Coba Kabur dari Penjara, Napi Kelas Kakap Nyamar Jadi Putrinya

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 7 Agustus 2019 07:36
Coba Kabur dari Penjara, Napi Kelas Kakap Nyamar Jadi Putrinya
Ia bahkan tega meninggalkan putrinya dipenjara menggantikan dirinya.

Dream - Seorang tahanan Narkoba di Brasil tertangkap saat mencoba kabur dari penjara Gericino pada Sabtu 3 Agustus 2019 lalu. Upaya pelariannya diketahui setelah dia mencoba mengelabui petugas dengan cara yang konyol.

Penyelundup Narkoba kelas kakap bernama Clauvino da Silva itu mencoba kabur dengan berdandan seperti putrinya yang berumur 19 tahun.

Melansir World Of Buzz, Clauvino menyamar dengan menggunakan topeng lateks, rambut palsu, kacamata, dan baju merah muda.

Pada saat kejadian, pria berjuluk “ Shorty” atau “ Si Pendek” ini mendapat kunjungan dari putrinya.

Clauvino yang berambisi menghirup udara bebas itu tega meninggalkan putrinya di balik sel penjara menggantikan posisinya.

1 dari 5 halaman

Gugup

Awalnya, Clauvino berhasil melewati penjagaan pertama. Namun penyamaran terbongkar setelah sipir penjara melihat wanita jadian-jadian didepannya terlihat sangat gugup.

Sekretariat Penjara Rio de Janerio merilis foto dan video ketika Clauvino da Silva membuka penyamarannya setelah ditangkap.

 Tahanan

Si Pendek membuka satu persatu penyamarannya mulai dari kacamata, rambut palsu, pakaian, kemudian topengnya.

2 dari 5 halaman

Bukan Kali Pertama

Upaya kabur dari penjara ternyata bukan pertama kali dilakukan Silva. Pada tahun 2013, dia sempat berhasil keluar dari penjara yang sama setelah kabur melalui selokan.

Tetapi kebebasannya tidak bertahan lama. Bulan berikutnya ketua geng ini kembali ditangkap saat mencoba menguasai kota kumuh di distrik barat Rio dengan kelompok pria bersenjata berat.

Silva dipenjara setelah divonis hukuman selama 73 tahun karena terlibat sebagai ketua dalam kelompok penyelundup narkoba bernama Komando Merah. Kelompok ini merupakan salah satu kelompok yang paling berpengaruh di Brazil.

Karena perbuatannya, kini Clauvino da Silva ditempatkan ke penjara dengan keamanan yang paling ketat.

Tujuh pengunjung penjara dan anak perempuan Silva, Ana Gabriele Leandro da Silva, diinterogasi oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki keterlibatan mereka dalam kasus ini.

3 dari 5 halaman

Ini Videonya

4 dari 5 halaman

Kabur dari Penjara, Napi Sidoarjo Sembunyi di Lemari

Dream - Pelarian tahanan pendamping Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sidoarjo, HS berakhir dengan tragis. Sempat bersembunyi beberapa jam setelah melarikan diri, HS tertangkap di lemari rumahnya.

" Benar petugas sudah berhasil menangkap narapidana tersebut," kata Kepala LP Sidoarjo, Mohammad Susanni, kepada Liputan6.com, Jumat, 22 Februari 2019.

Susanni mengatakan, kaburnya narapidana kasus perlindungan anak itu bermula ketika dia hendak membuang sampah pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan tersebut biasa dilakoni HS tiap pagi dan sore hari dengan pengawalan petugas LP.

Tetapi, HS memiliki rencana melarikan diri pada sore itu.

" Setelah buang sampah dan mau masuk pintu, dia menghampiri temannya untuk meminjam korek api. Namun, dijawab tidak ada oleh rekannya. Nah, pada saat bersamaan dia langsung lari ke jalan raya," ucap dia.

HS terpantau lari ke arah utara alun-alun Sidoarjo. Dia juga terlihat sempat melepas baju tahanannya.

5 dari 5 halaman

Suara Memancing Kecurigaan

Kepala Sub Sie Pembinaan Kemasyarakatan LP Sidoarjo, Rudi Kristiawan, memimpin pengejaran. Pukul 16.30 WIB, petugas sempat memantau HS di depan masjid besar Gedangan Sidoarjo.

Petugas melihat HS telah mengenakan kaus kuning dan topi bersama adik kandungnya.

" Setelah diikuti ternyata mereka masuk ke perkampungan dekat stasiun Gedangan. Lalu, keduanya masuk ke sebuah rumah yang diketahui rumah napi dan orangtuanya," kata dia.

Keberadaan HS terpantau petugas lantaran suara keras yang berasal dari lemari tempat tinggalnya. Suara itu memancing kecurigaan petugas.

" Jadi, dia sempat bersembunyi di dalam lemari," ucap dia.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham