Geger Jantung dan Buah Pisang di Madura Tumbuh Tanpa Batang Pohon

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 29 Januari 2019 10:22
Geger Jantung dan Buah Pisang di Madura Tumbuh Tanpa Batang Pohon
Awalnya warga sekitar mengira pohon itu adalah bunga bangkai.

Dream - Masyarakat Sampang, Madura dibuat geger oleh kemunculan jantung dan buah pisang. Kemunculan tersebut dianggap tak lazim lantaran tidak ada batang pohon pisang yang menopangnya.

Jantung dan buah pisang itu muncul dari tanah di Jalan Selong Permai Blok E, Kecamatan Sampang Kota, Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur. Tepatnya di pekarangan milik pasangan Kadir, 49 tahun dan Sundari, 51 tahun.

Jantung pisang itu muncul menjulang setinggi 40 centimeter dari permukaan tanah. Di bawah bunga itu, ada 20 buah pisang yang belum matang.

Pemilik pekarangan, Sundari, menganggap fenomena ini tidak lazim. Normalnya, jantung dan buah pisang muncul didahului pohon yang cukup tinggi.

" Biasanya pisang itu ada batangnya mas, kalau ini tumbuh dari tanah, kok tiba-tiba langsung berbuah," kata Sundari, dikutip dari Jurnalmojo.com.

 

1 dari 3 halaman

Dikira Bunga Bangkai

Sundari mengatakan awalnya dia mengira itu adalah bunga bangkai. Setelah dibiarkan, bentuk bunga itu menunjukkan keanehan.

Lama kelamaan, dia baru paham itu adalah jantung pisang. Bahkan sudah berbuah.

Jantung pisang di Madura© Jurnalmojo.com

Lebih lanjut, Sundari mengatakan dia tidak mendapat firasat apapun sebelum kemunculan jantung pisang itu. Keheranan Sundari bertambah lantaran dia dan suaminya merasa tidak pernah menanam pohon pisang di tempat tersebut.

Sumber: Jurnalmojo.com

2 dari 3 halaman

Geger Pisang Disuntik Darah Terinfeksi HIV, Ternyata...

Dream - Baru-baru ini pesan berantai yang meresahkan beredar luas di Singapura. Pesan itu mengklaim bahwa darah yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) sengaja disuntikkan ke dalam buah-buahan, terutama pisang.

Seorang warganet berbagi cuplikan pesan yang diterimanya dan meminta laman Straits Times untuk memverifikasikannya untuk mengingatkan masyarakat.

Menurut Straits Times, sebenarnya tidak ada yang perlu ditakutkan. Pisang disuntik HIV adalah hoax atau berita bohong lama yang kembali dimunculkan agar menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

straitstimes© dream.co.id

Berita bohong itu telah ada sejak tahun 2015, ketika seorang ibu di Colorado, Amerika Serikat, berbagi foto Facebook yang menunjukkan bintik merah pada pisang yang dimakan anaknya dalam sebuah artikel bertanggal 7 November.

3 dari 3 halaman

Bintik Merah Itu Ternyata...

Sedangkan, The Washington Post melaporkan bahwa orang lain bernama Anna Aquavia kemudian mengunggah ulang foto-foto itu ke halaman Facebook miliknya pada tanggal 9 November.

Tidak hanya mengunggah foto-foto tersebut, dia juga menambahkan keterangan palsu tentang bintik merah yang dikatakannya sebagai HIV.

" Seseorang menyuntikkan darah ke pisang. Rumah sakit telah menguji pisang tersebut dan bintik itu memang darah," tulis Anna waktu itu.

Namun, perubahan warna pada bagian dalam pisang itu sebenarnya hanya sejenis cacat pada buah yang disebabkan oleh bakteri.

Shutterstock© dream.co.id

Munculnya bintik merah itu adalah kondisi alami yang dikenal sebagai mokillo, yang terjadi saat bakteri masuk ke dalam buah dan menyebabkan bagian tengahnya menjadi merah gelap.

Tidak ada risiko kesehatan bagi orang-orang yang telah makan 'pisang merah' ini, termasuk terinfeksi HIV atau AIDS. Laman Snopes.com mencoba menjelaskan bintik merah pada pisang secara lebih terperinci.

" Nigrospora adalah penyakit jamur yang menyebabkan bagian tengah pisang menjadi merah tua. Nigrospora dapat menginfeksi buah di daerah beriklim tropis dimana pisang banyak tumbuh.

" Meski tidak menarik untuk dimakan, penyakit yang memengaruhi pisang ini bukanlah ancaman bagi kesehatan manusia. Namun bila ragu-ragu, buang atau jadikan kompos," tulis Snopes.com.

Beri Komentar