Pria Bermartil Serang Resto di New York, 3 Tewas

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 25 Januari 2019 18:13
Pria Bermartil Serang Resto di New York, 3 Tewas
Pelaku mengaku terilhami film tentang para lelaki China yang memperlakukan perempuan dengan sewenang-wenang.

Dream - Seorang pekerja konstruksi yang diduga memiliki gangguan psikologis mengamuk di restoran China di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, sepekan lalu. Lelaki bernama Arthur Martunovich itu, membawa martil.

Dilaporkan New York Post, tiga orang meninggal akibat luka parah dari serangan itu. Kepolisan New York, NYPD, mengatakan korban terakhir yang meninggal yaitu, Tsz Mat Pun, manager Seeport Buffet Sheepshead Bay.

Sebelumnya, Pun sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Langone, Brooklyn. Selain Pun, pemilik kedai, Kheong Ng-Thang, dan koki, Chef Fufai Pun, juga tewas saat di rumah sakit.

" Pikiran tertuju kepada keluarga korban," kata Kepala Detektif NYPD, Dermot Shea.

" Kami bekerja sama dengan Brooklyn DA untuk itu. Mengenai penambahan tuntutan kepada Martunovich," ujar Shea.

Usai ditangkap, Martunovich mengatakan, mengayunkan palu secara acak karena terilhami film tentang para lelaki China yang memperlakukan perempuan dengan sewenang-wenang.

Martunovich merupakan pekerja konstruksi tanpa catatan kriminal. Akibat perbuatannya ini, dia menghadapi tuntutan pembunuhan, percobaan pembunuhan, dan kepemilikan senjata.

Dia tetap ditahan di bawah evaluasi psikiatri. Dia baru-baru ini dipindahkan dari Rumah Sakit Kings County ke Rumah Sakit Bellevue. (ism)

Beri Komentar