Geger Tulisan Terburuk Tahun Ini, Ada yang Bisa Baca?

Reporter : Idho Rahaldi
Jumat, 25 Agustus 2017 11:15
Geger Tulisan Terburuk Tahun Ini, Ada yang Bisa Baca?
Hati-hati, tulisan ini lebih parah dari tulisan dokter, bikin mata belo jadi sipit!

Dream - Pernah nggak sih kamu mendapat resep dari dokter tapi tidak bisa membaca satu katapun? Tenang, kamu bukan satu-satunya orang yang mengalami hal ini.

Dari dulu tulisan resep dokter memang dikenal sebagai tulisan yang susah dibaca oleh orang awam. Hanya mereka yang berprofesi sebagai apoteker yang sanggup membacanya.

Nah, jika tulisan se-ruwet tulisan dokter masih bisa 'dipecahkan' oleh seorang apoteker, bagaimana kalau tulisan yang diunggah akun Facebook Meme Comic Indonesia satu ini? Dijamin bikin mata belo mendadak sipit.

tulisan buruk© dream.co.id

" Konon katanya orang yang cerdas berpikir lebih cepat, jadi tulisan mereka cenderung cepat dan jelek. Btw ini bacaannya apa?" tulis Meme Comic Indonesia.

Saking ruwetnya tulisan ini, netizen pun mengeluh.

" Sopo tah sing nulis.. Langsung pedes mata w liat nya," komentar Liya Andrayani.

" Saya pernah di marahi karna font saya kaya gini," komentar Mudrikul Hikam.

" itumah sandi rumput," komentar Muhammad Yazed.

" Itu tulisan ny udah bgus, cuman agak kepanjangan, dan terllu miring, trus terllu latin!" komentar Diana Langga.

" Fungsi garis sampingnya apa...Biar tulisannya rapi, nah iniii...Ampuni syaa tuhan," komentar Bagus Citra Whedana.

" Ada kata " sayur-sayuran" , " kerajaan" , " di sawah" , " untuk memenuhi keperluan masyarakat.." .. Ini pasti naskah cerita ipin upin terbaru," komentar Kael MyBoy.

Unggahan ini disukai 17 ribu pengguna Facebook. Sebanyak 509 akun Facebook mengunggah ulang foto ini dan lebih dari 700 akun mengomentari foto tersebut.

Bagaimana, kamu bisa baca nggak?

(Facebook.com/Meme Comic Indonesia)

1 dari 2 halaman

Alasan Tulisan Dokter Susah Dipahami

Dream - Seringkali, setiap kita berkunjung ke dokter dan memperoleh resep, tulisan yang tertera di resep tersebut sulit terbaca. Tulisan di resep itu lebih terlihat seperti coretan anak-anak yang sedang belajar menulis.

Tapi, ternyata ada kode rahasia pada setiap resep dokter. Dokter memang biasa menjaga kerahasiaan resep yang ditulisnya agar si pasien tidak dengan mudah menggunakan resep itu. Karena setiap resep obat yang diberikan dokter memerlukan diagnosis terhadap penyakit pasien terlebih dahulu.

Biasanya, dalam resep dokter ada singkatan-singkatan yang merujuk pada istilah ilmiah tertentu. Misalnya, a.c, b.d, dan b.i.n. Singkatan a.c merupakan kependekan dari ante coenam (sebelum makan); b.d berarti bis die (dua kali sehari); adapun b.i.n berarti bis in noctus (dua kali semalam), cap berarti capsula (kapsul), gtt artinya gutta (diteteskan) dan p.c. artinya post coenam (setelah makan) dan lain sebagainya.

Jeleknya tulisan dokter pada resep ternyata mengandung tujuan sangat penting bagi ilmu kedokteran. 

Pertama, karena pasien tidak akan mudah memahami isi resep, jika resep obat yang ditulis dokter mudah dipahami pasien, maka dapat dimungkinkan bahwa pasien tersebut akan membeli obat yang sama di apotik jika mengalami gejala yang sama tanpa perlu periksa ke dokter. Padahal tindakan tersebut sangat berbahaya bagi kesehatannya.

