Dikira Bocah 6 Tahun, Pasangan Ini Ternyata Adopsi Gadis Psikopat

Reporter : Idho Rahaldi
Minggu, 6 Oktober 2019 15:01
Dikira Bocah 6 Tahun, Pasangan Ini Ternyata Adopsi Gadis Psikopat
Mereka sempat mengalami sesuatu yang mengerikan...

Dream - Mantan pasangan suami istri asal New York, Amerika Serikat tak pernah menyangka dengan keputusan mereka mengadopsi seorang bocah perempuan. Harapan membuat keluarga berakhir berakhir dengan derita.

Pasangan ini tak menyadari jika mereka pernah mengadopsi seorang psikopat.

Kristinne dan Michael Barnett yang kini sudah bercerai menceritakan mereka sempat mengadopsi seorang bocah berusia 6 tahun asal Ukraina pada tahun 2010 lalu.

Bocah itu bernama Natalia. Dilansir dari mirror.co.uk, dalam sebuah wawancara Kristine mengungkapkan bahwa tidak ada yang aneh dengan Natalia.

Tetapi semakin lama, Kristinne mulai curiga dengan fisik dan juga sikap Natalie.

1 dari 5 halaman

Mulai Timbul Kecurigaan

Salah satunya disaat Kristinne memandikan Natalia. Dia melihat Natalia telah memliki bulu kemaluan yang cukup tebal.

Kristine juga menyadari bahwa Natalia mulai mengalami menstruasi yang sangat jarang terjadi pada anak berusia enam tahun.

 Natalie© dream.co.id

Pengakuan Kristinne yang lebih mengejutkan yaitu disaat Natalia beberapa kali melakukan percobaan pembunuhan terhadap dirinya dan keluarga.

" Aku melihatnya meletakkan bahan-bahan kimia di kopiku, lalu aku bertanya padanya, 'apa yang kamu lakukan?', dia kemudian berkata padaku bahwa dia ingin meracuniku," ucap Kristine.

Kristine menuturkan bahwa mereka juga harus menyembunyikan semua benda tajam.

2 dari 5 halaman

Wanita Dewasa

Keluarga ini lantas memeriksakan Natalia ke rumah sakit karena mereka curiga ada sesuatu yang salah padanya. 

Kecurigaan terbukti bahwa ternyata Natalia bukanlah gadis 6 tahun, melainkan seorang wanita dewasa berumur 21 tahun.

 Natalie© dream.co.id

Dia didiagnosis menderita penyakit dwarfisme atau lebih sering disebut penyakit kerdil, sehingga membuatnya susah untuk berjalan.

Dokter juga mengkonfirmasi bahwa gadis itu memiliki beberapa penyakit mental.

3 dari 5 halaman

Keberadaan Putrinya Misterius

Keluarga ini mencoba untuk mendapatkan surat pengadilan yang membuktikan Natalia adalah wanita dewasa. Mereka juga berharap bisa mengirimnya menjalani perawatan mental.

Namun sayangnya hal itu tidak pernah terwujud. Kleuarga ini akhirnya meninggalkan Natalia di sebuah apartemen di Lafayette, Indiana pada 2013 silam.

Apes bagi pasangan suami istri ini. Mereka didakwa dalam kasus penyelewengan anak karena telah meninggakan Natalia sendirian di apartemen tanpa pengawasan.

 Nataie© dream.co.id

Sampai hari ini pasangan ini tidak mengetahui dimana keberadaan Natalia. Pasangan ini khawatir jika Natalia mungkin akan disamarkan sebagai seorang anak dan bisa diadopsi oleh keluarga lain.

4 dari 5 halaman

Terinspirasi Aulia Kesuma, Istri di Jakarta Sewa Pembunuh Bayaran

Dream - Masih ingat dengan kejahatan yang dilakukan Aulia Kesuma terhadap suaminya, Edi Chandra Purnama dan anak tirinya, M Adi Perdana, Agustus 2019? Peristiwa kejahatan ini menginspirasi perempuan berinisial YL, 40 tahun.

Bersama selingkuhannya, BHS, 33 tahun, YL menghabisi nyawa VT, suaminya.

" Jadi yang dia tonton ada kasus mobil yang dibakar di Sukabumi, kemudian TKP-nya ternyata di dalam mobil itu korban sudah dibunuh di Jakarta Selatan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Budhi Herdi Susianto, dilaporkan , Kamis, 3 Oktober 2019.

Usai menonton tayangan televisi, YL dan BHS menghabisi VT. Mereka memberikan racun dan menyewa pembunuh bayaran.

" Dia memikirkan awalnya, yang pertama dia menggunakan racun sianida," kata Budhi.

YL dan BHS membeli sianida cair secara daring. Racun itu lantas dicampur air mineral, jamu, vitamin kapsul dan minuman beralkohol.

5 dari 5 halaman

Rencana Pembunuhan

YL dan BHS menganggap cara itu efektif membunuh VT. Sebab, VT diketahui kerap mencampur jamu, kapsul vitamin, dan air.

Rencana meracuni VT gagal karena YL tak memberikan minuman yang diracik BHS. YL dan BHS memilih menggunakan jasa pembunuh bayaran.

Rencana pembunuhan dilakukan di sekitaran Kelapa Gading. Sesampainya di depan North Jakarta Intercultural School Kelapa Gading, BHS meminta izin keluar dari dalam mobil dengan alasan mual.

Saat itulah, eksekusi dilakukan. Salah satu pembunuh bayaran menghampiri VT yang berada di kursi pengemudi dan menusuk leher korban. Melihat korban belum tewas, pembunuh ini mencoba menghunuskan pisau ke perut korban.

Akan tetapi aksinya itu gagal. Karena, VT berhasil melepaskan diri dan melaju kendaraan atau mobilnya itu menjauhi TKP.

" Korban mau ditusuk perutnya namun korban yang mengendarai kendaraannya langsung tancap gas. Korban langsung mengarah ke rumah sakit, mendapatkan perawatan, lalu laporan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa (1/10).

Beruntung VT berhasil lolos dari serangan pembunuh bayaran. Polisi mengejar dua pembunuh bayaran yang disewa YL.

YL ingin menghabisi VT karena rasa cemburu. YL menduga suaminya berselingkuh. Merasa sakit hati dan ingin balas dendam, YL memutuskan berselingkuh dengan BHS dan merencanakan pembunuhan. Motif pembunuhan itu karena ingin menguasai harta VT.