2 Bulan Lockdown Cium Bau Menyengat, Wanita Syok Tetangganya Sudah Jadi Kerangka

Reporter : Arini Saadah
Senin, 18 Oktober 2021 16:35
2 Bulan Lockdown Cium Bau Menyengat, Wanita Syok Tetangganya Sudah Jadi Kerangka
Seorang wanita terjebak di apartemennya di dekat mayat tetangganya yang membusuk selama berminggu-minggu selama lockdown.

Dream - Seorang wanita menceritakan betapa mengerikannya terjebak di apartemen selama masa lockdown pandemi virus corona 2020 kemarin. Selama masa penuh tekanan tersebut, dia tidur di sebelah mayat tetangganya yang membusuk selama berminggu-minggu.

Reagan Baylee, wanita asal Los Angeles, California mulai mengalami kesulitan tidur pada Mei 2020, atau selama periode lockdown berlangsung. Bukan karena bosan berada di rumah, wanita itu harus tidur dengan bau menyengat dari dalam rumah tetangganya.

Awalnya ia mengira bau itu berasal dari ikan atau anjing yang mati. Wanita ini sudah melapor ke manajer apartemen, namun laporan tak langsung ditindaklanjuti karena semua orang tak berani keluar selama lockdown.

Hingga akhirnya seseorang dikirim untuk menyelidiki. Saat itulah mereka mendapati sumber bau menyengat yang mengganggu Reagan selama berminggu-minggu itu.

Penasaran? Dikutip dari laman dailystar.co.uk, berikut ulasan selengkapnya.

1 dari 4 halaman

Cium Bau Tak Sedap

Melalui akun TikTok pribadinya, Reagan menceritakan kisah mengerikan yang mengganggunya selama lokcdown akibat Covid-19. Ia mengaku mencium bau tak sedap yang sangat mengganggu selama berminggu-minggu lamanya.

" Baunya benar-benar mulai mengganggu saya, dan ini berlangsung selama berminggu-minggu, tetapi manajer saya menolak mengirim siapa pun untuk mengecek lokasi karena alasan pandemi," ujarnya dikutip dari akun TikTok @reaganbaylee.

" Saya mulai berpikir mungkin tetangga saya yang tinggal di sebelah kanan saya itu, anjingnya mati atau sesuatu telah terjadi dan saya benar-benar khawatir, tetapi manajer saya mengatakan dia tidak bisa mendapatkan informasi jelas karena pintu tidak dibuka oleh penghuninya saat diketuk," katanya.

© Dream
2 dari 4 halaman

Kenyataan Mengerikan Saat Apartemen Dibuka

Ilustrasi© Unsplash.com

Seiring berjalannya waktu, Reagan merasa semakin tidak nyaman dengan bau tersebut. Bahkan ia mengaku kesulitan tidur. Akhirnya, manajer gedung mengirim seseorang untuk menyelidiki keluhan bau tersebut.

Saat petugas memasuki rumah tetangganya yang merupakan sumber bau menyegat itu, sontak ia muntah-muntah dan syok karena mendapati mayat membusuk.

" Ia berjalan menaiki tangga, kemudian tak lama kemudian ia muntah-muntah. Ia sontak membuka maskernya dan mengatakan sumber masalahnya, bahwa di sana ada seseorang yang sudah mati," kata Reagan mengulangi perkataan petugas.

 

3 dari 4 halaman

Tak Ada yang Percaya

Mendengar teriakan petugas, Reagan pun sangat kaget dan merasa kekhawatirannya selama berminggu-minggu akhirnya terjawab sudah.

" Saya langsung mulai panik karena dugaan saya benar usai berminggu-minggu merasa gila dan mengeluh, namun tidak ada yang mempercayai saya," lanjutnya.

Setelah penemuan mayat, polisi pun berdatangan menyelidiki apartemen tersebut. Polisi melontarkan banyak pertanyaan kepada Reagan selaku orang yang melaporkan sekaligus tetangga dari mayat itu.

 

© Dream
4 dari 4 halaman

Ribuan Serangga Kabur dari Ruang Apartemen

Reagan menggambarkan situasi ketika polisi membuka pintu rumah tetangganya, sontak ribuan serangga terbang keluar dari apartemen dan baunya bikin heboh.

" Polisi mulai menutupi masker mereka dan beberapa dari mereka muntah di sisi pagar. Singkat cerita, mereka mengatakan sumber bau menyengat adalah adanya mayat membusuk. Bahkan mayat itu merupakan kondisi terburuk yang pernah mereka temui dari sekian banyak mayat yang ditemukan," jelasnya.

" Saya tidak akan menggambarkannya secara spesifik, terutama untuk privasi orang tersebut, tetapi sebut saja mereka seperti dilelehkan dan kini hanya tinggal kerangka saja," lanjutnya.

 

@reaganbaylee

Reply to @emma_young2019 here we go 😅 part 1 of the wildest thing that’s ever happened to me ##storytime

♬ original sound - Reagan Baylee
Beri Komentar