Geger Janda Cianjur Hamil 'Angin Masuk Kelamin', Keluarga Blak-blakan Buka Suara

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 15 Februari 2021 16:16
Geger Janda Cianjur Hamil 'Angin Masuk Kelamin', Keluarga Blak-blakan Buka Suara
Begini penjelasan pihak keluarga Zainah.

Dream - Berita Siti Zainah yang melahirkan dalam satu jam dan kehamilannya disebut tanpa melakukan hubungan seks, menjadi bahan perbincangan publik belakangan ini.

Viralnya berita kehamilan itu, akhirnya kakak Zainah buka suara. Ia menjelaskan kehamilan sang adik sesungguhnya normal seperti ibu hamil pada umumnya.

Sang kakak meminta publik tidak menyebarluaskan berita yang menimbulkan fitnah.

" Saudara2 sekalian menanggapi viralnya kehamilan 1 jam kemudian melahirkan, saya kakak yang bersangkutan memohon kepada saudara semua untuk tidak men-share berita-berita dengan narasi/bahasa yang menyesatkan atau menyudutakan, supaya tidak terjadi fitnah dll," kata sang kakak dikutip dari unggahan akun Instagram @lambe_turah, Senin 14 Februari 2021.

1 dari 7 halaman

Penjelasan Pihak Keluarga

Lebih lanjut ang kakak menjelaskan, kehamilan adiknya sama saja secara medis namun proses kejadiannya tidak diperlihatkan Tuhan.

" Sebetulnya kehamilan sama saja secara medis. Hanya mungkin kebetulan kehamilan untuk kejadian adik saya, Allah tidak memperlihatkan semua proses kehamilan tersebut layaknya ibu2 hamil seperti semestinya. Allah hanya memperlihatkan proses kelahirannya saja yang kurang lebih 1 jam itu," sambungnya.

Selain itu, sang kakak juga mendapat penjelasan dari pihak medis bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Ia juga mengaku sempat dikunjungi beberapa pihak untuk menghindari berita menyesatkan.

" Itu hal bisa terjadi menurut pandangan medis, kebetulan hari tadi Kepela Puskesmas Cidaun menyempatkan diri menengok dan memberikan penjelasan kebada semua yang hadir, termasuk Camat, Kaplosek dll. Supaya tidak ada berita yang menyesatkan tapi sesuai fakta," kata sang kakak.

2 dari 7 halaman

Ucapkan Terima Kasih

Tak hanya itu, sang kakak pun kemudian mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang mendukung kelahiran bayi sang adik.

Menurut pihak Zainah, kelarhiran seorang bayi merupakan sebuah anugerah dan rezeki.

" Terimakasih kepada saudara2 semua yang sudah mensuport keluarga kami juga untuk doa terbaiknya. Bayi sudah lahir adalah anugrah rezeki dan amanat besar dari Allah untuk kami," pungkasnya.

3 dari 7 halaman

Kasus Siti Zainah

Sebelumnya diberitakan seorang wanita berstatus janda di Cianjur, hamil tanpa melakukan hubungan seksual. Informasi tersebut didapati dari sebuah artikel media arusutama yang menyebut Zainah, wanita berusia 25 tahun, melahirkan seorang bayi perempuan.

Zainah mengaku ada hal ganjil yang menyebabkan dirinya hamil, yakni 'hamil gaib' dihembuskan angin kencang lewat alat kelaminnya.

Berselang 15 menit, dia kemudian merasakan sakit di perutnya yang lalu membesar seperti sedang hamil tanpa mengetahui penyebabnya.

 

 

 

 

4 dari 7 halaman

Mulai Terungkap Kasus Janda Cianjur 'Dihamili Angin'

Dream - Kasus seorang janda yang mengaku melahirkan tanpa hamil membuat heboh jagat dunia maya. Siti Zainah, 25 tahun, warga Cianjur, Jawa Barat, merupakan wanita yang melahirkan tanpa merasa hamil sebelumnya.

Saking hebohnya berita ini, pihak kepolisian harus turun tangan mengungkap kasus ini. Dikutip dari akun Instagram @Ndorobeii, melansir dari metroonlinentt.com, bukti kuat kabarnya telah dikantongi pihak kepolisian, ayah kandung dari bayi Siti Zainah perlahan mulai terungkap identitasnya.

Menurut informasi, polisi masih memburu ayah kandung dari bayi tersebut dan masih terus menyelidiki peristiwa tidak wajar yang dialami Siti Zainah.

5 dari 7 halaman

Keterangan Ahli

Lebih lanjut, dilansir dari jambiekspres.co.id, Senin 15 Februari 2021, Kepala Puskesma Cidaiun H Eman Sulaeman mengatakan, hamil tanpa ada gejala biasa terjadi di dunia medis.

“ Dalam dunia medis ada yang disebut cryptic pregnancy atau hamil samar, dimana si ibu tidak menyadari dirinya sedang hamil dan baru tau setelah tiba waktunya melahirkan, jadi hal ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi, walaupun kasusnya tidak banyak,” ucap Eman.

Eman menambahkan, kehamilan yang tersembunyi itu bisa disebabkan dari bentuk organ tubuh dan riwayat KB yang dipakai. Sehingga proses kehamilannya tidak bisa terdeteksi.

“ Adapun kabar yang beredar di kalangan masyarakat itu wajar, karena secara awam tidak mengetahui proses kehamilan, sedangkan proses kehamilan itu ada beberapa tahapan, salah satunya proses kehamilan tersembunyi,” jelasnya.

“ Setelah saya cek ke lokasi bersama pa Kapolsek serta pak camat, keadaan ibu dan bayinya dalam keadaan sehat, begitupun proses kelahiranya juga normal,” sambungnya.

6 dari 7 halaman

Pengakuan Bidan

Riska Setiani, bidan Puskesmas Cidaun, Cianjur menceritakan pengalamannya membantu persalinan Siti. Menurut Riska, informasi dari keluarga, Siti hanya mengalami sakit perut diduga akibat menstruasi.

“ Di rumahnya juga kan ada anggota keluarga yang merupakan perawat. Saya sempat komunikasi. Awalnya dikira keram perut usai makan batagor,” kata Riska kepada wartawan, Minggu 14 Februari 2021.

Saat datang ke rumah itu, Riska mendapati Siti Zainah sedang telentang dengan posisi ibu yang hendak melahirkan. Namun ketika ditanya Riska, keluarga Siti menyebut jika Siti sedang sedang menahan sakit.

Perempuan yang baru bercerai dengan suaminya sekitar 4 bulan lalu itu sedang menahan sakit. Riska yang merasa curiga meminta rekannya mengecek bagian kemaluan Siti untuk memastikan.

7 dari 7 halaman

Bayi Selamat

Setelah dilakukan pemeriksaan, Siti ternyata sudah pembukaan akhir dan tampak ada kepala bayi yang hendak keluar.

“ Saya coba pastikan dengan alat deteksi jantung. Ada detak jantungnya. Begitu dilihat vaginanya juga sudah pembukaan dan ada kepala bayi. Baru dipastikan memang hendak melahirkan,” jelasnya.

Proses persalinan cukup singkat. Dalam waktu 10 menit, Siti Zainah melahirkan seorang bayi perempuan dengan bobot 2,9 kilogram.

“ Persalinannya lancar dan cepat. Hanya sepuluh menit dengan persalinan normal,” katanya.

Sumber: jambiekspres.co.id

Beri Komentar