Penulis `KKN di Desa Penari` Buat Pengakuan Soal Keaslian Ceritanya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 31 Agustus 2019 18:13
Penulis `KKN di Desa Penari` Buat Pengakuan Soal Keaslian Ceritanya
Cerita ini menghebohkan jagat medsos.

Dream – Cerita horor tentang KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diadakan di “ Desa Penari” sukses membetot perhatian warganet. Mereka penasaran dengan lokasi cerita.

Malah, ada yang meragukan kebenaran cerita dari seorang warganet berakun Simple Man.

Dikutip dari akun Youtube Raditya Dika, Sabtu 31 Agustus 2019, warganet berakun @simplem1378523, mengakui cerita ini tidak sepenuhnya asli. Ada “ bumbu” yang ditambahkan ke dalam cerita tersebut.

“ Bisa dikatakan bahwa cerita yang saya tulis ini tidak murni dengan yang saya dengar. Ada bagian-bagian yang saya tulis, lebih-lebihkan, dan kurangi,” kata dia.

Sekadar informasi, Radit sendiri meminta sang pencerita memberikan konfirmasi tentang kebenaran tragedi KKN di Desa Penari.

Simple Man menyebut ada beberapa bagian asli serta sengaja ditambahkan dan dikurangi. Dia merasa, dengan gubahan ini, tidak akan mengubah isi cerita. Misalnya, jumlah peserta KKN sebenarnya lebih dari 14 orang, termasuk dosen pengawas yang namanya sengaja tidak dimasukkan.

“ Saya tidak memasukkan itu karena merasa bisa tanpa menceritakan semua yang terlibat, sehingga tidak kewalahan,” kata dia.

1 dari 6 halaman

Adegan Motor Mogok

Simple Man mengatakan contoh lainnya adalah adegan motor mogok. Diceritakan di thread bahwa Widya dan Wahyu pergi ke kota untuk mencari peralatan KKN dengan motor. Motornya mogok di tengah hutan.

Lalu, mereka bertemu dengan seorang kakek yang menawarinya minum dan diberi hadiah berupa kepala monyet. Kebetulan ada pesta ketika Wahyu dan Widya bertemu dengan kakek.

“ Cerita ini sama dengan narasumber. Hanya saja narasumber bilang bukan pengalaman dia, tapi teman-teman. Narasumber juga bercerita pengalaman motor mogok dan dihadiahi kepala monyet itu dialami teman-temannya laki-laki dan kebetulan juga mencari alat-alat KKN,” kata dia.

2 dari 6 halaman

Tak Masalah Disebut Berlebihan

Simple Man mengatakan ada juga beberapa cerita di thread Twitter yang sama dengan yang diutarakan narasumber, yaitu dua teman yang sampai meninggal akibat perbuatannya di “ desa penari”.

Simple Man juga tak masalah jika ada yang menyebutnya cerita itu fiktif dan berlebihan.

“ Cerita ini tidak murni walaupun ada yang sama di klimaks, sampai ada yang meregang nyawa,” kata dia

3 dari 6 halaman

Pengakuan Penulis Cerita KKN di Desa Penari: Saya Menyesal

Dream – Cerita horor KKN di Desa Penari menjadi viral di media sosial selama sepekan terakhir. Menceritakan tentang pengalaman belasan mahasiswa yang menjalani kuliah kerja nyata, KKN Desa Penari ini memancing penasaran tentang keaslian cerita di dalamnya.

Semenjak menjadi viral, banyak orang mencoba menelusuri lokasi Desan Penari yang disebutkan dalam cerita tersebut. 

Kini, sang pencerita memberikan klarifikasi tentang cerita KKN di Desa Penari yang diunggahnya. Melalui akun Youtube Raditya Dika, pemilik akun Twitter @SimpleM81378523 ini menceritakan tentang cerita horor yang dibuatnya tersebut.

Tak disangka, dalam klarifikasinya, si pemilik akun yang sengaja menyembunyikan nama aslilnya itu mengaku menyesal telah mengunggah cerita KKN di Desa Penari tersebut.

“ Setelah cerita ini viral, saya benar-benar menyesal,” kata Simple Mana dalam rekaman suara yang ditunjukkan di tayangan YouTube Radit, dikutip Dream, Sabtu 31 Agustus 2019.

SimpleMan bercerita dia mendapatkan kisah itu dari cerita teman ibunya. Kala itu, didengarkan bahwa teman sang ibu—yang dia sebut dengan Mbak Widya—memiliki pengalaman tak menyenangkan saat kuliah di sebuah universitas di dekat pencerita tinggal.

“ Karena saat itu sedang semangat menulis cerita pengalaman dan teman-teman dekat di Twitter, saya tertarik untuk mengangkat cerita ini,” kata pemilik akun Twitter @ simplem1378523.

4 dari 6 halaman

Sempat Menolak

Semula, narsum yang mengetahui cerita pengalaman peserta KKN di Desa Penari ini menolak untuk bercerita. Tapi, pria ini terus membujuk narsum tersebut dengan menjanjikan akan menyamarkan nama orang, lokasi, dan universitas tempat dia kuliah.

Bahkan, cara untuk mengakses lokasi Desa Penari akan dikaburkannya agar tak ada orang yang bisa menebaknya. Pria ini juga memastikan orang-orang tidak penasaran dan mengulik nama lokasi desa penari.

Tapi, cerita itu sudah terlanjur viral dan membuat kehebohan. SimpleMan mengaku bersalah karena masih memberikan clue tempat dan beberapa poin.

“ Karena sudah terlanjur viral dan semua orang membacanya, ya, sudah. Saya pikir masih bisa untuk tidak menjelaskan lebih jauh cerita ini,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Merasa Terganggu

Simple Man mengakui, setelah cerita ini viral, ada pihak-pihak yang merasa terganggu, termasuk dirinya. Apalagi sang narsum yang kebetulan juga memiliki media sosial.

Pencerita berkata kepada sang narsum bahwa cepat atau lambat cerita ini akan terbongkar dengan sendirinya.

“ Saya cuma mengatakan kepada beliau. Cepat atau lambat, akan terbongkar sendiri,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Ingin Berbagi Pelajaran

Selain ceritanya mengerikan, ada satu hal yang ingin disampaikan Simple Man dalam ceritanya. Pesan tersirat dari cerita-cerita yang dia dengar tentang KKN di desa penari ini, menurut dia, baik.

Dia berpesan kepada pembaca untuk selalu menjaga sikap di mana pun berada.

“ (Cerita ini) punya pembelajaran yang baik untuk semua yang baca. Saya berharap semua orang belajar, seperti yang saya dengungkan, ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’,” kata Simple Man. 

(Sumber: Youtube @radityadika)

Beri Komentar