Heboh Ratu Ular Purwokerto Taklukkan King Kobra Raksasa

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 5 Juli 2020 13:40
Heboh Ratu Ular Purwokerto Taklukkan King Kobra Raksasa
Sebelumnya, Iin memastikan kondisi kesehatan diri sendiri dan tim.

Dream - Ular kobra termasuk hewan yang sangat berbahaya. Butuh keahlian dan keberanian untuk bisa menyingkirkan ular yang memiliki bisa beracun ini. Iin Rahayu, yang sudah berusia 55 tahun, turun tangan langsung saat perkebunan warga di Banyumas, didatangi kobra raksasa.

Perempuan yang dijuluki Ratu Ular dari Purwekerto ini sebelumnya memang aktif mengevakuasi ular berbisa yang menggangu pemukiman warga. Seiiring bertambahnya usia, Iin sempat mengurangi aktivitasnya.

Namun ketika beberapa waktu lalu ada king kobra raksasa di area perkebunan warga di Patikraja, Banyumas, warga meminta bantuan, Iin pun sigap membantu. Pada Senin 29 Juni lalu, Ii dan empat rekan pecinta king kobra datang ke lokasi.

Sebelumnya, Iin memastikan kondisi kesehatan diri sendiri dan tim. Ia juga menyiapkan berbagai peralatan mulai dari galah hingga kantong serta obat-obatan. Sampai di lokasi, tim berpencar untuk mencari sarang king kobra itu.

 

1 dari 3 halaman

Ularnya Nyaris 4 Meter

Tak berselang lama, seekor king kobra terciduk di sekitar rumpun bambu. Setelah memanjatkan doa, Iin dibantu empat orang lainnya menangkap king kobra itu. Ular sepanjang empat meter berhasil ditangkap.

 IIn Rahayu© Dok IIn Rahayu

Tak jauh dari lokasi itu, Iin dan timnya menemukan satu ekor lagi king kobra raksasa. Dengan sigap Iin menangkap ular itu.

" Satu panjangnya empat meter, yang satu hampir sama, empat meter kurang sedikit," ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

2 Ular

Iin menduga, kedua ular itu merupakan dua sejoli yang hendak memadu kasih. Sebab, keduanya berjenis kelamin jantan dan betina. Rupanya di bulan-bulan ini merupakan musim kawin ular.

Ular biasanya keluar dari sarang untuk mencari pasangan. Setelah ditangkap, ular itu dikarantina di kandang. Setelah melalui proses relaksasi, rencananya kedua ular itu akan dilepas ke alam liar.

Iin tidak langsung melepas ular itu karena setelah ditangkap, biasanya ular akan stres. Di kandang, Iin memulihkan kondisi ular hingga kembali normal.

" Kalau baru ditangkap biasanya tidak mau makan, nanti setelah mau makan dan minum baru dirilis," tutur dia.

 

3 dari 3 halaman

Dilepas lagi ke Alam

Kedua king kobra itu akan dilepas di lokasi lain yang jauh dari aktivitas manusia. Namun Iin merahasiakan lokasi pelepasan ular itu. Jika ada yang tahu, ia khawatir ular-ular itu akan diburu.

Ia tak sampai hati kebebasan satwa kesayangannya direnggut. Bagaimanapun, menurut Iin king kobra bagian dari keseimbangan alam yang harus dilestarikan.

Rudal Afgani Dirgantara/ Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar