Pilu! Ditelantarkan Ibunya, Anak 5 Tahun Tinggal Bersama 19 Kucing

Reporter : Sugiono
Jumat, 26 Maret 2021 16:45
Pilu! Ditelantarkan Ibunya, Anak 5 Tahun Tinggal Bersama 19 Kucing
Hanya bisa merangkak dan merespons ketika orang membuat panggilan 'Pus..pus.."

Dream - Sebuah kisah memilukan menimpa seorang anak perempuan di Rusia. Dia tinggal di tempat yang sangat tidak layak dihuni manusia.

Anak perempuan berusia lima tahun ditemukan tinggal bersama 19 ekor kucing. Mirisnya, anak tersebut hanya bisa merangkak seperti kucing.

Tidak itu saja, anak perempuan bernama Datse itu hanya merespons ketika orang membuat panggilan kepada kucing, seperti 'Pus..pus.."

1 dari 3 halaman

Diduga Jadi Korban Penelantaran

Datse ditemukan di sebuah apartemen yang kondisinya sangat kotor di Taldom, Rusia. Tidak bisa berbicara seperti manusia, anak malang itu diduga ditelantarkan ibunya.

Dilansir mStar.com.my, ibunya yang berusia 34 tahun dilaporkan telah ditahan oleh pihak berwenang atas tuduhan telah melakukan penelantaran anak.

Datse (jaket hijau) bersama ibunya yang menelantarkannya.© east2west news

Kepada polisi, wanita itu mengaku dia menyerahkan anaknya kepada seorang lelaki bernama Alexander untuk dijaga saat meninggalkan rumah beberapa sehari sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Gelagat Aneh Seorang Pria

Kasus ini terungkap setelah petugas polisi yang sedang berpatroli mencurigai gerak-gerik seorang lelaki yang diduga adalah Alexander.

Melihat gelagat Alexander yang aneh, polisi segera melacak pria tersebut hingga dia masuk ke sebuah rumah.

" Ketika bertemu polisi, dia mencoba lari dan bersembunyi di sebuah rumah yang terletak di Jalan Saltykov-Shchedrin," kata juru bicara polisi Tatiana Petrova.

3 dari 3 halaman

Bersembunyi di Rumah Kosong

Polisi yang terus membuntuti Alexander kemudian menggerebek rumah itu dan menemukan tiga orang di dalamnya, termasuk anak perempuan malang tersebut.

Datse ditemukan dalam kondisi yang sangat kurus. Dia hanya makan makanan kucing bersama 19 ekor kucing lainnya.

Anak itu kemudian diselamatkan dan dikirim ke pusat kesehatan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, Komite Investigasi Rusia saat ini mulai melakukan penyelidikan awal atas kasus yang menghebohkan itu.

Beri Komentar