Dianggap Pembawa Sial, Istri Dicerai Dua Hari Setelah Nikah

Reporter : Eko Huda S
Senin, 26 Oktober 2015 13:41
Dianggap Pembawa Sial, Istri Dicerai Dua Hari Setelah Nikah
Pasangan ini sedang menjalani bulan madu. Namun insiden buruk terjadi saat sang istri mengagumi sesuatu.

Dream - Seorang suami di Arab Saudi menceraikan istri yang baru dinikai dala dua hari. Percerian itu dilakukan setelah terjadi sejumlah insiden buruk saat keduanya melakukan bulan madu.

Dikutip Dream dari Emirates 24/7, Senin 26 Oktober 2015, karena rentetan insiden pada bulan madu itu, sang suami menganggap istrinya itu sebagai “ pembawa sial”.

Setelah pesta pernikahan, pasangan ini pergi ke apartemen mereka di pelabuhan Barat Laut Merah, Jeddah. Mereka berbulan madu di sana.

Pada malam hari, pengantin ini makan di sebuah restoran. Di restoran itu, mereka memesan makan. Datanglah seorang pelayan, melangkah menuju mereka.

Namun nahas, pelayan itu jatuh ke lantai setelah sang pengantin perempuan kagum akan cara jalan pelayan itu. Inilah awal mula insiden yang membuat sang mempelai pria menganggap istrinya sebagai pembawa sial.

Setelah insiden itu, keduanya balik ke apartemen. Setelah sampai kamar, sang istri berkaca di cermin, mengambil botol parfum dan memberi tahu suaminya bahwa botol parfum itu sungguh indah.

“ Setelah dia berkata seperti itu, botol itu jatuh dan pecah berkeping-keping,” demikian laporan surat kabar Sada, seperti dilansir Emirates 24/7.

Setelah insiden itu, sang suami memutuskan untuk mengakhiri tali pernikahan mereka. Entah ada kaitan atau tidak antara dua insiden itu dengan sang istri, yang jelas sang suami memutuskan untuk bercerai.

Sang suami langsung mengembalikan istrinya kepada mertuanya yang tinggal di dekat Kota Taif keesokan harinya, dan menyatakan telah menceraikannya.

Sang suami memberi tahu keluarga istrinya menyerahkan seluruh maskawin dan semua hadiah pernikahan. “ Sang lelaki tak ingin membuat sang perempuan marah karena dia berpikir dia bisa terluka dengan pandangan perempuan itu.” 

Beri Komentar