Di Bandung, Penjual Semur Jengkol Pakai Celemek Louis Vuitton

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 14 Januari 2018 18:56
Di Bandung, Penjual Semur Jengkol Pakai Celemek Louis Vuitton
Kata Ridwan Kamil, di Paris pun tak ada yang jual.

Dream - Kreativitas di Kota Bandung, Jawa Barat memang tak ada habisnya. Selain desain dan musisi ternama, Bandung juga menawarkan keunikan lain.

Baru-baru ini, Wali kota Bandung Ridwan Kamil (RK) menunjukkan keunikan tersebut. Tiba di sebuah warung makan, RK berfoto dengan perempuan yang berjualan semur jengkol di Pasar Cihapit.

RK menyadari keunikan itu. Dia melihat sang penjual semur jengkol mengenakan celemek bermotif khas Louis Vuitton.

" Di Bandung Mah, penjual semur jengkol di Pasar Cihapit pun pakai celemek alias apronnya harus berkelas. LV limited edition. Tidak dijual di Paris, Perancis," tulis RK, Minggu, 14 Januari 2018.

Produk buatan Louis Vuitton memang memiliki keunikan di motif yang digunakan. Louis Vuitton kerap menggunakan warna cokelat tua dengan logo LV, kependekan pabrikan asal Paris tersebut, dengan motif floral.

Bermacam komentar pun segera menghampiri unggahan RK tersebut. Dengan nada bercanda, Reza Agustiana Diny menyebut olahan jengkol kini naik kelas.

" Syarifah Sany, jengkol naik kelas. Peluang nih," kata Reza.

" Sekelas polo, gucci, haha," tulis Evita Zahra.

 

Beri Komentar