Demi Ayam Gratis, Warga Rela Berdesakan dan Abaikan Protokol Kesehatan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 18 Januari 2021 15:46
Demi Ayam Gratis, Warga Rela Berdesakan dan Abaikan Protokol Kesehatan
Acara ini dihadiri kurang lebih 2.000 warga.

Dream - Pandemi Covid-19, yang berlangsung nyaris satu tahun lamanya, belum menunjukkan adanya titik cerah. Hingga hari ini, banyak negara yang mengupayakan segala cara demi menekan angka penularan virus yanag bermula dari Wuhan, China, itu.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau bahkan lockdown menjadi salah satu kebijakan yang dipilih banyak pemerintah, salah satunya Malaysia.

Sejak pandemi berlangsung, pemerintah Malaysia menerapkan Movement Control Oder (MCO), sebagai upaya penekanan pergerakan di negara tersebut. Namun sangat disayangkan, baru-baru ini United Malays National Organisations (UMNO) menggelar acara dengan tamu nyari 2.000 orang.

1 dari 4 halaman

Dilansir World of Buzz, acara yang digelar UMNO disebut sebagai kegiatan memberikan santunan pada warga yang terkena dampak pandemi Covid-19 dengan membagikan ayam beku melalui sistem drive-through.

Kondisi pembagian ayam potong gratis© World of Buzz

Akibatnya, polisi Malaysia memberikan denda UMNO lantaran melanggar protokol MCO guna menekan persebaran Covid-19.

Tak hanya perkumpulan dengan 2.000 pengunjung, acara tersebut juga telah menyebabkan kemacetan di wilyaha Precicent 9. Hal ini disebabkan banyak warga yang rela mengantre menggunakan motor dan mobil demi ayam gratis di depan Rumah Perlindungan Kucing sejak pukul 4 sore.

2 dari 4 halaman

Menurut penyelanggara acara, Mohd Zushaidey Zulkifli, acara tersebut telah mendapat persetujuan dari pihak berwenang namun pihaknya tak bisa melakukan sesuatu tentang jumlah warga yang datang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SOP MCO telah dipantau selama pembagian ayam gratis tersebut.

Tak hanya di Indonesia, nampaknya banyak warga di negara lain masih belum patuh terhadap peraturan pemerintah guna menekan persebaran virus. Sangat disayangkan, di tengah pandemi yang semakin buruk ini, masyarakat masih belum tersadar akan bahayanya virus ini.

Sumber: World of Buzz

3 dari 4 halaman

Jangan Lelah Terapkan Protokol Kesehatan...

Dream - Jubir Vaksinasi dan Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat tidak lelah menerapkan protokol kesehatan meski sudah ada vaksin.

Dia mengajak masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau 3M.

" Kami juga mendengar masyarakat mulai lelah menerapkan 3M, sehingga ada pemikiran tidaknya percaya Covid, kenapa saya dibatas batasi, tentunya masalah psikologis terkait hal ini harus kita ingatkan ke masyarakat karena 3M itu adalah pertahanan pertama kita," kata Siti dalam diskusi ruang Merdeka 'Efektifkah Vaksin Covid-19?', Rabu 17 Desember 2020.

4 dari 4 halaman

3M Kunci Lawan Pandemi

Nadia menuturkan, 3M adalah upaya melawan corona secara bersama-sama. Tetapi, perlu ditambahkan vaksinasi supaya muncul kekebalan kelompok yang kuat dengan perpaduan 3M.

" Dengan vaksin ini akan ada herd immunity, dengan kekebalan kelompok itu kita harapkan lebih kuat melawan infeksi virus," ucapnya.

Nadia berharap dengan adanya 3M dan vaksin, rantai penularan corona menjadi menyusut. Virus itu semakin lemah menular ke masyarakat.

" Diharapkan virus yang beredar semakin turun, istilahnya kalau tentaranya makin sedikit, makin enggak kuat kan kalau perang," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar