Dilarang Masuk Satpam, Wanita Ngamuk dan Minta Mal Sediakan Masker Gratis

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 18 Juli 2020 11:47
Dilarang Masuk Satpam, Wanita Ngamuk dan Minta Mal Sediakan Masker Gratis
Dia tak mau keluar mal hanya untuk membeli masker buat temannya karena jalanan macet.

Dream - Pandemi virus Corona yang terjadi tahun ini mengharuskan tiap orang untuk menerapkan kebijakan new normal pemerintah. Salah satunya menggunakan masker ketika keluar rumah.

Di masa pandemik Covid-19, masker sudah menjadi barang yang wajib dibawa karena berfungsi untuk melindungi diri. Namun meski sudah diwajibkan pemerintah, masih ada saja orang yang membandel dan tak peduli dengan pentingnya penggunaan masker yang bisa mengurangi kemungkinan tertular virus Covid-19.

Seperti insiden yang baru-baru ini terjadi dan menjadi perbincangan hangat di media sosial Twitter.

1 dari 7 halaman

Dalam sebuah unggahan di media sosial, seorang wanita diduga pemilik bisnis kosmetik lokal dan obat penurun berat badan terlihat mengamuk akibat ditolak masuk ke sebuah pusat perbelanjaan. Ia dan saudara perempuannya diminta keluar dan membeli masker terlebih dahulu sebelum masuk ke mal tersebut.

Wanita yang dipanggil Cek Non itu tak terima dengan perlakuan petugas. Dia berteriak kepada petugas keamanan setelah salah satu temannya dilarang masuk karena tidak menggunakan masker. Cek Non sendiri mengenakan masker yang ia sangkutkan dibawah dagunya selama pertengkaran.

Dengan nada mengamuk, Cek Non pun bertanya mengapa pengelola pusat perbelanjaan tidak menyediakan masker untuk para pengunjungnya.

" Apakah kamu mengharapkan aku untuk keluar dan mengemudi, hanya untuk membeli masker, kamu idiot?!," teriak Cek Non kepada petugas pusat perbelanjaann tersebut.

2 dari 7 halaman

Sejak insiden tersebut, banyak netizen Malaysia yang membenarkan kemarahan Cek Non tersebut. Saudara perempuannya terkejut dan marah karena pusat perbelanjaan besar di Kuala Lumpur seperti yang mereka kunjungi tidak mampu menyediakan masker.

" Itu bukan pusat perbelanjaan untuk orang miskin. Saya mengharapkan mereka untuk menyediakan masker untuk pelanggan mereka," jelas adik Cek Non.

Berikut videonya:

 


Sumber: https://worldofbuzz.com/video-msian-ceo-screams-at-guard-for-not-giving-her-free-face-mask/

3 dari 7 halaman

Usir Penumpang Batuk Tak Pakai Masker, Sopir Bus Panen Pujian

Dream - Sopir bus di Inggris usir penumpang yang tidak mematuhi protokol kesehatan, yang bertujuan untuk mencegah penularan virus corona di transportasi publik.

Sebuah video yang direkam penumpang lainnya memperlihatkan seorang pria batuk dan mengeluarkan cairan merah kecoklatan, yang mengenai kursi dan dinding bus.

Saat batuk, pria itu tidak mengenakan masker yang tergantung di lehernya. Insiden ini membuat penumpang lain ketakutan hingga sopir bus harus bertindak tegas.

4 dari 7 halaman

Sopir langsung menyuruh pria itu turun dari bus. Saat pria itu bertanya alasannya, sopir mengatakan, " Karena Anda batuk dan tidak memakai masker yang tergantung di leher Anda. Saya tidak bisa menolerirnya."

Setelah membersihkan tangan dengan jaketnya, pria itu maju ke depan untuk protes kepada sopir bus.

Dengan tenangnya, sopir itu bilang bahwa busnya tidak akan melanjutkan perjalanan jika pria itu tidak mau keluar.

Karena pria itu masih protes, sopir mulai kesal dan berteriak kepadanya. Penumpang lainnya juga meminta pria itu turun dari bus. Dengan terpaksa, pria itu akhirnya turun dari bus.

5 dari 7 halaman

Kejadian ini direkam oleh Rachel Fagan yang naik bus yang sama sekitar jam 5.20 pada hari Minggu di St Helens, Merseyside.

Menurut Rachel, pria itu batuk tanpa mengenakan masker beberapa menit setelah dia naik di tempat pemberhentian penumpang di Bridge Street.

" Aku membagikan video ini hanya ingin menunjukkan bahwa sopir bus itu telah bertindak benar dengan menyuruh pria itu turun," katanya.

6 dari 7 halaman

Kejadian ini direkam oleh Rachel Fagan yang naik bus yang sama sekitar jam 5.20 pada hari Minggu di St Helens, Merseyside.

Menurut Rachel, pria itu batuk tanpa mengenakan masker beberapa menit setelah dia naik di tempat pemberhentian penumpang di Bridge Street.

" Aku membagikan video ini hanya ingin menunjukkan bahwa sopir bus itu telah bertindak benar dengan menyuruh pria itu turun," katanya.

7 dari 7 halaman

" Sebelumnya hanya ada empat penumpang sebelum lelaki ini naik. Dia mengusap rambut, tangan, dan celananya untuk menyembunyikan bekas batuknya. Saat itulah saya mulai merekamnya," kata Rachel.

Mengenai insiden tersebut, operator bus Arriva akan menyelidiki, karena keselamatan penumpang dan sopir bus merupakan prioritas perusahaan.

" Selama krisis Covid-19, prioritas kami adalah selalu memastikan keselamatan penumpang dan staf kami selama berada di dalam bus," kata juru bicara Arriva.

Sumber: DailyStar

Beri Komentar