Jangan Pilih Lagu `My Way` Saat Karaoke, Mengapa?

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 23 April 2015 08:32
Jangan Pilih Lagu `My Way` Saat Karaoke, Mengapa?
Masalahnya, beberapa kejadian mengerikan menimpa mereka yang menyanyikan lagu tersebut.

Dream - Jika Anda hobi menyanyi karaoke, sebaiknya hindari membawakan lagu 'My Way' yang dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Amerika Serikat Frank Sinatra.

Masalahnya, beberapa kejadian mengerikan menimpa mereka yang menyanyikan lagu tersebut. Bahkan saking banyaknya fenomena aneh terkait lagu itu, sampai-sampai beberapa pemilik bar karaoke di Filipina benar-benar menghapusnya dari daftar pilihan lagu.

Fenomena ini begitu menakutkan hingga menjadi urban legend 'Pembunuhan My Way' di Filipina.

Sebutan tersebut mungkin terlalu berlebihan, namun beberapa kejadian menjadi buktinya.

Pada 2007, seorang pria menyanyikan lagu ini di San Mateo, Filipina. Saat itu seorang petugas keamanan berteriak kepada si pria untuk berhenti bernyanyi karena nada suaranya sumbang.

Namun pria itu terus melantunkan My Way meski mendapat protes. Merasa tak dihiraukan, petugas keamanan itu mencabut pistol kaliber 38 dan menembak si pria tepat di dadanya. Pria itu tewas seketika di tempat.

Kengerian yang ditimbulkan lagu My Way ternyata sudah berlangsung sejak 2000 di Filipina. Setidaknya setengah lusin orang telah terbunuh setelah atau ketika menyanyikan lagu klasik Sinatra tersebut.

Teori pun bermunculan untuk mencari tahu mengapa lagu ini bisa memicu kekerasan. Bisa jadi, menurut pemilik sekolah musik Butch Albarracin, bahwa lirik My Way menginspirasi kesombongan dan arogansi si penyanyi.

Pakar budaya pop Roland Tolentino percaya peristiwa pembunuhan yang dikaitkan dengan My Way semuanya berhubungan dengan lokasi.

" Semua pembunuhan terjadi di Filipina. Mungkin masyarakat di sana punya kultur kekerasan yang akut," katanya.

Jika Sinatra tahu bahwa lagunya bisa memicu kekerasan seperti ini, mungkin dia akan sangat kecewa.

(Ism, Sumber: mentalfloss.com)

1 dari 3 halaman

Punya Istri Cerewet Berpotensi Mematikan?

Punya Istri Cerewet Berpotensi Mematikan?

Dream - Kepada para istri, bertengkar masalah sepele atau cerewet di rumah dapat meningkatkan tekanan darah suami Anda. Sehingga sang suami mungkin menderita gangguan jantung lebih cepat dan berujung kematian.

Menurut penelitian dalam Journals of Gerontology, istri stres dapat meningkatkan tekanan darah suami yang dapat menyebabkan masalah kardiovaskular. Untuk meneliti temuan tersebut, peneliti menggunakan sistolik tekanan darah sebagai alat ukur.

Hasilnya ternyata mendukung penelitian sebelumnya yang menegaskan stres dan hubungan berkualitas memiliki efek langsung dan moderasi pada sistem kardiovaskular.

" Namun, kami menemukan bahwa suami lebih sensitif terhadap istri yang stres daripada sebaliknya, terutama mengingat penelitian menunjukkan bahwa istri lebih dipengaruhi oleh ikatan perkawinan," kata penulis penelitian, Kira S Birditt dari lembaga penelitian sosial University of Michigan.

" Temuan ini mungkin akibat dari suami yang mengandalkan dukungan istri yang mungkin tidak diberikan ketika istri sedang stres," tambah Birditt.

Penelitian ini meneliti beberapa pertanyaan seperti apakah stres kronis bisa memprediksi tekanan darah atau apakah hubungan antara stres kronis dan tekanan darah bervariasi antara suami dan istri.

Pertanyaan lainnya adalah apakah kualitas hubungan negatif bisa memprediksi tekanan darah atau apakah hubungan antara kualitas hubungan negatif dan tekanan darah bervariasi berdasarkan gender.

Dengan memperhatikan secara khusus dampak dari kualitas hubungan negatif, para peneliti menemukan bahwa efek tidak ditemukan ketika meneliti individu. Namun efek akan terlihat saat meneliti interaksi antara pasangan suami-istri.

" Sangat penting untuk menilai pasangan secara keseluruhan daripada individu ketika meneliti perkawinan dan kesehatan," kata para penulis.

Sumber: (Times of India)

 

2 dari 3 halaman

Awas! Tanaman Paling Mematikan Tumbuh di Indonesia

Awas! Tanaman Paling Mematikan Tumbuh di Indonesia

Dream - Gympie-Gympie adalah tanaman yang memiliki racun paling mematikan. Tanaman berdaun lebar menyerupai hati ini biasa tumbuh di hutan hujan di Timur Laut Australia dan Maluku, Indonesia.

Sengatan dari Gympie-Gympie dilaporkan mampu membunuh anjing, kuda dan bahkan manusia. Anda bisa dibilang beruntung jika bisa bertahan hidup setelah terkena tanaman ini. Pasalnya, rasa sakit yang ditimbulkannya bisa bertahan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Begitu mematikannya, meski tanaman ini kering selama beratus-ratus tahun, racun yang dikandungnya tetap menimbulkan rasa sakit yang teramat menyengat.

Tanaman ini bisa tumbuh hingga 2 meter dan memiliki daun hijau berbentuk hati dengan buah berwarna ungu. Kecuali akar, bagian daun, buah dan batang tanaman ini ditumbuhi bulu halus.

Bulu halus itulah yang digunakan Gympie-Gympie untuk menembus kulit korbannya dan melepaskan racun bernama moroidin.

Kadang-kadang, hanya berdiri di dekat Gympie-Gympie dan terkena bulu yang rontok di udara bisa menyebabkan gatal, ruam, bersin hingga mimisan parah.

" Hal pertama yang dirasakan saat terkena Gympie-Gympie adalah rasa panas yang sangat dan bisa berlangsung selama setengah jam hingga akhirnya sangat sakit," kata Mike Leahy, seorang ahli virus.

Setelah itu, persendian akan terasa sakit dan muncul benjolan yang sangat sakit di ketiak. Dalam kasus berat, keracunan Gympie-Gympie bisa menimbulkan kematian. Selama menempel di kulit dan tidak segera dicabut, bulu Gympie-Gympie akan terus melepaskan racun hingga satu tahun.

Karena itulah, Gympie-Gympie adalah musuh utama para pembuka lahan dan penebang kayu.

Marina Hurley, Entomologi dan Ekologi, mengatakan para profesional tidak berani masuk daerah yang dipenuhi Gympie-Gympie jika tidak membawa respirator, sarung tangan tebal dan anti-histamin.

" Tersengat Gympie-Gympie merupakan kesakitan yang tak terbayangkan - seperti disiram air asam dan disetrum secara bersamaan," kata Hurley.

Ia sendiri pernah terkena Gympie-Gympie saat melakukan penelitian tiga tahun di Atherton Tableland di Queensland. Saat itu dia adalah mahasiswa pascasarjana Universitas James Cook dan tengah meneliti herbivora yang memakan tanaman beracun tersebut.

Menariknya, tentara Inggris diduga pernah tertarik pada Gympie-Gympie dan berniat menjadikannya senjata biologis pada akhir 1960.

Divisi Pengembangan Kimia di Porton Down (laboratorium rahasia yang mengembangkan senjata kimia) mengontrak Alan Seawright pada 1968, meminta spesimen pohon penyengat ini.

Alan, yang saat itu seorang Profesor Patologi di Universitas Queensland, mengatakan: 'perang kimia adalah pekerjaan mereka, jadi saya hanya bisa berasumsi bahwa mereka sedang menyelidiki potensinya sebagai senjata biologis.' (Sumber: odditycentral.com)

3 dari 3 halaman

Wanita Cantik Paling Mematikan di Dunia

Wanita Cantik Paling Mematikan di Dunia

Dream - Claudia Ochoa Felix adalah seorang ibu muda yang suka selfie dan gemar berkicau di Twitter. Dari wajah dan gaya seksinya, Claudia adalah sosok wanita yang disebut-sebut mirip bintang reality show Hollywood, Kim Kardashian.

Namun Claudia bukanlah wanita sembarangan. Dia lebih kaya dari Kardashian dan memiliki pasukan bodyguard yang siap melindunginya kapan dan di mana saja.

Namun, tidak seperti para selebriti di AS, pasukan bodyguard bersenjata milik Claudia tidak melindunginya dari para penggemar atau paparazi. Tapi dari pembunuh bayaran.

Semua dikarenakan Claudia menjadi ketua geng Meksiko paling kejam di dunia Los Antrax. Geng ini telah dikaitkan dengan ratusan kasus pembunuhan berdarah dingin dan disebut-sebut sama kejamnya dengan pasukan pembunuh bayaran kartel narkoba Sinaloa.

Intelijen AS menyebut Los Antrax sebagai organisasi perdagangan narkoba paling kuat di dunia. Anggotanya dikenal sebagai paling mematikan di dunia kartel narkoba.

Dalam beberapa tahun terakhir, Los Antrax telah dikaitkan dengan penemuan 3 mayat yang digantung di sebuah jembatan. Penembakan terhadap 8 pemain voli dan perang antar geng yang menewaskan 30 orang.

Namun setelah bos Los Antrax, Jose Rodrigo Arechiga Gamboa, atau lebih dikenal sebagai El Chino ditangkap, banyak yang melaporkan bahwa kekasihnya Claudia yang hobi main Twitter telah diangkat sebagai ketua baru.

Di saat bersamaan, setiap gerakan Claudia selalu terposting di media sosial. Claudia secara teratur mulai mengunggah foto dia memakai stiletto sambil membelai senapan AK-47 custom berwarna pink miliknya dan bersandar pada beberapa pria bertopeng.

Foto lain memperlihatkan senapan kesayangannya di atas jok BMW Series 3. Dalam satu foto, wanita 27 tahun ini juga memegang pelontar granat dengan tulisan " Perhatikan langkahmu, Teman!"

Dalam dunia kartel narkoba dan narsisme, Claudia telah mempunyai julukan baru yaitu La Emperatriz de Los Antrax atau Ratu Los Antrax. Dikenal sebagai Kim Kardashian Meksiko, ibu tiga anak ini mendapatkan popularitas setelah salah dilaporkan telah disiksa dan dibunuh.

Korban yang sebenarnya adalah mantan kekasih Gamboa sebelumnya, Yurina Castillo Torres yang wajahnya hampir mirip dengan Claudia.

Bulan lalu, beberapa pria bersenjata menculik Yurina, yang dikira Claudia, saat dia keluar dari gym. Yurina kemudian disiksa, digantung dan mayatnya dibuang di belakang sebuah sekolah.

Meski bersikeras mengaku hanya sebagai seorang ibu rumah tangga, Claudia segera memanfaatkan kesalahan berita tersebut dengan membombardir akun Twitter miliknya dengan foto-foto yang mendukung.

Namun ketika berita tentang dirinya sebagai pengganti Gamboa menyeruak, Claudia cepat-cepat menghapus semua bukti keterlibatannya dengan Los Antrax.

Dia kemudian membuat akun di Facebook dan mengunggah foto-foto yang menggambarkan ia sebagai seorang ibu yang hanya peduli pada anak-anak.

Claudia terus menyangkal telah mengambil kendali Los Antrax. Tapi dia sekarang menjadi target bagi para kartel saingan. Meskipun ada upaya pembunuhan terhadap dirinya, Claudia tetap menjalankan gaya hidup sosialitanya.

(Ism, Sumber: Mirror.co.uk) 

 

Beri Komentar