Merinding, Arwah Ibu Titip Pesan ke Sopir Pengantar Jenazah Putrinya

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 7 Oktober 2019 18:45
Merinding, Arwah Ibu Titip Pesan ke Sopir Pengantar Jenazah Putrinya
Pengantar jenazah terkejut begitu tahu siapa yang memberi pesan.

Dream - Pengemudi mobil jenazah di Malaysia bercerita mengenai hal aneh yang pernah dialami. Kala itu, dia sedang hendak mengantarkan jenazah wanita muda yang meninggal secara tiba-tiba.

Kisah itu diceritakan di akun Facebook Qiqi. Pada bagian awal cerita itu bikin merinding.

Dikutip dari Siakapkeli, pengemudi mobil mendapat panggilan untuk mengantarkan jenazah wanita muda. Jenazah itu meninggal secara tiba-tiba.

Dia ingat, jam menunjukkan pukul 7.45 malam waktu setempat saat jenazah hendak dimasukkan mobil. Datang seorang wanita paruh mengenakan gamis coklat tua dan batik lusuh.

" Baik-baik antarkan anak saya ini, Pak, suaranya sangat lembut. Saya rawat dengan penuh kasih sayang, dari kecil sampai dia menikah," kata wanita itu kepada si pengantar jenazah.

Setelah wanita itu pergi, pengantar mau menutup pintu mobil jenazah itu. Belum sempat tertutup, datang pria yang merupakan kakak dari jenazah.

" Memberitahu kami, jenazah akan dimakamkan di sebelah makam ibunya," kata pengantar jenazah.

1 dari 5 halaman

Siapa Yang Memberi Pesan?

Mendengar hal itu, dia terkaget. Dia lalu bertanya ini jenazah siapa. Pria tersebut mengatakan jenazah yang akan diangkut adalah adiknya.

" Ibu Anda di mana? Katanya sudah meninggal dua tahun lalu, subhanallah. Jadi siapa yang berpesan pada saya tadi? Orang tua memakai gamis coklat dan kain batik lusuh?" kata pengantar jenazah.

Kakak jenazah terkejut lalu mengucap istighfar. Sambil menangis, dia mengatakan wanita yang menghampiri pengantar jenazah adalah ibunya.

" Ceritanya dulu jenazah adalah anak yang manja kepada ibunya. Dirawat dengan penuh kasih sayang, apa saja permintaannya dipenuhi sampai ketika jenazah akan menikah," tulis dia.

" Ibu tersebut sampai menggadaikan rumah dan tanahnya. Anak perempuannya akan menikah besar-besaran karena calon suaminya anak orang kaya," lanjut dia.

 

2 dari 5 halaman

Si Anak Mulai Sombong Setelah Menikah

Kisah sedih mulai terjadi setelah perkawinan. Anak perempuan itu menjadi sombong dan angkuh kepada ibunya.

" Setiap hari ibu menangis merindukan dia. Dan hampir setiap hari ibu pakai baju yang dibelikan adik saya untuk melepas rindu. Baju gamis coklat," tulis pengantar jenazah menirukan ucapan kakak mendiang.

Kakak jenazah melanjutkan satu malam sebelum meninggal, ibunya sempat berkata jika gamis coklat itu boleh dibawa ke liang lahat, pasti akan dibawa bersamanya. Pengantar pun menitikkan air mata mendengar cerita itu.

" Ibu Anda meninggal karena apa? Karena murung terlalu merindukan adik saya," tulis dia.

Menutup cerita, pengantar jenazah mengingatkan kasih sayang ibu dibawa sampai mati. Sehingga jangan pernah menyakiti ibu dan selalu hargai mereka.

Sumber: Siakapkeli.

3 dari 5 halaman

6 Cara Bertaubat dari Dosa yang Telah Diperbuat

Dream- Manusia bukanlah makhluk sempurna yang terlepas dari dosa dan kesalahan. Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Kesempurnaan yang Maha Sempurna hanyalah milik Allah SWT semata. Maka, tak patut kita bersombong atas hal kecil.

Allah memang Maha Sempurna dan Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun, sebagai hamba-Nya yang penuh dengan dosa dan salah, jangan pernah berpikir bahwa bertaubat tidak ada gunanya. Allah Maha Mengetahui, dan pasti akan memaafkan hamba-Nya yang benar-benar ingin bertaubat.

Ketika melakukan kesalahan atau dosa, segera bertaubat dan jangan ditunda. Menyesalinya saja tidak akan menyelesaikan masalah. Taubat harus datang dari hati dan dilakukan dengan perbuatan nyata, bukan hanya penyesalan yang berujung wacana.

Seperti dalam surat Al Mutaffifin Ayat 14, “ Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” Sekalinya berbuat dosa, akan ada noda hitam di hati, bila tidak segera bertaubat, noda hitam tersebut akan menutupi seluruh hati. Maka, segeralah bertaubat.

4 dari 5 halaman

Cara Bertaubat dengan Menyadari dan Menyesali Dosa

Hal terpenting dalam bertaubat adalah penyesalan. Seperti yang diriwayatkan Ibnu Majah, Rasulullah pernah bersabda, “ Penyesalah adalah pertaubatan.” Bagi manusia yang telah berbuat salah, akan muncul rasa bersalah dan menyesal dari dalam hatinya ketika ia menyadari dosa apa yang telah ia perbuat.

 Cara Bertaubat

Tanpa adanya kesadaran atas apa yang sudah dilakukan, penyesalan akan datang terlambat bahkan akan datang di hari akhir nanti. Manusia memang tempat salah dan dosa, akan lebih baik kalau ada saudara atau teman yang telah berbuat kesalahan, segera diingatkan.

Sadarkan apa yang telah ia lakukan dengan cara yang baik, begitu pula ketika diri kita sendiri melakukan kesalahan.

Taubat tanpa menyadari dan menyesali apa yang telah diperbuat tidak akan ada nilainya, karena belum bisa menghapus noda hitam di hati. Cara menyadari kesalahan yang kita perbuat ialah dengan melakukan introspeksi diri, dengan begitu perlahan kita akan menyadari apa kesalahan dan dosa kita.

5 dari 5 halaman

Cara Bertaubat dengan Berhenti dan Tidak Mengulangi

Setelah menyadari dan menyesali apa yang sudah diperbuat, entah itu perbuatan yang melukai orang lain atau diri sendiri, segeralah berhenti. Tidak hanya berjanji untuk berhenti, tapi masih mengulangi kesalahan lagi dan lagi.

 Cara Bertaubat

Komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan dan dosa lebih penting dibandingkan hanya berkata, “ Aku akan berhenti melakukan kesalahan ini.” Setelah menyesali dosa yang diperbuat dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi, tantangan terbesar baru akan muncul, yaitu godaan.

Godaan bisa datang dari mana saja. Oleh sebab itu, seseorang yang sudah merasa berdosa, dan kemudian menyesalinya, akan lebih baik lagi ia berkomitmen dan melawan godaan. Manusia memang penuh dosa, dan godaan untuk melakukan dosa yang sama jadi tantangan yang besar. Untuk menjauhkan diri dari godaan, berdoalah hanya pada Allah dan terus mengingat bahwa Allah mengawasi setiap apa yang kita perbuat. 

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik