman sosial media seperti Facebook dan Instagram.

Pencabutan izin praktik membuat Nang Mwe San mengecam dewan medis karena dianggap terlalu mengganggu kebebasan pribadi yang tak berhubungan dengan kinerjanya.

Ia pun bersumpah akan mengajukan banding terhadap keputusan dewan medis di negara yang sangat konservatif tersebut.

Dilansir dari straitstimes.com, Nang Mwe San memang kerap memperbarui foto Facebook-nya dengan foto-foto dirinya mengenakan pakaian renang dan pakaian dalam.

Dia meniru gaya model Amerika Serikat Kendall Jenner.

5 dari 6 halaman

Bertentangan Dengan Tradisi

Dokter Nang juga kerap berpose dengan pakaian tradisional yang ketat atau memperlihatkan bentuk tubuhnya.

Akibat tindakan itu, Nang pun mendapat surat pencabutan izin medis karena gaya berpakaiannya yang bertentangan dengan budaya dan tradisi Myanmar.

Padahal sebelum surat tertanggal 3 Juni itu ia terima, Nang sudah lebih dulu mendapat peringatan untuk segera menghapus foto vulgarnya itu.

Perempuan 29 tahun ini telah bekerja selama lima tahun sebagai dokter umum sebelum mengejar karier modeling pada tahun 2017. Dia mengatakan tidak ada batasan khusus pada kode pakaian dalam etika medis.

" Saya tidak berpakaian seperti itu ketika saya merawat pasien," kata Nang Mwe San.

" Ini tidak dapat diterima," katanya lagi, seraya menyampaikan rencananya untuk mengajukan banding atas keputusan dewan medis dalam sebulan ini.

" Saya tidak berpikir mereka harus mengganggu kebebasan pribadi dan itu bukan urusan mereka," katanya. Dia berharap bisa kembali praktik medis di masa depan.

6 dari 6 halaman

Krisis Tenaga Kesehatan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Myanmar saat ini menghadapi krisis tenaga kesehatan terlatih.

Anggota dewan medis setempat tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar atas pencabutan izin medis dokter seksi itu.

Sebagian netizen lokal mengecam dokter tersebut yang mereka anggap berlindung di balik hak asasi manusia." Hak asasi manusia bukan tentang mengekspos tubuh Anda," kata pengguna media sosial, Shwe Thu Razza. " Anda harus memelihara budaya Myanmar."

Namun, ada juga netizen yang membela dokter itu. " Apa yang dia kenakan di luar pekerjaan seharusnya tidak penting bagi profesinya," kata Swa Win Kyaw, pengguna media sosial yang lainnya.

(Sah, straitstimes.com)

Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting