Ini Alasan Nama Karakter Winnie Si Beruang Memakai The Pooh, Bukan The Bear

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 28 Januari 2019 07:44
Ini Alasan Nama Karakter Winnie Si Beruang Memakai The Pooh, Bukan The Bear
Meski dalam penggambarannya Winnie adalah sosok beruang jantan, tapi sejatinya dia adalah beruang betina.

Dream - Winnie The Pooh menjadi karakter film kartun terkenal. Beruang lucu nan menggemaskan digandrungi anak-anak dari berbagai belahan Bumi.

Kisah Winnie the Pooh ini terinspirasi oleh seekor beruang hitam sungguhan yang tinggal di kebun binatang London, Inggris.

Meski dalam penggambarannya Winnie adalah sosok beruang jantan, tapi sejatinya dia adalah beruang betina.

Hal itu terungkap dalam buku tentang Winnie the Pooh berjudul Finding Winnie: The True Story of the World's Most Famous Bear, yang ditulis oleh Lindsey Matticka.

Dalam buku itu diceritakan asal-usul yang sesungguhnya dari karakter kartun Winnie the Pooh.

1 dari 2 halaman

Asal Winnie The Pooh

Beruang lucu itu sejatinya bukan dari Inggris, melainkan Winnipeg, Kanada. Karena itulah kebun binatang London menamainya Winnipeg. Tapi orang-orang lebih suka memanggilnya Winnie.

Setelah mengetahui sedikit asal-usul nama dan latar belakang Winnie the Pooh, Sahabat Dream mungkin bertanya-tanya tentang nama belakangnya 'the Pooh'?

Mengapa ia tidak diberi nama Winnie the Bear seperti pemberian julukan pada umumnya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus kembali ke tahun 1920an saat karakter ini mulai diciptakan.

Cerita kehidupan Winnie the Pooh ini dipublikasikan pertama kali oleh pengarangnya, A.A. Milne, pada tahun 1926.

Sebelum menjadi Winnie atau Winnipeg, beruang hitam yang tinggal di kebun binatang London ini bernama asli Edward Bear.

2 dari 2 halaman

Nama Belakang Pooh

Sementara nama belakang the Pooh diambil dari nama seekor angsa, yang merupakan karakter yang berbeda sama sekali.

Dalam buku When We Were Very Young (buku yang sama yang memperkenalkan Edward Bear), Milne menulis bagaimana Christopher Robin memberi nama angsanya Pooh.

Di buku itu tertulis " ini adalah nama yang sangat bagus untuk angsa, karena jika kamu memanggilnya dan dia tidak datang, maka kamu hanya perlu mengatakan 'Pooh!' untuk menunjukkan kepadanya kamu ingin bertemu dengannya."

Nama-nama Winnie dan Pooh itu pun kemudian muncul di pikiran Milne hingga dia menamakan karakter beruang lucu itu dengan nama Winnie the Pooh.

Meski asal usul nama belakang the Pooh terdengar agak sedikit tidak 'nyambung', tapi itulah penjelasan resmi Milne soal nama Winnie the Pooh.

Sumber: Mentalfloss.com

Beri Komentar