Cintanya Tak Direstui Keluarga Perempuan, Pemuda Dihukum Gantung Terbalik

Reporter : Sugiono
Rabu, 28 Oktober 2020 10:46
Cintanya Tak Direstui Keluarga Perempuan, Pemuda Dihukum Gantung Terbalik
Terlihat 2 pria berseragam tentara. "Saya hanya berlinang air mata melihat anak saya dihukum seperti binatang," kata ibu pemuda itu.

Dream - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pemuda yang digantung secara terbalik seperti binatang.

Sementara beberapa orang, termasuk dua anggota TNI, tampak seolah sedang berjaga di lokasi pemuda itu digantung terbalik.

Video aksi main hakim sendiri ini diposting di Facebook oleh seorang wanita bernama Tujuh Juli Yuli. Yang mengaku ibu dari pemuda tersebut.

1 dari 7 halaman

Dihukum Gantung Mirip Binatang

Peristiwa ini terjadi di Nusa Tenggara Timur, pada hari Minggu, 25 Oktober 2020, di Desa Rama Dana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dalam postingan di akun Grup Facebook Berita Sumba Barat Daya, Tujuh Juli Yuli mengaku sangat sedih anaknya diperlakukan seperti binatang.

" Saya sebagai seorang ibu sangat sedih melihat anak saya dihukum gantung seperti ini. Saya hanya berlinang air mata melihat anak saya dihukum seperti binatang."

2 dari 7 halaman

Hanya Karena Hubungan Terlarang Menurut Adat

Menurut dia, anaknya dihukum karena berpacaran dengan gadis dari desa lain. Namun hubungan itu terlarang menurut adat dan budaya di daerahnya.

" Karena masih satu suku dan memilih untuk kabur dari rumah. Apakah hukumannya yang diterima anak saya ini harus digantung?"

Sebagai ibu yang saat ini jadi pekerja migran di Malaysia, dia hanya mampu menitikan air mata melihat kejadian yang menimpa anaknya itu.

3 dari 7 halaman

Surat Terbuka Minta Keadilan

Melalui postingan tersebut, dia menyampaikan surat terbuka kepada pejabat dan instansi yang memiliki kewenangan dalam menegakkan keadilan.

" Dengan surat terbuka ini saya memohon dengan kerendahan hati pada. bapak Bupati Sumba Barat Daya. bapak Ketua Dewan Sumba Barat Daya. bapak Kapolres Sumba Barat Daya. bapak Dandim Sumba Barat Daya. LBH. LSM. Komnas HAM dan media massa.

" Sekiranya mendengar jeritan hati saya sebagai ibu dari anak yang digantung. Saya memohon berikan kami keadilan sebagai rakyat jelata."

Sumber: Facebook

4 dari 7 halaman

Pelaku Oknum Anggota DPRD, Kerabat Pacar Korban

Sementara itu, menurut portal KataNTT.com, korban adalah seorang pemuda bernama Mario Mardi Natriti. Pemuda 23 ini merupakan warga Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kasus ini bahkan sudah dilaporkan ke polisi oleh salah seorang kerabat korban. Dalam laporan, korban dianiaya pada tanggal 20 Oktober 2020 sekitar pukul 12.00 hingga pukul 16.00 Wita di beberapa lokasi yang berbeda.

Pelaku yang berbuat keji ini ternyata dua oknum anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya yang merupakan kerabat dari pacar korban yang bernama Delsiana Bebe.

5 dari 7 halaman

Detik-detik Kejadian yang Viral Itu

Para pelaku menjemput korban di rumahnya yang saat itu sedang bersama pacarnya. Ikut pula menjemput Mario dan Delsiana dua orang oknum anggota TNI dari Koramil Waitabula, Kabupaten Sumba Barat Daya yang belum diketahui identitasnya.

Korban dibawa ke suatu lokasi oleh para pelaku. Mereka menyuruh korban menggantungkan kepala ke bawah dan kaki ke bagian atas dengan posisi tubuh bersandar pada tembok selama 30 menit hingga korban jatuh sendiri.

6 dari 7 halaman

Sebelum Diantar Pulang, Dihajar Sekali Lagi

Setelah itu, korban dibawa ke rumah Delsiana. Di hadapan keluarga Delsiana, dua oknum anggota TNI sempat menganiaya korban. Korban juga ditampar 3 kali oleh salah satu pelaku.

Dari rumah Delsiana, korban sempat dibawa ke Koramil Waitabula sebelum di antar ke rumah salah satu pelaku untuk dianiaya sekali lagi. Korban baru diantarkan pulang ke rumahnya pada pukul 18.00 Wita.

Pelapor mengaku kalau dua oknum anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya ini merupakan warga Desa Ramadana dan masih kerabat dengan Delsiana.

7 dari 7 halaman

Videonya

Beri Komentar