Kedua, Pasien dapat melakukan kesalahan persepsi jika memahami isi resep tersebut. Itulah alasan mengapa tulisan dokter pada resep obat sangat susah untuk dibaca dan inilah rahasia kode pada resep dokter yang bertujuan untuk melindungi kerahasiaan resep obat agar tidak disalahgunakan.
2 dari 2 halaman

Tulisan Tangan Jelek, Dokter Didenda

Dream - Anda pasti pernah merasakan pengalaman kesulitan membaca resep yang ditulis oleh dokter. Bukan soal istilah yang rumit, karena memang tulisan pada kertas resep itu jelek. Nyaris tak bisa dibaca orang awam.

Dan mungkin Anda hanya menggerutu dalam hati. Mengeluh, mengapa tulisan dokter sulit dibaca. Tapi setelah itu melupakan kekesalan itu, karena menganggap begitulah tulisan resep dari dokter pada umumnya. Hehehe...

Tapi lihatlah apa yang dilakukan oleh seorang pasien di Kota Liangyugang, Provinsi Jiangsu, China, ini. Lelaki ini meluapkan kekesalannya dengan memposting resep dengan tulisan tangan yang dianggap sangat jelek itu ke media sosial. Dia bingung dan mengamuk.

Zhang, demikian marga pasien itu. Pria ini mengunggah riwayat penyakitnya yang ditulis oleh dokter ke media sosial. Pada foto yang diunggah itu, tulisan tangan pad akertas-kertas itu memang terlihat sangat jelek. Seperti coretan-coretan acak, yang tak bisa dibaca.

© cctv news

Foto itu jelas mengundang perdebatan di antara pengguna media sosial negeri Tirai Bambu itu. Banyak di antara mereka mengaku selalu kesulitan membaca resep maupun riwayat penyakit yang dtuliskan oleh dokter meraka.

Bahkan mereka juga khawatir akan terjadi kesalahpahaman di antara petugas medis apabila tulisan-tulisan itu sulit dibaca. “ Suatu kali aku meminta dokter membaca riwayat kesehatanku, dokter tidak mengeri, aku juga,” tulis pemilik akun @1992Liudandan.

“ Aku khawatir apoteker akan salah memberi obat [untuk pasien dengan melihat diagnosis ini],” tulis pemilik akun @mehanxuan_, mengomentari foto yang diunggah itu.

Memang ada salah satu pengguna media sosial yang menjelaskan mungkin dokter tak punya banyak waktu untuk menulis bagus karena harus mengecek pasien yang sangat banyak. Penjelasan ini justru mengundang pertanyaan dari pengguna media sosial. Kata netizen, para dokter seharusnya punya waktu untuk para asien mereka.

© cctv news

Beijing Morning News yang mengutip otoritas kesehatan di banyak provinsi, menuliskan bahwa petugas secara teratur memeriksa rumah sakit dan melihat apakah dokter mengikuti aturan mengenai tulisan tangan dan riwayat medis.

Aturan tentang spesifikasi tulisan tangan dokter dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan pada tahun 2012, dan mulai berlaku secara resmi pada tahun 2013. Menurut spesifikasi, tulisan tangan dokter harus terbaca dan menggunakan tanda baca yang benar. Tulisan dokter juga harus rinci setiap kalimatnya.

Dengan aturan itu, tahun lalu ada 7 dokter di Provinsi Zhejiang yang didenda karena tulisan tangan mereka jelek, yang menyebabkan pasien tak bisa membaca resep maupun riwayat kesehatan mereka.

Liu Yuanli, President Sekolah Kesehatan Masyarakat dari Beijing Union Medical College, mengatakan tulisan tangan tentang riwayat kesehatan pasien harus segera ditinggalkan dan beralih ke sistim digital, e-medical. (Sumber: CCTV News)

Beri Komentar