Emak-Emak Pakai Perhiasan Emas 3 Kg, Saingan Hotman Paris!

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 14 Oktober 2019 14:36
Emak-Emak Pakai Perhiasan Emas 3 Kg, Saingan Hotman Paris!
Benarkah emas tersebut asli?

Dream - Beberapa hari ini, pengguna media sosial ramai membicarakan perempuan paruh baya yang memakai banyak perhiasan. Lengan, jemari, hingga leher, semua penuh emas.

Ukurannya tak sembarangan. Bukan hanya segram dua gram, satu perhiasan beratnya mencapai puluhan gram. Layaklah kiranya si ibu itu disebut 'toko emas berjalan'.

" Yang ini 70 gram, 145 gram, yang di sebelah, nah ini 120, nah ini 110, ini macam," ucap perempuan dalam video tersebut. Berat yang disebut merupakan ukuran emas di kedua lengan perempuan yang dipanggil ibu hajah tersebut.

Perempuan yang tak disebut nama dan asalnya itu juga menjelaskan kalung yang dia kenakan seberat 100 gram. Total, menurut akun Instagram @makassar_iinfo, perhiasan yang dikenakan perempuan itu mencapai tiga kilogram.

Karena penampilan itu, sang ibu hajah dibanding-bandingkan dengan pengacara kondang, Hotman paris Hutapea. " Bang Hotman kalah dengan Ibu Haji," tulis akun @makassar_iinfo.

Selama ini, Hotman memang dikenal glamor. Sekali berpakaian dari ujung kaki hingga pucuk kepala, outfit Hotman bernilai miliaran rupiah.

1 dari 6 halaman

Tergolong Pamer?

 Emas

Banyak warganet yang turut bertanya ke Hotman mengenai fenomena ini.

" @hotmanparisofficial bagaimana ini bang?" tulis seorang warganet.

Tapi, ada pula yang menyebut, Hotman Paris masih unggul karena menggunakan berlian di cincinnya.

" Ga ngalahin dong Hotman Paris pakenya berlian," tulis seorang warganet.

Warganet juga menyindir kebiasaan pamer ibu-ibu tersebut.

" Kalau dibegal nggak salah tu begalnya," tulis seorang pengguna instagram.

" Riya adalah jalan ninjaku," tulis warganet lain.

2 dari 6 halaman

Tubuh Mengurus, Astaga! Perut Wanita Ini Berisi Perhiasan Rp1 Miliar

Dream - Seorang wanita mengejutkan tim dokter India yang melakukan operasi pembedahan. Mereka menemukan perhiasan berharga senilai 271.860 ringgit atau Rp923 juta dari dalam tubuhnya.

Dilansir World of Buzz, Runi Khatun selalu muntah setiap kali habis makan. Hal ini menyebabkan wanita 26 tahun itu menjadi lemah dan kurus.

Karena kondisinya yang lemah dan kurus tersebut, keluarga memutuskan membawanya ke rumah sakit pada 16 Juli 2019 lalu.

" Keadaannya sangat kritis hingga memerlukan lima botol darah," kata dokter yang merawatnya.

Untuk menjaga ketahanan tubuhnya yang tidak bisa mengunyah makanan, dokter memberikan makan melalui suntikan ke dalam mulut.

3 dari 6 halaman

Setelah Dioperasi, Dokter Terkejut

Kondisi Runi yang kritis membuat dokter tidak dapat melakukan operasi dengan segera. Mereka harus memastikan dia stabil sebelum menjalani operasi satu minggu kemudian.

Namun, setelah menjalani operasi pembedahan, dokter langsung syok begitu tahu apa yang menjadi penyebab wanita itu muntah-muntah selama ini.

Dokter menemukan 69 untai kalung, 80 anting-anting, delapan liontin, 11 tindikan hidung, empat kunci, lima gelang kaki dan satu jam dari perutnya.

Tim dokter merasa heran, di dalam perut Runi terdapat berbagai macam perhiasan dengan total nilai mencapai hampir Rp1 miliar.

4 dari 6 halaman

Sang Ibu Sering Kehilangan Perhiasan

Bukan saja tim dokter, sang ibu juga ikut kaget dengan isi perut putrinya. Ibunya sekarang baru menyadari mengapa perhiasannya seringkali hilang.

Namun dia tidak menyangka bahwa putrinya yang menelan perhiasan-perhiasannya itu. Dia menambahkan bahwa Runi akan menangis jika ditanya tentang barang perhiasan yang hilang.

Dokter mengatakan perhiasan-perhiasan yang ditemukan di dalam perut Runi kebanyakan berbahan perak dan tembaga, meski ada juga yang terbuat dari emas.

5 dari 6 halaman

Divonis Mengidap Gangguan Pica

Tindakan memakan benda yang tidak bisa dihancurkan dikenal sebagai Acuphagia. Ini adalah bagian dari gangguan psikologis yang memengaruhi nafsu makan seseorang yang dikenal sebagai gangguan Pica.

Orang yang menderita kondisi ini akan memiliki keinginan untuk makan benda yang memiliki nilai gizi sedikit atau tidak sama sekali.

Di antara benda yang dimakan termasuk batu, pasir, cat, kotoran, kaca, besi, rambut dan bedak. Ini sering terjadi pada orang-orang dengan kesulitan belajar dan wanita hamil.

Kondisi ini dapat membahayakan penderita akibat komplikasi oleh benda beracun atau tidak dapat dicerna yang dimakannya.

6 dari 6 halaman

Lihat Videonya

Wanita Inida bernama Runi Khatun sering mencuri perhiasan ibunya. Bukannya dijual, perhiasan itu 'disimpan' di dalam perutnya.

Karena sakit muntah-muntah, dia dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi untuk mengetahui penyebabnya.

Dokter terkejut setelah menemukan berbagai macam perhiasan di dalam perutnya.(Sah)

 

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal