Geger Hujan Cacing di Norwegia

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 17 April 2015 15:43
Geger Hujan Cacing di Norwegia
Kejadian serupa pernah terjadi di Swedia pada 1920-an. Apa penyebabnya?

Dream - Fenomena cuaca aneh terjadi di langit Norwegia. Ribuan cacing berjatuhan dari langit di seluruh wilayah selatan negara tersebut.

Seorang guru biologi Karstein Erstad mengatakan dia menemukan banyak cacing menggeliat di atas salju saat bermain ski pada akhir pekan lalu di pegunungan dekat kota Bergen.

Namun bukan Erstad saja yang menemukan cacing-cacing tersebut, banyak laporan kemudian mengabarkan bahwa telah terjadi hujan cacing tanah di seluruh bagian selatan Norwegia.

" Ketika saya menemukannya di atas salju, cacing-cacing itu seperti mati. Tetapi ketika saya menaruh di telapak tangan, cacing-cacing tersebut ternyata masih hidup," kata Erstad kepada situs berita The Local dikutip Daily Mail, Jumat 17 April 2015.

Tak berapa lama setelah Erstad menemukan cacing-cacing itu pada hari Minggu pekal lalu, muncul laporan penemuan serupa di bagian selatan Norwegia.

Fenomena hujan cacing tanah ini juga terjadi di wilayah Lindas dan Suldai dekat kota Bergen, dan di kota Fermunden yang berjarak ratusan mil.

" Ini fenomena yang sangat langka. Sulit mengungkapkan berapa kali ini terjadi, tapi yang dilaporkan hanya sebagian kecil," kata Erstad.

Erstad kemudian mengatakan dia membaca laporan yang mengatakan kejadian serupa pernah terjadi di Swedia pada 1920-an.

Pada 2011, sekelompok pelajar yang sedang bermain sepak bola di halaman sekolah di Skotlandia menyaksikan cacing-cacing berjatuhan dari langit.

Para pelajar Galashiels Academy di Selkirkshire langsung meninggalkan permainan mereka saat binatang tak bertulang belakang itu mulai jatuh menimpa mereka.

Menurut Mother Nature Network, beberapa insiden binatang jatuh dari langit sering terjadi setelah muncul badai dan angin tornado. Para ilmuwan memperkirakan binatang-binatang tersebut ikut terbawa hingga bermil-mil jauhnya saat terjadi badai atau angin tornado. (Ism) 

1 dari 3 halaman

Badai di Saudi Sebabkan Hujan Uang

Badai di Saudi Sebabkan Hujan Uang

 

Dream - Amukan badai di Arab Saudi telah menyebabkan debu, hujan dan salju pada seluruh gurun di kerajaan tersebut.

Namun hanya satu tempat di mana badai menimbulkan fenomena aneh berupa hujan uang.

Warga sebuah kampung di Provinsi Asir Selatan tak bisa mempercayai mata mereka kala melihat ratusan lembar uang kertas riyal beterbangan dan jatuh di wilayah mereka.

Tak menunggu lama, mereka segera berhamburan keluar rumah dan memunguti lembaran uang tersebut.

Mereka sebenarnya bertanya-tanya tentang asal uang tersebut. Namun mereka sepertinya tidak ingin mengembalikannya dan segera masuk lagi ke dalam rumah.

Menurut laporan harian Sabq dikutip Emirates 24/7, Selasa 24 Februari 2015, hujan uang itu disebabkan oleh kecerobohan dua pegawai bank yang sedang mengisi mesin ATM.

Di saat sedang terjadi badai, keduanya nekat mengisi mesin dengan lembaran 100 riyal (Rp 345 ribu) sebanyak 10 ribu lembar.

Sebagian uang itu pun tertiup angin dan terbang hingga sampai di Asir Selatan.

" Dua pegawai tersebut kemudian memanggil polisi untuk membantu mencari uang yang terbang tersebut. Namun mereka tidak menemukan sepeser pun."

© Dream
2 dari 3 halaman

`Hujan` Kotoran Manusia Terjadi di Selandia Baru

`Hujan` Kotoran Manusia Terjadi di Selandia Baru

 

3 dari 3 halaman

Wilayah yang Diguyur Hujan Terlama Sepanjang Sejarah

Wilayah yang Diguyur Hujan Terlama Sepanjang Sejarah

 

Dream - Warga Indonesia seharusnya bersyukur mendapatkan hujan yang turun hanya sehari atau dua hari berturut-turut. Meski akhirnya menyebabkan banyak masalah seperti banjir, macet hingga pemadaman listrik.

Pasalnya, hujan yang turun tersebut tidak sebanding dengan yang terjadi di Oahu, Hawaii. Salah satu pulau terbesar di Hawaii tersebut mendapat predikat sebagai pulau yang pernah diguyur hujan terlama dalam sejarah.

Pada 1993 silam, kota terbesar di Pulau Oahu, Kaneohe Ranch, diguyur hujan terus-menerus hingga 247 hari. Ini adalah rekor curah hujan tertinggi dalam sejarah.

Secara keseluruhan, warga Kaneohe Ranch diguyur hujan mulai dari 27 Agustus 1993 sampai 30 April 1994.

" Hawaii memang punya data curah hujan yang fantastis," kata Jim Ashby, ahli klimatologi di Western Regional Climate Center di Reno, Nevada, Amerika Serikat.

Menurut Ashby, hari-hari hujan di Hawaii berbeda dari wilayah barat laut Samudera Pasifik.

" Tidak selalu mendung dan hujan. Ada kalanya muncul hari-hari yang cerah."

Wilayah AS lainnya yang pernah mengalami hujan berhari-hari secara berturut-turut adalah Centralia dan Seattle di Washington.

Centralia pernah diguyur hujan selama 55 hari antara akhir 1996 hingga awal 1997. Sementara Seattle mengalami hujan terlama sejarah kota tersebut pada tahun 1953, yakni 33 hari.

Namun kota AS yang paling lama pernah mengalami hujan berhari-hari adalah kota Otis di Oregon. Mulai Desember 1997 hingga pertengahan Februari 1998, warga kota ini tak pernah berhenti mendapat tetesan air hujan selama 79 hari.

(Sumber: USA Today)

© Dream
Beri Komentar