Ketakutan, Suami Tusuk Istri Berulang Kali Karena Dikira Dajjal Bertaring

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 5 Februari 2020 12:55
Ketakutan, Suami Tusuk Istri Berulang Kali Karena Dikira Dajjal Bertaring
Korban ketakutan saat melihat sosok istrinya yang dikira Dajjal

Dream - Aksi sadistis dilakukan seorang warga Serpong, Tangerang Selatan terhadap istrinya pada Selasa, 4 Februari 2020 dini hari. Pria yang tengah kalap bernama Azwar itu menusuk tubuh istrinya berulang kali. 

Tindakan keji Azwar dilakukan karena dia melihat sosok istrinya sebagai sosok Dajjal. 

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisono mengatakan, Azwar telah mengakui menusuk istrinya yang dianggapnya Dajjal itu berulang kali. 

" Tetapi (istrinya) tidak mau mati," ujar Muharam saat dikonfirmasi, Rabu, 5 Februari 2020.

Dalam pengakuannya, lanjut Muharam, pelaku merasa ketakutan dengan sosok istrinya yang dianggap Dajjal tersebut. Korban juga dilihat pelaku memiliki taring.

Melihat perbuatan sadis yang dilakukan Azwar, polisi menduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Untuk memastikan dugaan tersebut, polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

" Diduga sementara pelaku mengalami gangguan jiwa dan mengaku ketakutan," kata dia.

Terkait korban, Muharam mengatakan, kondisi istri Azwar saat ini dalam keadaan kritis setelah menerima banyak tusukan di tubuhnya.(Sah)

1 dari 4 halaman

Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Sopir Taksi Onine di Bogor

Dream - Polisi mengungkap fakta mengejutkan tentang Fadil Pranata, tersangka pembunuh Ahsanul Fauzi, sopir taksi online yang jasadnya ditemukan di dalam mobil di Bogor, Jawa Barat. Menurut polisi, Fadil sudah lama tak tinggal di rumahnya.

" Saudaranya bilang begitu, dan sudah dua tahun pelaku meninggalkan rumahnya," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Niko Adi, dikutip dari Liputan6.com, Senin 4 November 2019.

Niko menambahkan, Fadil selama ini memilih hidup berpindah-pindah. Dia menumpang di rumah teman-temannya.

Fadil, kata Niko, merupakan pecandu gim online. Dia mencari uang dengan bermain gim. Banyak orang menyewa jasanya sebagai joki gim online.

Menurut Niko, saban hari Fadil memainkan tiga hingga empat akun gim miliknya. Fadil memang punya banyak akun.

" Penghasilannya juga tidak tetap, berkisar Rp500 ribu hingga Rp3 juta," kata Niko.

2 dari 4 halaman

Terhalang Laptop

Tapi belakangan, pekerjaan Fadil terganggu karena laptopnya rusak. Dia harus memperbaiki power supply seharga Rp180 ribu.

" Laptopnya ibarat nyawanya. Akhirnya dia berencana merampok uang untuk membiayai servis laptopnya," kata dia.

Niat itu dilaksanakan. Fadil membeli pisau cutter di minimarket di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada 31 Oktober 2019.

Usai makan, Fadil meminjam telepon genggam milik warung pecel lele untuk memesan taksi online dengan tujuan daerah Ciawi.

Sampai tujuan, Fadil meminta sopir menepi di Bank BRI. " Padahal waktu itu di kantong celananya ada uang sekitar Rp 60 ribu lebih, sisa kembalian beli cutter dan makan pecel lele," ucap dia.

3 dari 4 halaman

Niat Merampok

Fadil turun dan menuju gerai ATM BRI untuk tarik tunai uang pecahan Rp100 ribu. Sementara, Ahsanul Fauzi menunggu di dalam mobil yang parkir di depan bank tersebut.

Usai mengambil uang di ATM, Fadil kembali masuk ke dalam mobil Toyota Calya berpelat nomor F 1088 CL yang mesinnya masih menyala tersebut. Dia mengulurkan uang Rp100 ribu kepada Ahsanul.

" Niat pelaku membayar dengan uang Rp100 ribu supaya ada kembaliannya dan korban mengambil uang kembalian itu dari dalam dompet. Disitulah pelaku merampok uang korban," kata Niko.

4 dari 4 halaman

Diamankan Setelah Sempat Buron

Tanpa pikir panjang, Fadil langsung menusuk leher Ahsanul hingga darahnya terus mengalir. Saat Fadil hendak merampas dompet, kaki Ahsanul menginjakan pedal gas hingga. Fadil pul terguncang dan dompet Ahsanul jatuh ke bawah kemudi.

" Karena panik melihat darah keluar terus dari leher korban dan aksinya takut ketahuan juga akhirnya pelaku kabur," kata dia.

Tak lama kemudian, Ahsanul ditemukan petugas keamanan bank dalam keadaan tidak bernyawa. Ahsanul tewas diduga karena kehabisan darah.

Polisi meringkus Fadil di Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 2 November 2019. Polisi sempat kesulitan karena Fadil berpindah-pindah.

Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno