Gara-gara Baju, Penumpang Diusir dari Pesawat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 3 Juli 2019 09:48
Gara-gara Baju, Penumpang Diusir dari Pesawat
Lho, kok, bisa?

Dream Wanita bernama Harriet Osborne diusir dari kabin oleh kru pesawat EasyJet. Penumpang itu diminta meninggalkan pesawat karena bajunya dinilai terlalu seksi.

Dikutip dari The Sun, Selasa 2 Juni 2019, Harriet Osborne memakai baju belahan rendah, tapi tidak mengenakan bra. Ketika ditegur, dia memakai jumper milik temannya.

Akan tetapi, dia tidak diizinkan kembali ke pesawat meskipun sudah memakai jumper. Akibatnya, Harriet dan temannya harus tidur di lantai Bandara Malaga sebelum terbang pulang keesokan harinya.

“ Para kru itu mengerikan dan membuat saya merasa murahan. Pramugari itu berhadapan dengan saya di depan seluruh pesawat dan mengatakan saya tidak diizinkan naik ke atas itu,” kata Harriet.

Dia mengatakan, pramugari juga tidak mengizinkannya duduk, bahkan ketika sudah memakai jumper. “ Saya dikawal untuk pergi dari pesawat. Saya terkejut. Itu sangat seksis,” kata Harriet.

1 dari 4 halaman

Menangis

Sedih. Harriet mengaku menangis karena diusir seperti itu. Bahkan, polisi juga bingung mengapa Harriet sampai diusir dari pesawat.

Tak hanya itu, dia juga harus merogoh uang senilai 149 poundsterling (Rp2,67 juta) untuk penerbangan lain.

“ Saya tidak pernah memamerkan tubuh saya. Itu karena spontan sedang berlibur. Itu membuat saya merasa sadar diri,” kata Harriet.

Namun, sejumlah sumber mengatakan beberapa penumpang mengeluh kepada kru karena bisa melihat bagian intim badan Harriet.

2 dari 4 halaman

Easyjet Angkat Bicara

Pihak maskapai angkat bicara tentang pengusiran ini. Kejadian ini berlangsung pada 23 Juni 2019. Kala itu, Harriet ingin bertolak dari Bandara Malaga, Spanyol, ke Bandara Stansed, Spanyol. Penumpang ini tidak bisa melakukan perjalanan karena berperilaku mengganggu.

“ Menyusul kekhawatiran tentang pakaian, awak memintanya untuk berpakaian sopan. Namun, dia mulai bertindak mengganggu terhadap anggota kru kami,” kata pihak EasyJet.

Maskapai yang menilai Harriet bertindak kasar, kemudian mengambil tindakan. “ Kabin dan awak darat kami dilatih untuk menilai semua situasi dan bertindak dengan cepat dan tepat. Kami tidak memberi toleransi perilaku kasar atau mengancam terhadap staf kami,” kata dia

3 dari 4 halaman

Gara-gara Bau Badan, Penumpang Sekeluarga Diturunkan dari Pesawat

Dream – Biasanya maskapai penerbangan akan memaksa penumpang turun dari pesawat jika dianggap membuat kegaduhan yang bisa membahayakan penerbangan. Namun kali ini alasan tindakan tegas maskapai ini benar-benar berbeda. 

Maskapai American Airlines diketahui menurunkan satu keluarga di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat. Mereka bukan membuat kegaduhan di dalam kabin. Namun kehadiran mereka dianggap `mengganggu` penumpang lain. 

Satu keluarga ini diturunkan karena mengeluarkan aroma badan yang tidak enak.

Dikutip dari Mirror, Senin 28 Januari 2019, insiden itu terjadi pada Rabu pekan lalu. Saat itu, penumpang bernama Yosi Adler dan istrinya, Jennie, hendak terbang dari Miami ke rumah mereka di Detroit, Amerika Serikat. Ketika pesawat hendak lepas landas, staf bandara mengusir mereka dan anaknya yang berusia 19 bulan. Ketiganya dipaksa turun karena badannya bau.

Adler bersikeras mereka tidak bau badan. Justru konsultan bisnis ini menganggap keluarganya diusir karena merupakan orang Yahudi.

“ Tiba-tiba, begitu mereka melepas kami, mereka menutup pintu dan kemudian mereka berkata, 'Maaf Pak, beberapa orang mengeluhkan bau badan anda dan kami tidak bisa mengizinkan Anda untuk kembali’,” kata Adler kepada WPLG Local 10 News.

Adler mengatakan sang istri kebingungan. Saking bingungnya, sampai-sampai mereka meminta orang-orang di bandara untuk memastikan apakah keluarganya berbadan bau.

4 dari 4 halaman

Barang Tak Dikembalikan?

Adler mengatakan maskapai akan mengembalikan barang-barangnya setelah dikeluarkan dari pesawat. Tapi, itu tidak terjadi.

Barang bawaannya justru ditinggal di dalam pesawat, termasuk kursi mobil untuk bayi dan kereta dorong.

Pihak maskapai pun akhirnya angkat bicara tentang kasus Adler.

“ Adler dan istrinya dikeluarkan dari pesawat ketika beberapa penumpang mengeluh terhadap bau badan keluarganya,” kata maskapai.

Perusahaan ini menyebut keluarga Adler telah diberikan akomodasi dan kupon makan. Plus, mendapatkan tiket penerbangan untuk keesokan harinya di Detroit.

Meskipun demikian, Adler menganggap maskapai ini menurunkan mereka karena mereka orang Yahudi. Dalam sebuah video yang memperlihatkan sang ayah berbicara dengan marah kepada staf bandara setalah dikeluarkan dari pesawat. Dia berkata “ Ada alasan agama mengapa mereka mengeluarkan saya dari pesawat. Kemudian penumpang ini berkata, “ Kami tidak memiliki bau. OK?” 

(Sah, Laporan: Ratih Permata Sari)

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo