Gereja Abad 17 Muncul di Tengah Sungai Setelah 50 Tahun Hilang

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 6 Juni 2019 09:34
Gereja Abad 17 Muncul di Tengah Sungai Setelah 50 Tahun Hilang
Gereja itu dibangun oleh para biarawati

Dream - Warga di wilayah Meksiko Selatan dihebohkan dengan kemunculan sebuah gereja abad 17. Gereja bernama Santiago Apóstol itu muncul setelah 50 tahun terendah di bawah sungai Grijalva.

Gereja Santiago itu muncul ke permukaan setelah debit air di Sungai Grijalva surut. Saat ini wilayah Meksiko memang tengah dilanda kekeringan.

Dikutip dari laman Mirror.co.uk, gereja ini dibangun pada pertengahan 1600-an oleh para biarawan Dominika di Kota Quechula.

 gereja

Tapi, gereja tua itu harus berhenti melayani jemaatnya setelah ada pembangunan bendungan Nezahualcóyotl pada 1966. Air perlahan mulai menenggelamkan tempat bersejarah itu.

1 dari 2 halaman

Lonceng Masih Terlihat

Warga yang berada di sekitar gereja pun harus angkat kaki dari tempat tinggalnya lantaran wilayah tersebut sudah tidak dapat dihuni lagi.

Meski sudah terendam air hampir setengah abad, kondisi bangunan gereja tersebut nampak masih dalam keadaan baik.

Menara lonceng pun terlihat masih dalam kondisi optimal. Hanya ada beberapa dinding yang runtuh lantaran pernah terkena gempa berkekuatan 8,2 skala richter pada September 2017 lalu.

(Sumber: Mirror.co.uk)

 

2 dari 2 halaman

Hilang 90 Tahun di Segitiga Bermuda, Kapal Ini Muncul Kembali

Dream - Sebuah kapal yang diduga hilang di Segitiga Bermuda, tiba-tiba muncul kembali secara misterius 90 tahun kemudian.

Banyak yang meragukan keaslian berita ini tapi satu hal pasti setelah lenyap di Segitiga Bermuda selama 90 tahun, kapal itu muncul kembali tanpa membawa satu pun awak kapal!

Meski terdengar seperti kisah petualangan, namun kejadian itu kabarnya benar-benar terjadi.

Seperti diketahui, setiap kapal atau pesawat terbang melintas Segitiga Bermuda, akan berakhir dengan misteri. Kapal dan pesawat terbang tersebut seolah-olah hilang tanpa jejak.

Banyak yang menduga ini karena ada tarikan gravitasi yang sangat tidak stabil di atas Segitiga Bermuda.

Nah, salah satu kapal yang lenyap di Segitiga Bermuda kemudian muncul kembali 90 tahun kemudian adalah SS Cotopaxi. Kapal ini dilaporkan hilang dekat Segitiga Bermuda pada tanggal 1 Desember 1925.

Diyakini Cotopaxi hilang karena tertelan wormhole atau lubang tanpa dasar yang dipercaya ada di Segitiga Bermuda.

Cotopaxi ditemukan oleh penjaga pantai Kuba saat mereka melihatnya pertama kali pada 16 Mei tahun lalu. Kapal itu tiba-tiba muncul di dekat zona militer.

Setelah gagal melakukan kontak dengan Cotopaxi, penjaga pantai Kuba yakin kapal itu sudah tidak berawak alias menjadi kapal hantu.

Mereka kemudian mengirim tiga kapal patroli untuk memeriksa lebih lanjut. Setelah menggeledah Cotopaxi, penjaga pantai Kuba menemukan buku harian kapten kapal.

Dari buku harian itulah terungkap bahwa kapal itu memang terkait dengan Clinchfield Navigation Authority, pemilik SS Cotopaxi.

Seorang ahli bernama Rodolfo Salvador Cruz yakin, buku harian itu memang asli dan dia berharap buku kapten kapal itu bisa membantu mengungkap apa yang terjadi selama Cotopaxi hilang 90 tahun.

(Ism, Sumber: Wittyfeed.com)

 

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie