Ibu Menyesal Anaknya Bunuh Diri Karena Tak Tahan Sakit Gigi

Reporter : Sugiono
Kamis, 24 Oktober 2019 08:36
Ibu Menyesal Anaknya Bunuh Diri Karena Tak Tahan Sakit Gigi
Selama ini memang hanya mengandalkan berbagai jenis obat pengilang rasa sakit untuk mengatasi sakit gigi yang makin parah.

Dream - Seorang wanita di Inggris sangat sedih dan menyesal karena tidak segera membantu putranya mendapatkan perawatan gigi yang layak. Sakit yang menyebabkan nyeri itu telah mendorong buah hatinya melakukan bunuh diri.

Shirley Hoskins mengatakan kondisi putranya Anthony, 38 tahun, mulai memburuk setelah ia mengeluh sakit gigi pada Januari lalu.

Sang ibu bukannya tak mau membawanya berobat. Shirley mulai menabung untuk pengobatan putranya yang biayanya sekitar 1.500 Poundsterling atau Rp27 juta.

Selama ini, Anthony memang hanya mengandalkan berbagai jenis obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi sakit gigi yang makin parah.

1 dari 3 halaman

Hanya Perlu Menunggu Beberapa Minggu

Menurut Shirley, dia sudah memberi tahu putranya menunggu beberapa minggu lagi hingga uang untuk berobat dianggap sudah cukup. Saat iitu dia hanya memiliki 900 Poundsterling atau Rp16,2 juta.

Namun nasib berkata lain. Anthony Hoskins ditemukan tewas di sebuah flat di Thornhill, Southampton, oleh polisi pada 3 April lalu.

" Yang menyedihkan adalah uang yang sudah terkumpul hampir bisa mencukupi biaya perawatan giginya," kata Shirley saat dimintai keterangan di Mahkamah Koroner Winchester.

2 dari 3 halaman

Tidak Pernah Punya Masalah

Shirley mengatakan, putranya yang hobi main game komputer itu tidak pernah punya masalah.

Menurutnya, Anthony selalu membayar uang sewa rumah, bersama dengan biaya dan tagihan lainnya.

" Saya biasanya datang ke rumahnya setiap minggu," kata Shirley.

Namun, saat kejadian, Shirley tidak bisa menghubungi putranya selama beberapa hari.

3 dari 3 halaman

Meninggal Karena Gantung Diri

Shirley kemudian menghubungi polisi untuk memeriksa rumah anaknya yang terpaksa masuk dari lantai atas.

Saat masuk ke dalam rumah, polisi menemukan Anthony sudah meninggal dunia akibat gantung diri.

Sementara itu, Dr Gabriella Day, dari Burgess Road Surgery, berkata Anthony terakhir kali berobat pada Agustus 2018 dengan keluhan sakit gigi.

Ahli patologi Dr Eleanor Jaynes yang melakukan otopsi menemukan penyebab kematian korban karena bekas luka akibat tali untuk gantung diri.

(Sah, Sumber: Astrowani)