Ngeri! Ular Sanca 3,5 Meter Ditemukan di Bawah Keramik Rumah Warga Cipayung

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 18 Mei 2020 15:39
Ngeri! Ular Sanca 3,5 Meter Ditemukan di Bawah Keramik Rumah Warga Cipayung
Astaga pas dibongkar di bawah kemarik lantai ada....

Dream - Petugas Pemadam Kebakaran mengevakuasi ular sanca kembang. Ular dengan panjang 3,5 meter bersembunyi di balik keramik dapur rumah warga di Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

" Proses evakuasi sulit, karena ular berada di bawah keramik dapur," kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman, dikutip dari Merdeka.com.

Sebelumnyanya, pemilik rumah yang merupakan pemilik usaha rumah makan Padang melaporkan adanya ular pada Minggu dini hari, 17 Mei 2020.

Sebanyak lima personel dikerahkan menuju lokasi rumah makan di Jalan Raya Hankam Nomor 3, Cipayung. Petugas harus membongkar rangkaian keramik lantai untuk menjangkau sarang ular.

" Lokasinya berada tepat di bawah mesin pompa air," katanya.

Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi ular sanca setelah 1,5 jam melakukan pencarian.

" Kami akan kirim tangkapan ular ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," kata Gatot.

Sumber: Merdeka.com/Raynaldo Ghiffari Lubabah

1 dari 4 halaman

Video Detik-detik Ular Piton Raksasa Ditangkap di Plafon Dapur

Dream - Seorang warga perumahan di Malaysia dikejutkan kemunculan ular piton berukuran raksasa. Mungkin sedang menghindari cuaca yang panas, ular itu bersarang di plafon dapur rumahnya.

Tak mau ambil risiko, warga yang tak disebutkan namanya segera minta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Aksi penangkapan ular piton raksasa oleh petugas damkar berlangsung cukup dramatis. Momen tersebut sempat terekam kamera.

Melalui video yang dibagikan akun Facebook Community Roda Johor – CRJ, ular itu terlihat masih menggelayut di plafon dapur. Tampak langit-langit dapur sudah jebol, sementara para petugas damkar sibuk menangkap ular raksasa itu.

2 dari 4 halaman

Kepala Ular Dijepit

Terlihat eorang petugas damkar menjepit kepala ular tersebut. Sedangkan petugas lainnya memegangi ekornya.

Karena sang ular enggan melepaskan belitannya pada plafon, seorang petugas naik untuk memaksanya. 

Ukuran ular itu begitu besar dan panjang hingga para petugas kewalahan mengevakuasinya.

Sementara di video berikutnya, tampak ular sudah berhasil diturunkan dari plafon dapur.

3 dari 4 halaman

Akhirnya Bisa Dikeluarkan

Petugas damkar tampak menarik ular berukuran besar itu keluar dari dapur. Butuh dua petugas untuk membawa ular itu keluar.

Video yang viral setelah ditonton lebih dari 150 ribu kali ini menunjukkan betapa pembangunan telah memengaruhi habitat alami hewat di sekitar kita.

Selain itu, sebuah pemandangan langka ketika melihat hewan yang seharusnya tidak bersama manusia berkeliaran di daerah padat penduduk.

Semoga video ini jadi pelajaran agar tidak melakukan pembangunan yang bisa merusak lingkungan sehingga hewan liar kehilangan tempat tinggal.

(Beq, Sumber: World of Buzz)

4 dari 4 halaman

Geger 31 Anak Ular Kobra Sembunyi di Gulungan Karpet Masjid

Dream - Dalam beberapa hari ini, teror ular kobra menghantui masyarakat. Wilayah yang paling sering dilaporkan menemukan ular dan anak kobra berada di Jabodetabek.

Rupanya, teror ular kobra juga turut dirasakan oleh warga yang berada di Desa Palur, Kecamatan Molaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pada Sabtu 7 Desember 2019 lalu, takmir Masjid At Taqwa Desa Palur menemukan satu ekor anak ular kobra. Ular tersebut berada di gulungan karpet di dekat mimbar.

" Kita lihat hari Sabtu kemarin ada satu ekor di ruang imam. Ternyata di lipatan karpet ada beberapa ekor anak ular kobra lagi. Sampai saat ini ada 31 anak ular yang ditangkap dan sementara di tempatkan di aquarium," ujar Takmir Masjid, Lanjar dikutip dari Merdeka.com, Kamis 19 Desember 2019.

Takmir masjid bersama warga kemudian melakukan pencarian lanjutan karena khawatir ada anak ular kobra lainnya. Benar saja, mereka menemukan enam ekor anak ular kobra lagi.

Karena temuan semakin banyak, warga meminta bantuan TNI dan petugas pemadam kebakaran untuk membantu melakukan pencarian.

Dalam pencarian itu ditemukan puluhan anak ular kobra. Total, ada 31 anak ular kobra yang ditemukan. Ular yang ditemukan usianya sekitar 2-3 minggu, kebanyakan anak ular kobra itu ditemukan di gulungan karpet.

Kabid Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukoharjo, Margono mengatakan, musim hujan merupakan waktu bagi ular untuk menetaskan induknya. Ia mempersilakan kepada masyarakat, apabila menemukan ular kobra atau hewan berbahaya lainnya untuk menghubungi dinas pemadam kebakaran.

(Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo)

Beri Komentar